UNTUK INDONESIA
Banjiri Sentul, Ini Tujuh Poin Tekad Relawan Menangkan Jokowi
Ribuan Relawan Jokowi akan membacakan tujuh poin komitmen dukungannya terhadap Presiden Joko Widodo.
Ribuan relawan memadati Sentul International Convention Center, Bogor, Sabtu (4/8), mengikuti acara Rapat Umum Relawan Jokowi. (Foto: Gemilang Isromi)

Bogor, (Tagar 4/8/2018) - Ribuan Relawan Jokowi akan membacakan tujuh poin komitmen dukungannya terhadap Presiden Joko Widodo.

Dalam Rapat Umum Relawan Jokowi (RURJ) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8), tujuh poin Sapta Tekad Relawan Jokowi, sebagai berikut.

Kami seluruh  Relawan Jokowi yang berhimpun dalam Rapat Umum Relawan Jokowi 2018, bertekad:

1. Setia dan berjuang tanpa pamrih mempertahankan Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

2. Bersepakat, bersatu-padu, bergerak bersama, dan berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan Ir H Joko Widodo pada pemilihan presiden 17 April 2019, dengan semboyan “Relawan Jokowi: Bersatu, Militan, Menang,”

3. Bertekad menjadikan Pemilu 2019 sebagai arena mewujudkan kedaulatan rakyat dengan memilih Ir H Joko Widodo sebagai pemimpin rakyat yang jujur, anti korupsi, sederhana, dan merakyat.
 
4. Bertekad melaksanakan Pemilu 2019 yang jujur, adil, damai, dan demokratis.

5. Menolak politik uang dalam Pemilu 2019 dan menolak hoaks, politik kebencian, dan SARA yang memecah belah NKRI.

6. Mengawal, mengawasi, dan ikut memastikan semua agenda Nawacita yang menghadirkan negara dalam kehidupan rakyat sehari-hari agar tercapai kemajuan, kesejahteraan, keadilan, dan pemerataan di seluruh Indonesia.

7. Menyerukan kepada seluruh komponen bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote bergerak bersama untuk memastikan kemenangan rakyat pada 17 April 2019 dengan memilih kembali Ir H Joko Widodo sebagai Presiden RI periode 2019-2024.

“Bersatu, Militan, Menang” seru Relawan Jokowi yang sudah memenuhi SICC. ***

Berita terkait
0
Polisi dan Kasus Aksi Koboi Anak Bupati Majalengka
Anak Bupati Majalengka Irfan Nur Alam ditetapkan kepolisian sebagai tersangka penembak kontraktor. Namun, dia masih berkeliaran bebas.