UNTUK INDONESIA
Belasan Penghuni Kos di Makassar Positif Narkoba
Belasan orang, baik laki-laki maupun perempuan diamankan dari beberapa rumah kos di kota Makassar. Bahkan beberapa diantaranya positif menggunakan narkoba.
Polisi saat melakukan razia di sejumlah kos di Kota Makassar, Rabu 17 Juli 2019. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Dalam rangka operasi Antik Lipu 2019, Polrestabes Makassar melakukan razia di beberapa rumah kos di Kota Makassar, Sulsel, Rabu 17 Juli 2019. Beberapa penghuni rumah kos di amankan karena terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Penghuni kost masing-masing, berinisial AS, MR, IF, NY, MR, HW, NI, RT, IS, dan LN yang berhasil diamankan di empat lokasi yaitu Jalan Anuang, Jalan Faisal 18 dan Jalan Andi Jemma serta Jalan Chairil Anwar, langsung di giring ke kendaraan pihak kepolisian.

Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKP Indra mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Ops Antik Lipu 2019 dan juga kegiatan Penyuluhan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan sasaran rumah kos-kosan di Kota Makassar.

"Kita melaksanakan P4GN dengan sasaran rumah kos ekslusif di Kota Makassar. Dalam razia ini, ada empat lokasi rumah kos yang jadi target dan berhasil mengamankan belasan penghuni kos," ucap Indra saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu 17 Juli 2019 sore.

Razia ini dilakukan dengan cara petugas melakukan penggeledahan di setiap kamar penghuni kos. Selain itu, petugas juga langsung melakukan tes urine kepada penghuni kamar. Beberapa orang yang positif narkoba langsung diamankan lalu dibawa ke Polrestabes Makassar.

Kemudian, untuk belasan orang yang diamankan ini, nantinya akan dilakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk mengetahui asal barang dan jenis barang termasuk kandungan yang terdapat di dalamnya. Tak hanya itu, dengan pendalaman ini juga, sebagai bahan untuk mengejar pelaku yang menyuplai atau bandar dari barang haram tersebut.

"Kita akan dalami, kita mempunyai waktu 3x24 jam dan dapat ditambah lagi 3x24 jam dalam masa penyeledikan dan pemeriksaan pada laboratorium. Tentunya kami dalami semua asal barang dan jenis barang termasuk kandungan yang terdapat di dalamnya," bebernya. []

Artikel lainnya:

Berita terkait
0
Masyarakat Nelayan Prioritas Khusus Pembangungan
Masyarakat nelayan, menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono, saat ini salah satu yang jadi perhatian khusus pemerintah