Indonesia
Bamsoet: Milenial Butuh Program, Bukan Saling Hujat
Bamsoet berharap adu hujatan dan saling serang harus segera diubah.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) hadir dalam debat pertama capres-cawapres di Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta pada Kamis (17/1) malam. (Foto: Tagar/Rona)

Jakarta, (11/2/2019) - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyayangkan, kampanye Pilpres 2019 hanya mempertontonkan aksi saling menghujat, bukan saling menyampaikan program atau visi misi.

Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, berharap adu hujatan dan saling serang harus segera diubah. Karena tidak akan mendidik masyarakat lebih tertarik untuk perpolitikan dan mengambil peran di panggung Pilpres.

"Nah, apa yang terjadi sekarang bukan penyampaian suatu program yang diharapkan publik tapi saling hujat, serang yang tidak bermutu. Ini harus diubah," ucap Bamsoet dikutip Antara, Minggu (10/2).

Politis Partai Golkar ini menilai, generasi milenial memiliki pengaruh yang cukup besar di Pemilu. Namun, bila perpolitikan tetap saling menghujat, para milenial juga akan jenuh.

"Kita lihat kaum milenial pengaruhnya cukup besar. Nah, kaum milenial sekarang sangat cerdik, objektif, dan mereka sekarang putus asa, lelah melihat perdebatan yang tidak subtansial," ujarnya.

Para milenial menginginkan pasangan calon menjelaskan akan di bawa kemana 5 tahun kedepan dengan program yang ada. Hal ini yang dituntut, bukan persoalan perdebatan bersifat pribadi, atau yang tidak ada kepentingan dengan kepentingan publik.

Menurutnya, model politik yang mendidik menjadi tantangan bagi kedua pasangan calon berserta timsesnya. Mengingat pertarungan isu dan elektabilitas yang sengit, sementara pencoblosan tinggal 2 bulan lagi.

"Kalau tidak diubah maka tidak ada ruang. Ini jadi tantangan kedua paslon untuk mengubah gaya campaignnya tidak mempersoalakan yang ecek-ecek tapi mempersoalkan rakyat ini," pungkas Bamsoet.

Berita terkait
0
Karisma Ustaz Abdul Somad di Lingkaran Artis Indonesia
Ustaz Abdul Somad tak hanya populer di kalangan masyarakat biasa. Sebagai salah satu penceramah, karismanya sampai ke kalangan artis Indonesia.