UNTUK INDONESIA
Buah dan Sayuran Impor Asal China Langka di Bandung
Buah dan sayuran impor dari China, Korea Selatan dan Australia sulit ditemukan di Bandung, Jawa Barat. Negara-negara tersebut episentrum corona.
Toko buah-buahan milik Agus, 42 tahun, di di Pasar Kembar Mas atau Karasak, Jl. Moch Toha, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 6 Maret 2020. (Foto: Tagar/Fitri Rachmawati).

Bandung- Buah-buahan dan sayur-sayuran asal negara terpapar virus corona covid-19 terutama dari China, langka di Kota Bandung, Jawa Barat. Hal ini terjadi setelah Presiden Jokowi mengumumkan 2 warga Depok, positif Covid-19 dan Pemerintah Daerah Jawa Barat menetapkan Jabar Siaga 1 Covid-19.

Hal tersebut merupakan pengakuan Agus, 42 tahun, pedagang buah-buahan di Pasar Kembar Mas atau Karasak di Jalan Moch Toha, Bandung, Jumat, 6 Maret 2020.

Saya heran juga kenapa buah-buahan asal Korea Selatan dan Australia enggak ada juga.

Agus memerinci buah-buahan impor dari China yang tidak ada lagi adalah jeruk, pir, dan apel. Ia tidak mendapatkannya dari distributor.

Buah-buahan asal China sudah hampir tak ada lagi, kita pedagang kecil kesusahan mencarinya. Pir dan apel asal China memang banyak digemari warga Jabar, paling laku, paling dicari. Tapi ya, mau gimana lagi barang sudah tak ada lagi,” kata Agus.

Ia mengatakan buah impor dari Korea Selatan dan Australia juga sulit ditemukan. 

“Saya heran juga kenapa buah-buahan asal Korea Selatan dan Australia enggak ada juga. Kalau tak salah kan China yang banyak kasusnya (Covid-19), lainnya (negara lain) hanya sedikit kasusnya,” kata dia.

Agus kini ia hanya menjual buah lokal di antaranya pepaya, pisang, manggis, jeruk peras. “Jadinya ya begini, seadanya saja. Toko memang jadi kosong, enggak terlalu banyak pilihan buah-buahan. Mudah-mudahan saja buah-buahan lokal banyak juga yang suka, dan kondisi bisa segera normal, jadi buah-buahan impor bisa ada lagi.”

Hal sama dialami Asep, 45 tahun, pedagang sayur-sayuran. “Pokoknya sejak berita pengumuman itu sayuran impor seperti brokoli, wortel, dan lainnya itu sudah mulai langka. Kalaupun ada, kita berebut dan itu pun dengan harga yang naik beberapa persen,” kata dia.

Asep mengatakan mau tidak mau pedagang kecil hanya bisa menjaul sayuran lokal meskipun kualitasnya tidak sebagus impor. “Mau bagaimana lagi, di distributornya seperti itu, pedagang kecil tidak bisa berbuat apa-apa.” []

Baca juga:

Berita terkait
Pelajar Indonesia Diimbau Hindari Negara Episentrum Corona
Pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik diimbau tidak melakukan perjalanan ke negara-negara episentrum virus corona covid-19.
Tugas Protokol Kesehatan Penanganan Virus Corona
Di bawah bayang-bayang ancaman penyebaran virus corona, Pemerintah Indonesia membentuk protokol kesehatan penanganan virus corona. Ini tugasnya.
Strategi Airin Rachmi Diany Cegah Corona di Tangsel
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany melakukan berbagai cara untuk melindungi warganya dari ancaman virus corona.
0
11 Tips Cegah Kantuk Saat Berpuasa
Tak sedikit orang kerap merasakan kantuk saat berpuasa. Berikut tips mudah mencegah kantuk tersebut.