UNTUK INDONESIA
Berikut Kuliner Khas Sulawesi Barat yang Wajib Anda Coba
Berikut ragam kuliner khas Sulawesi Barat yang wajib anda cicipi jika berkunjung ke wilayah tersebut
Makanan khas Sulawesi Barat. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Mamuju - Kabupaten Mamuju adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Barat. Mamuju adalah salah satu daerah yang kaya akan kuliner khasnya.

Saat mengunjungi daerah ini, tidak lengkap rasanya jika pengunjung tidak menyempatkan diri untuk mencicipi hidangan yang dapat ditemui di sekitaran pusat kota Mamuju.

Berikut Tagar merangkum tujuh kuliner khas dari Mamuju Sulbar.

Bau Piapi

Suka hidangan berkuah dan hidangan seafood? Bau Piapi atau ikan masak bisa jadi kuliner tradisional khas Sulawesi Barat (Sulbar) yang patut dicicipi saat berkunjung ke Kota Mamuju.

Bau piapiBau Piapi makanan khas Sulawesi Barat. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Bau Piapi terbuat dari olahan daging ikan segar yang dimasak dengan kuah kuning kaya akan rempah-rempah. Kuliner khas Mamuju ini akan buat sempurna pengalaman wisata kuliner saat mengunjungi Mamuju. Apa lagi jika ditambahkan sepiring nasi hangat.

Mencicipi masakan ikan dengan kuah kental dan berminyak sudah menjadi ciri khas dari menu kuliner yang berasal dari Sulbar. Makanan satu ini menjadi andalan suku mandar dan selalu di rindukan oleh perantauan yang lama atau jarang pulang ke kampung halamannya di Sulbar.

Rasa gurih dan kuah yang meresap sampai ke dalam daging ikan menjadikan menu ini sangat lezat. Jenis ikan yang di gunakan untuk bahan dasar Bau Piapi yakni Ikan Tongkol.

Ikan Tongkol memiliki keunggulan dari bentuk fisik, tidak memiliki banyak tulang, sehingga sangat mudah untuk memisahkan daging dari tulang dan juga sangat aman jika disantap tanpa takut tulang ikan tersangkut di tenggorokan.

Proses pembuatan Bau Piapi cukup mudah bagi warga Sulbar. Hanya dibutuhkan beberapa bahan yang dapat ditemukan dengan mudah di setiap daerah untuk membuat Bau Piapi dengan cita rasa yang istimewa.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan Bau Piapi diantaranya;

Satu ekor Ikan Tongkol yang dipotong menjadi 4 bagian, satu lembar daun salam, dua centimeter lengkuas, satu batang serai, satu sendok makan air asam, tiga sendok makan minyak goreng, satu sendok teh air jeruk nipis, setengah sendok teh garam, serta setengah sendok teh gula pasir

Bumbu halus yang digunakan diantaranya;

Empat buah cabai merah keriting, dua buah cabai merah besar, lima butir bawang merah, tiga siung bawang putih, serta dua centimeter kunyit yang di bakar.

Cara pembuatan Bau Piapi;

Lumuri ikan tongkol dengan air jeruk nipis dan setengah sendok teh garam, lalu diamkan selama 15 menit. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan serai sampai harum. Masukkan Ikan Tongkol, aduk hingga Ikan Tongkol berubah warna menjadi kuning.

Bau piapiBau Piapi makanan khas Sulawesi Barat. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Tuangkan air dan aduk hingga merata dan tambahkan garam, serta gula pasir, lalu aduk rata dan tunggu hingga matang. Kemudian tambahkan air asam dan potongan daun bawang, tunggu hingga matang, serta bumbu meresap, lalu angkat dan Bau Piapi siap disajikan.

Sambusa

Salah satu makanan tradisional khas Mamuju yang bisa menjadi menu pilihan saat berkunjung ke Sulawesi Barat (Sulbar) adalah Sambusa. Makanan ini memiliki bentuk segitiga yang sekilas mirip dengan pastri yang ada di India dan Pakistan, Samosa, namun yang membedakan adalah isinya.

SambusaMakanan khas Sulawesi Barat. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Samosa umumnya berisi kentang rebus yang dicampur bumbu rempah-rempah atau sayur-sayuran. Sedangkan Sambusa adalah makanan jenis gorengan dengan isinya berupa olahan daging ikan yang lezat.

Kepopuleran kuliner khas Sulbar ini juga sudah tersebar luas dan selalu jadi pilihan favorit wisatawan yang tengah mengunjungi Kota Mamuju dan sekitarnya.

Sambusa memiliki isi yang beragam. Mulai dari ikan tuna yang digiling dan dihaluskan, daun bawang, serta bumbu lain seperti daun seledri, merica, bawang putih, bawang merah yang diramu menjadi jajanan lezat.

Rasanya yang gurih, bertekstur kulit luar yang renyah saat digigit serta isi olahan daging ikan tuna yang nikmat menjadikan sambusa sebagai takjil favorit selama bulan Ramadan.

