Indonesia
Daftar Media Sosial yang Berpengaruh di Pemilu 2019
Media sosial memiliki pengaruh dalam menentukan pilihan di Pemilu 2019.
Media sosial memiliki pengaruh dalam menentukan pilihan di Pemilu 2019. (Foto: Tagar/Rona Margareth)

Jakarta, (Tagar 12/2/2019) - Direktur Riset Charta Politika Indonesia Muslimin mengatakan, media sosial memiliki pengaruh dalam menentukan pilihan di Pemilu 2019.

"Sosmed cukup mempengaruhi dalam Pemilu 2019," kata Muslimin saat ditemui di Jalan Adityawarman, Melawai Jakarta Selatan, Senin (11/2).

Kata dia, dari survei yang dilakukan Charta Politika terhadap 800 responden dalam setiap Dapil DKI Jakarta pada 18 Januari hingga 25 Januari 2019, penggunaan media sosial Whatsapp sekarang ini lebih sering digunakan dibandingkan dengan media sosial lainnya.

"Sosmed yang paling tinggi itu sekarang ini adalah Whatsapp," ucap  Muslimin.

Berdasarkan survei tersebut, Dapil DKI 1 khususnya di Jakarta Timur, didapati 44,3 persen responden yang menyatakan sosial media dapat mempengaruhi pilihan masyarakat di Pemilu 2019 nanti.

Sementara di wilayah Dapil 2, meliputi Jakarta Pusat dan Selatan, responden di wilayah tersebut menilai sosial media cukup mempengaruhi dalam menentukan pilihan.

"Dapil 2 hanya 36,7 persen yang menilai sosmed cukup pengaruhi pilihan di Pemilu nanti," ucap dia.

"Untuk dapil 3 (Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu), 52,5 persen masyarakat menilai sosial media cukup mempengaruhi terhadap pilihan mereka," ujarnya.

Muslimin mengakui, media sosial yang mampu menjadi pengaruh dalam menentukan pilihan masyarakat di Pemilu 2019 ini adalah Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, BBM, dan Line.

"Semua media sosial diatas memberi pengaruh masyarakat terhadap pilihan pemilih di Pemilu 2019," imbuhnya. []

Berita terkait
0
Ditolak Ambulans, Orang Tua Gendong Jasad Anaknya
Seorang ayah di Tangerang, menggendong jasad anaknya menuju pulang karena Puskesmas tidak mau menyediakan ambulans untuknya.