Barcelona Batalkan Rencana Laga Dengan Beitar Yerusalem

Asosiasi Sepak Bola Palestina memuji keputusan Barcelona untuk tidak bermain di Yerusalem, semula direncanakan melawan Beitar 4 Agustus 2021
Presiden Barcelona, Joa Laporta (Foto: marca.com/EFE)

Jakarta - Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestinian Football Association/PFA) telah memuji keputusan Barcelona untuk menarik diri dari pertandingan persahabatan pra-musim yang sedianya akan dilangsungkan di Yerusalem pada musim panas ini.

Barcelona awalnya dijadwalkan bermain melawan klub Israel, Beitar Yerusalem, pada tangal 4 Agustus 2021, namun pertandingan dihentikan setelah klub Israel menolak untuk memindahkan lokasi pertandingan.

Sehubungan dengan pembatalan yang dilakukan oleh Barcelona, Jenderal Jibril Rajoub, kepala Asosiasi Sepak Bola Palestina, telah menulis surat resmi kepada Presiden Barcelona, Joan Laporta, yang memuji dia atas keputusan tersebut.

pendukung beitarPendukung Beitar Yerusalem menonton sesi latihan, 11 Desember 2020 (Foto: dw.com/id)

"PFA menyambut keputusan Barcelona untuk menghormati hak-hak Asosiasi Sepak Bola Palestina dan jutaan penggemar yang merasa bersyukur," bunyi pernyataan Jenderal Jibril Rajoub dalam surat itu.

Moshe Hogg, pemilik Beitar Jerusalem, telah menyatakan bahwa dia tidak siap untuk melanjutkan pertandingan jika itu berlangsung di kota yang berbeda dengan Yerusalem, seperti yang diminta Barcelona (marca.com). []

Berita terkait
Memerangi Antiarab di Klub Sepak Bola Beitar Yerusalem
Kisah pengusaha, Moseh Hogeg, untuk memerangi kultur antiarab di klub sepak bola Beitar Yerusalem
0
Barcelona Batalkan Rencana Laga Dengan Beitar Yerusalem
Asosiasi Sepak Bola Palestina memuji keputusan Barcelona untuk tidak bermain di Yerusalem, semula direncanakan melawan Beitar 4 Agustus 2021