Membuat Sambusa pada intinya adalah menyiapkan kulit yang terbuat dari adonan tepung terigu dicampur sedikit garam. Selanjutnya isian yang terdiri dari olahan ikan tuna yang sudah digiling sampai halus, daun bawang, serta bumbu lain seperti daun seledri, merica, bawang putih, dan bawang merah.

Setelah itu, isian dimasukkan ke dalam kulit dan dilipat berbentuk segitiga kemudian digoreng.

Untuk isian, sebenarnya bervariasi. Kadang ada yang membuat isian berupa daging ayam atau sapi. Tetapi secara umum isian berupa daging ikan tuna karena lebih murah dan mudah didapatkan.

Sambusa kadang menjadi salah satu takjil favorit bagi masyarakat Sulawesi Barat selama bulan Ramadan. Apalagi dengan dipadukan bersama minuman dingin seperti es buah atau es teh manis.

Harganya sangat terjangkau. Satu Sambusa dapat dibeli dengan harga Rp 1000 rupiah dan dapat dijumpai hampir di setiap warung penjual kue di Mamuju Sulbar.

Kue Kui-Kui

Jika pernah mencicipi Kue Pukis, mungkin kamu akan mengira jika makanan khas Sulawesi Barat ini adalah makanan yang sama. Namun, Kui-Kui sebenarnya memiliki bentuk yang lebih panjang.

Kui-kuiKui-kui Kue dari Sulbar. (Foto: Tagar/eka Musriang_

Dengan cita rasa yang tak jauh berbeda dengan kue pukis, makanan khas Mandar Sulawesi Barat ini cocok untuk pengunjung yang menyukai kuliner kue.

Kui-kui ini di buat dari tepung terigu yang di campurkan dengan gula merah beserta parutan kelapa muda. Rasanya yang enak, lezat dan gurih menjadikan makanan ini digemari masyarakat terutama di daerah Mandar.

Proses pembuatannya cukup unik dan masih tradisional dengan di masak menggunakan cetakan dan di panaskan dengan menggunakan bara api.

Berikut bahan dan cara pembuatan Kue Kui-Kui khas Sulawesi Barat yang bisa anda coba di rumah.

Bahan yang digunakan, 250 gram tepung terigu, 250 gram kelapa muda parut, 100 gram gula, satu butir kuning telur, setengah liter air, serta garam secukupnya.

Cara membuatnya, campurkan terigu, kuning telur dan air sedikit demi sedikit, aduk hingga berbentuk adonan kental. Masukkan gula dan garam, serta tambahkan kelapa parut, aduk rata.

Adonan dapat ditambahkan sedikit air jangan sampai terlalu encer. Panaskan cetakan. Tuang adonan ke dalam cetakan, tutup cetakan, biarkan hingga matang dan agak mengembang. Setelah itu, angkat dan taburi gula pasir secukupnya dan sajikan selagi hangat.

Kue Paso

Pilihan kuliner khas Mandar yang bisa ditemui di Sulawesi Barat adalah Paso. Berbentuk kerucut dan dibungkus daun pisang, Paso adalah kue tradisional Sulawesi Barat yang terbuat dari tepung beras, santan, dan juga gula aren yang dicairkan.

Kue PasoKue khas sulawesi Barat, Kue Paso. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Sayangnya, kuliner tradisional khas Mandar bertekstur kenyal dengan cita rasa manis ini mulai jarang ditemui kini.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan kue Paso, siapkan daun pisang sebagai wadahnya dan batang pisang yang telah dipotong-potong kecil sebagai dandannya, kemudian bahan-bahannya tepung kanji secukupnya, dua ons tepung beras, gula merah secukupnya, santan secukupnya, serta garam secukupnya.

Campur semua bahan dan aduk sampai rata, bentuk daun pisang menyerupai kerucut. Ukurannya dapat disesuaikan dengan selera masing-masing. Setelah itu, rebus air dan masukkan potongan-potongan batang pisang tersebut ke dalam panci.

Setelah air mendidih, masukkan wadah daun pisang, tempatkan dalam posisi tegak berada diantara potongan-potongan batang pisang sebagai penyangga dan membuat aroma yang khas. Setelah itu, tuangkan campuran cair di atas kerucut kulit pisang. Tunggu hingga lima menit dan kue Paso siap disajikan.

Kue Tetu

Tetu, penganan tradisional Mandar lezat yang dapat ditemukan di Mamuju Sulawesi Barat. Paduan rasa lezat kuliner dengan aroma pandan wangi yang menjadi wadahnya selalu membuat kita ingin menikmatinya kembali.

