UNTUK INDONESIA
Berkelopak Tujuh, Rafflesia di Bengkulu Pikat Pengunjung
Berkelopak tujuh, Rafflesia di Bengkulu pikat pengunjung. "Pengunjung terus silih berganti minta dipandu untuk menyaksikan keunikan bunga itu," kata Nopriyanto.
RAFFLESIA ARNOLDI TUJUH KELOPAK: Pengunjung mengabadikan momen mekarnya Bunga Rafflesia Arnoldi dengan kelopak tujuh di habitat Rafflesia Padang Guci, Kaur, Bengkulu, Rabu (17/1). Rafflesia Arnoldi mekar sempurna dengan kelopak sebanyak tujuh lembar (biasa hanya lima lembar) dengan lebar 85 cm tersebut merupakan momen langka dengan waktu mekar sempurna kurang dari satu minggu. (Foto: Ant/David Muharmansyah).

Bengkulu, (Tagar 18/1/2018) – Rafflesia arnoldii, salah satu jenis bunga yang dilindungi yang memiliki tujuh kelopak bunga menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk mendatangi habitat bunga langka itu di hutan belukar sekitar Desa Manau IX, Kabupaten Kaur, Provinis Bengkulu.

"Dua hari terakhir ini pengunjung terus silih berganti meminta dipandu untuk menyaksikan keunikan bunga rafflesia arnoldii kelopak tujuh," kata Nopriyanto, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Padang Guci Kaur saat dihubungi dari Bengkulu, Kamis (18/1).

Ia mengatakan, para pengunjung berasal dari bermacam latar belakang mulai dari pelajar, komunitas fotografi hingga ibu-ibu Bhayangkari Polres Kaur.

Selain satu bunga yang memiliki tujuh helai kelopak, di lokasi itu juga sedang mekar satu bunga rafflesia arnoldii berkelopak enam.

Nopriyanto mengatakan, anggota Pokdarwis dan anggota komunitas peduli puspa langka Padang Guci mendampingi dan memandu para pengunjung menuju habitat bunga tersebut.

"Lokasi habitat bunga berjarak tiga kilometer dari desa dan rutenya sudah dibuat permanen," ucap Koordinator Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka, Andri Yan.

Ika Afrizal salah seorang pengunjung mengatakan, momen mekar kedua bunga itu sayang untuk dilewatkan karena termasuk peristiwa langka.

"Biasanya rafflesia lima kelopak bunga tapi yang mekar saat ini tujuh kelopak dan enam kelopak," kata Ika yang merupakan istri Wakapolres Kaur, Kompol Afrizal.

Kondisi bunga, menurut Andri Yan, masih segar dan dapat disaksikan hingga dua hari ke depan. (ant/yps)

Berita terkait
0
Enam Kecamatan Limapuluh Kota Diterjang Banjir
Enam Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat dilanda banjir.