UNTUK INDONESIA
Cegah Corona, Politisi PKS ini Minta Penataan Lapas
Kementeria Hukum dan Hak Asasi Manusia perlu mengambil langkah cepat dalam penataan lapas untuk mengantisipasi penyebaran virus corona Covid-19.
Ilustrasi pandemic virus Corona. (Foto: pixabay/HoagyPeterman)

Jakarta - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Aboebakar Alhabsyi mengatakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) perlu mengambil langkah cepat dalam penataan lapas untuk mengantisipasi penyebaran virus corona Covid-19.

"Yang kita ketahui bersama mayoritas lapas di Indonesia mengalami over kapasitas. Seperti yang terjadi di dapil saya, ada Lapas Teluk Dalam, kapasitasnya hanya mampu menampung 366 orang, namun kenyataannya saat ini dihuni lebih dari 2.600 orang warga binaan, " kata Aboebakar melalui pernyataan tertulis yang diterima Tagar, Rabu, 25 Maret 2020.

Ia juga menuturkan, kondisi serupa juga terjadi di Jakarta. Kapasitas ideal Lapas Cipinang 850 orang, namun, saat ini mengalami kelebihan kapasitas tampung hingga 3.955 warga binaan.

Ilustrasi PenjaraIlustrasi penjara. (Foto: Istimewa)

Aboebakar yang juga Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR ini menyebutkan kepadatan dalam lapas tentunya akan sangat rentan dalam penyebaran virus corona. Namun masalah ini belum diperhatikan pemerintah.

"Tentunya langkah antisipatif harus segera diambil. Pertama perlu ada pembatasan kunjungan, untuk melindungi agar tidak ada carier yang membawa Covid-19 ke dalam lapas," ucap Aboebakar.

Kedua, kebersihan lapas harus terjaga dengan menyemprotkan disinfektan dan mengatur pola hidup sehat untuk semua penghuni lapas. Ketiga, petugas dan penghuni lapas secara berkalan perlu di cek suhu tubuhnya. "Hal ini untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat dan tidak demam tinggi, tidak pula menunjukkan gejala lain dari corona," tutur Aboebakar.

Yang terakhir, yang tak kalah penting, agar para sipir dan petugas perlu mendapatkan alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer untuk memberikan perlindungan kepada mereka.[]

Berita terkait
Pekerja Pabrik di Rembang Tak Libur Meski Ada Corona
Meski tidak libur, PT Perkland World Indonesia di Rembang tetap memberlakukan SOP ketat mencegah penyebaran virus corona.
Virus Corona Kian Mewabah, Ada UU yang Perlu Diubah
Komisi VIII DPR akan mendukung sepenuhnya kepentingan BNPB untuk melakukan perubahan anggaran dan UU dalam penanganan wabah Covid-19.
Wabah Virus Corona Tidak Hambat Pemindahan Ibu Kota
Proses pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur terus berjalan sesuai rencana meski ada pandemi virus corona (Covid-19).
0
Cerita di Balik Viralnya Bule Rusia Ngamen di Lombok
Ternyata bule yang sempat viral di Lombok NTB karena ngamen tanpa menggunakan alas kaki bukan kehabisan uang, ternyata mereka adalah musisi jalanan