Tetu, terbuat dari paduan tepung terigu dengan gula aren yang diramu dan dikemas dalam kotak daun pandan berukuran kecil. Rasa santan gurih yang dominan membuatnya menjadi lezat dan nikmat untuk dijadikan penganan diantara makanan utama.Kue TetuKue khas Sulawesi Barat, Kue Tetu. (Foto: Tagar/Eka Musriang)Tetu, terbuat dari paduan tepung terigu dengan gula aren yang diramu dan dikemas dalam kotak daun pandan berukuran kecil. Rasa santan gurih yang dominan membuatnya menjadi lezat dan nikmat untuk dijadikan penganan diantara makanan utama.

Di Indonesia, penganan ini mungkin lebih dikenal dengan nama kue perahu, ia juga banyak ditemukan di disajikan di daerah Palu.

Kue Tetu paling favorit dicicipi saat momen bulan Ramadhan. Penjaja kue ini melimpah di Sulawesi Barat saat jelang waktu berbuka. Ia jadi favorit saat orang-orang akan berbuka.

Sokkol Ubi

Salah satu ragam kuliner yang terkenal sebagai makanan khas Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) adalah Sokkol Ubi. Menu ini menyajikan singkong kemudian dicampur dengan  kacang ijo, serta kelapa parut segar kemudian dibungkus dengan daun pisang muda. Tampilannya yang putih cerah begitu menggugah selera.

Sokkol UbiSokkol Ubi makanan khas Mandar Sulbar. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Kali ini Tagar menyajikan resep Sokkol Ubi makanan khas Mandar Sulbar. Pertama-tama siapkan bahan dasar yakni singkong. Singkong ini kemudian dikupas kulitnya seperti biasa.

Lalu siapkan kacang ijo, kelapa parut segar, serta daun pisang muda sebagai pembungkus. Setelah semua disiapkan kemudian singkong dicampurkan dengan kacang ijo serta kelapa parut segar. Terakhir dibungkus dengan daun pisang muda lalu dikukus dan siap disajikan.

Di Kabupaten Mamuju Sulbar, kita bisa menikmati Sokkol Ubi ini dibeberapa tempat penjualan makanan khas Mandar. Tempatnya di jalan Martadinata tidak jauh dari kantor Gubernur Sulbar.

"Setiap hari, saya menjual disini menunggu pegawai Pemprov Sulbar serta warga Mamuju yang lewat untuk membeli makanan khas Mandar,"kata Tika, salah satu penjual makanan khas Mandar Sulbar, Minggu 18 Oktober 2020.

Setiap hari, dirinya membuat Sokkol Ubi sebanyak 40 bungkus. Kadang habis terjual, namun tidak jarang pula Sokkol Ubi miliknya hanya terjual 30 hingga 35 bungkus per harinya.

"Harganya hanya Rp 10.000 rupiah satu bungkusnya,"katanya.

Jepa

Rasanya tidak sempurna saat berkunjung ke Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) jika tidak mencicipi salah satu makanan khas Mandar, Jepa, yang terkenal.

JepaMakanan khas Sulawesi Barat. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Warung makan Mama Ida yang berada tepat di jalan Martadinata, Mamuju Sulbar menyajikan beberapa makanan khas Mandar, salah satunya adalah Jepa.

Menurut Mama Ida, 35 tahun, Jepa adalah salah satu makanan khas Mandar yang menjadi rujukan untuk sarapan pagi, makan siang, serta makan malam sebagian besar warga Mamuju.

"Sebelum pandemi C-19, pengunjung sangat ramai, namun kini sangat menurun,"kata Mama Ida, kepada Tagar, Minggu 18 Oktober 2020.

Dia mengungkapkan bahwa penjualan makanan khas Mandar miliknya sebelum pandemi C-19 bisa mencapai hingga satu juta rupiah per harinya. Namun kata Dia, saat ini hanya mencapai 500 ribu rupiah saja.

"Saya jual Jepa dengan harga yang sangat murah, yakni 5000 rupiah per tiga lembar,"katanya.

Mama Ida juga mengungkapkan bahwa pengunjung biasanya membeli Jepa disertai ikan tongkol, layang, serta ikan bolu.

"Ikan tongkol harganya Rp 15.000 rupiah, layang Rp 10.000 rupiah, serta ikan bolu Rp 20.000 rupiah,"kata Mama Ida. [] PEN

Berita terkait
Atraksi Kuliner, Ide Baru Sedot Traveler ke Lokasi Wisata
Traveler juga menikmati atraksi kuliner lokal di lokasi mereka menghabiskan waktu untuk berlibur.
Bagaimana Cara Mempopulerkan Citra Kuliner ala Thailand?
Indonesia perlu banyak mempelajari langkah-langkah yang dilakukan Thailand dalam menaikkan citra kuliner khas negaranya.
Soal Bisnis Kuliner Juara Group, OJK: Waspada Bila Investasi
Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam Tobing mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat ingin berinvestasi.
0
Berikut Kuliner Khas Sulawesi Barat yang Wajib Anda Coba
Berikut ragam kuliner khas Sulawesi Barat yang wajib anda cicipi jika berkunjung ke wilayah tersebut