UNTUK INDONESIA
David Sitorus, Calon Sekum Terbaik PP GMKI
Tak kalah menarik adalah pemilihan sekretaris umum PP GMKI.
David Sitorus

Bogor, (Tagar 18/9/2018) - Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia GMKI ke-36 saat ini memasuki tahap akhir pemilihan calon ketua umum dan sekretaris umum.

Kongres yang dibuka Presiden Joko Widodo ini merupakan ajang dua tahunan untuk menilai laporan pertanggungawaban pengurus dan juga pemilihan ketua dan sekretaris umum GMKI masa bakti 2018-2020. 

Seperti biasanya pemilihan ketua umum merupakan agenda yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta kongres. Tak kalah menarik adalah pemilihan sekretaris umum PP GMKI. 

Seperti biasanya Bandung kembali berpartisipasi dan mengusung kader terbaiknya untuk ikut dalam kontestasi pemilihan Sekretaris Umum PP GMKI 2018-2020. Sebelumnya GMKI Bandung juga telah ikut andil dalam pemilihan Ketua Umum tahun 2016-2018. 

Beberapa nama sudah mendeklarasikan diri untuk maju menjadi sekretaris umum periode 2018-2020. Salah satunya yaitu David VH Sitorus, mahasiswa yang sebentar lagi menyelesaikan pendidikan strata dua (Magister) dari Universitas Indonesia, program studi Ilmu Hukum.

Pemuda kelahiran Porsea, Sumatera Utara 12 Oktober 1993, ini merupakan sosok organisatoris muda yang cerdas. Terlihat dari berbagai prestasi yang telah ditorehkan. Hal ini pun dapat dibuktikan dengan penyelesaian studi tepat waktu dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar Bandung) dalam waktu empat tahun dengan nilai IPK 3,22. 

Beberapa prestasi juga pernah diraihnya sejak menempuh masa perkuliahan di Unpar Bandung, diantaranya yaitu Juara II tingkat nasional dalam kompetisi Mootcourt Internal Komunitas Mahasiswa Peradilan Semu Nasional (KMPSN ) pada Tahun 2013. Selain itu, dia juga pernah meraih Juara II Tingkat Nasional Amandemen V Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 oleh Fakultas Hukum Unpad berkerjasama dengan MPR-RI. 

Anak sulung dari dua bersaudara ini juga sosok organisatoris yang visoner. Jiwa Kepemimpinan yang dimiliki David Sitorus tidak didapat dari suatu proses yang instan. Sejak masa  perkuliahaan David sudah aktif menekuni dunia organisasi baik internal maupun eksternal. Di internal kampus misalnya, David pernah bergabung di dalam kepengurus Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum Unpar Bandung.
Untuk eksternal kampus David Sitorus terlibat juga dalam beberapa organisasi luar kampus. Diantaranya beberapa organisasi yang sudah pernah dijalani, GMKI menjadi laboratorium tempat dimana ia belajar menjadi seorang pemimping yang bersifat melayani.  

Hal tersebut dapat dilihat dari rekam jejak David yang mencintai organisasi ini. Ia merupakan salah satu penggagas hingga lahirnya GMKI di Unpar Bandung pada tahun 2012 sekaligus menjadi ketua komisariat pertama GMKI Komisariat FH Unpar. Di tingkatan kota, David Juga pernah terpilih menjadi Ketua GMKI cabang Bandung tahun 2014-2015.

Komitmen David untuk mendedikasikan dirinya pada pelayanan berfokus pada peningkatan kualitas dan pengkaderan di GMKI yang dijalankan dengan konsisten dan berlanjut setelah dia dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Umum PP GMKI periode 2016-2018.

David melihat bahwa fungsi dan tugas sekretaris umum harus mampu menjadi supporting system dalam penatalayanan di GMKI nantinya. Sehingga perlunya beberapa pembenahan untuk keberlanjutan program dan perubahan tata kelola sehingga pelaksanaan program tertata dengan rapi. 

Adapun beberapa program unggulan yang ditawarkan yaitu menciptakan 100 wirausahawan baru dari GMKI, mendorong peningkatan implementasi PDSPK di tiap cabang, menumbuhkan pusat pelatihan yang berbasis IT dan bantuan beasiswa bagi kader-kader GMKI.

Dengan mengusung tagline "Intelektual-Komunikatif dan Visioner yang Mengacu pada Kesinambungan dan Pembaharuan", David optimis akan meningkatkan kinerja pengurus pusat ke depan untuk melanjutkan dan meneruskan segala pencapaian dan prestasi baik yang telah dilakukan oleh pengurus pusat sebelumnya tentunya dengan beberapa inovasi.[]




Berita terkait
0
Musim PK Koruptor Telah Tiba
Mahkamah Agung mengurangi hukuman para koruptor. Pengajuan PK makin banyak setelah hakim Artidjo Alkostas pensiun. Opini Lestantya R. Baskoro