UNTUK INDONESIA
Bepahkupi Gayo Lolos Ajang Startup Global di Turki
Bepahkupi Gayo lolos kompetisi startup Internasional mewakili Indonesia di Volkswagen Arena, Istanbul Turki.
Startup (Foto: Wikipedia).

Banda Aceh - Bepahkupi Gayo lolos mengikuti ajang kompetisi startup Internasional mewakili Indonesia di Volkswagen Arena, Istanbul Turki.

Kompetisi startup teknologi bergengsi ini merupakan salah satu ajang startup terbesar di dunia yang berkolaborasi dengan beberapa perusahaan teknologi terbesar dunia.

Bahkan, startup Istanbul mendatangkan lebih dari 500 investor serta venture capital terbesar di dunia agar bisa membantu startup dari berbagai negara.

Bepahkupi Gayo salah satu startup terbaik yang terpilih, bahkan masuk dalam top 100 startup terbaik dunia pada kompetisi ini.

Managing Partner Startup Turki, Elif menyampaikan bahwa pihaknya menerima sebanyak 160.916 startup yang mendaftar dari 166 negara. Namun, hanya 1 persen di antaranya terpilih untuk berkompetisi pada ajang startup Internasional di Istanbul pada 14-16 April 2020 mendatang.

"Termasuk presentasi bersama investor dan pameran selama tiga hari. Bepahkupi Gayo salah satu startup terbaik yang terpilih, bahkan masuk dalam top 100 startup terbaik dunia pada kompetisi ini," kata Elif dalam keterangannya yang diterima Tagar, Rabu, 11 Maret 2020.

Sementara Burak Buyukdemir selaku CEO Etohum mengatakan, Bepahkupi adalah startup yang terpilih. Harapannya, Bepahkupi akan terlihat di arena kompetisi Startup Instanbul dan mengepakkan sayapnya di pangung dunia.

Menurutnya, prestasi ini bisa di raih Bepahkupi karena startup melihat kopi merupakan komoditas penting, dan dibutuhkan dunia.

Bepahkupi, dengan Framers to Customer Concept juga memotong rantai distribusi, serta melalui program edukasi dari hulu ke hilir dapat menaikkan produktivitas kopi Gayo.

Disisi lain, juga bisa memutarkan laba untuk kesejahteraan masyarakat dengan membangun Bank Coffee. Memajukan pariwisata dari hasil keuntungan penjualan kopi dipasar Internasional lewat bantuan teknologi digital.

Perihal ini, CEO Bepahkupi, Maulana Wiga berharap, dengan terpilihnya Bepahkupi sebagai perwakilan Indonesia dalam kompetisi melawan top 100 startup dari 100 negara tersebut mampu membawa nama baik Indonesia, dan khususnya Provinsi Aceh.

Serta, kata Maulana, Bepahkupi Gayo dapat memamerkan salah satu kopi terbaik dunia ini ke panggung Internasional.

"Saya harapkan bantuan dari pada Pemerintah Aceh, baik moril maupun materil untuk mendukung pemuda Aceh agar mendunia, dan membawa nama baik Aceh di kanca Internasional," kata Wiga. []

Berita terkait
Rumah Kades Abdya Aceh Dilempar Kotoran Kerbau
Rumah Kepala Desa Padang Geulumpang, Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya mengaku dilempar kotoran kerbau oleh orang tidak dikenal.
Lagi, Thailand Tangkap 29 Nelayan Aceh
Sebanyak 29 nelayan asal Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh kembali ditangkap di Thailand.
Sidang Gugatan PDIP Aceh ke Megawati Hanya 20 Menit
Sidang perdana gugatan Kader PDI Perjuangan Aceh, Imran Mahfudi terhadap Ketua Umum Megawati Sukarnoputri hanya berjalan 20 menit.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.