UNTUK INDONESIA
Brasil vs Venezuela, Philippe Coutinho Jadi Kunci
Pemain depan Philippe Coutinho akan menjadi kunci di pertandingan Brasil melawan Venezuela, Rabu 19 Juni 2019 pagi WIB.
Pemain depan Philippe Coutinho (kanan) akan menjadi kunci di pertandingan Brasil melawan Venezuela, Rabu 19 Juni 2019 pagi WIB. (Foto: barcablaugranes.com)

Jakarta - Pemain depan Brasil Philippe Coutinho bakal menjadi kunci di pertandingan melawan Venezuela. Pasalnya, Coutinho mampu menggantikan peran Neymar dengan sangat baik saat Brasil menang 3-0 atas Bolivia. Kini peran dan kontribusi pemain Barcelona ini menjadi harapan saat menghadapi Venezuela di Arena Fonte Nova, Bahia, Rabu 19 Juni 2019 pagi WIB. 

Coutinho sesungguhnya hanya menjadi pelapis Neymar saat dipanggil pelatih timnas Tite. Namun saat Neymar cedera engkel dalam uji coba melawan Qatar, Tite tidak ada pilihan lain kecuali berharap kepada Coutinho. 

Pasalnya Neymar tidak mungkin pulih dalam waktu yang singkat. Apalagi tim medis akhirnya menyatakan pemain depan Paris Saint-Germain ini harus menepi selama empat pekan. 

Saya memang lebih menyukai bermain di posisi tersebut. Dan, saya berharap bisa menjalankan tugas sebaik mungkin

Kepercayaan yang diberikan Tite di laga pertama melawan Bolivia dijawab dengan dua gol dari Coutinho. Gol dari titik penalti membuka kemenangan 3-0 atas Bolivia.

Meski demikian, Coutinho sempat kesulitan saat beroperasi di sayap kiri. Setelah bergeser ke tengah, dirinya baru bisa menjalankan peran dengan baik dan menata permainan tim. 

Tak hanya mencetak dua gol, pemain depan Barcelona ini juga mengatur serangan dan permainan tim. Boleh dikatakan, pemain berusia 26 ini mampu menjadi dirigen orkestra Selecao dengan baik, kapan tim bermain cepat dan kapan menurunkan tempo permainan. 

"Saya senang bermain di posisi tengah," kata Coutinho. "Saya memang lebih menyukai bermain di posisi tersebut. Dan, saya berharap bisa menjalankan tugas sebaik mungkin," jawabnya.

Lolos Perempat Final

Bila Brasil mengalahkan Venezuela, maka Canarinho akan lolos ke perempat final. Target menang ini yang menjadikan tim Brasil kembali mendapat tekanan agar bermain lebih baik dibandingkan saat melawan Bolivia. Pasalnya di laga tersebut, tim Brasil malah dicemooh suporter sendiri di babak pertama. 

Kapten Dani Alves mengungkapkan Coutinho hanya butuh meningkatkan kepercayaan diri karena eks pemain Liverpool itu memiliki teknik mumpuni. Kecanggihan Coutinho membuat umpan-umpan ajaib dari kedua kakinya sehingga dia dijuluki the Little Magician

"Yang dibutuhkan dia adalah kepercayaan diri saat menjalankan peran itu. Dia tahu dia punya keyakinan bahwa tim menjadikannya sebagai figur pemimpin di permainan," kata Alves. 

Coutinho memang gagal memenuhi ekspetasi di Barca musim ini. Bahkan dia menjadi sasaran cemooh suporter Blaugrana. Buntutnya, Coutinho minta dijual oleh klub. 

Namun di timnas, dirinya jutstru memilik peran penting. Peran yang hanya bisa dilakukan oleh pemain yang memiliki teknik tinggi dan kemampuan membaca pertandingan dengan baik sehingga bisa menjadi pengatur permainan tim. []

Berita terkait Copa America 2019: 

Berita terkait
0
Soal Sertifikasi Tanah, Bukan DPR Tak Percaya BPN
DPR meminta Kementerian ATR/BPN untuk menyiapkan data sertifikasi tanah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum.