UNTUK INDONESIA
Apes Pria Asal Lombok Gagal Kabur dari Yogyakarta
Pria asal Lombok berniat pulang kampung dengan mencuri barang milik rekan kerjanya. Pelaku berhasil mencuri tapi gagal kabur dari Yogyakarta.
Petugas Polsek Depok Barat saat menunjukkan pelaku pencurian (Foto: Tagar/Evi Nur Afiah)

Sleman - Seorang karyawan laundry di Sleman ditetapkan sebagai pelaku pencurian oleh pihak kepolisian. Dia membawa dua ponsel dan satu tas ransel di ruko laundry yang berada di daerah Kledokan, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Pelaku dengan inisial CA 30 tahun itu mengaku terpaksa mencuri. Rencananya hasil barang curiannya akan dijual, uangnya untuk ongkos pulang ke kampung halamannya, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kapolsek Depok Barat, Komisaris Polisi Rachmadiwanto mengatakan pelaku adalah karyawan laudry tersebut. Dalam keseharian, korban diberi kepercayaan oleh pemilik untuk tinggal di ruko laundry. "Korban merupakan teman kerja pelaku. Ada tiga barang dari tiga korban yang dicuri," katanya kepada wartawan, Jumat 17 Januari 2020.

Menurut Rachmadiwanto, pelaku melancarkan aksinya pada siang menjelang sore pukul 14:20 WIB. Saat itu, para korban sedang beristirahat dan tertidur. Niat jahat pekaku muncul melihat ponsel mereka tergeletak dalam keadaan mengisi batere.

Pelaku akhirnya nekat menggondol dua ponsel dan satu tas ransel milik teman-temannya. Setelah itu pelaku langsung memasukan barang-barang miliknya ke dalam tas ransel tersebut.

Korban merupakan teman kerja pelaku. Ada tiga barang dari tiga korban yang dicuri.

Dalam waktu singkat, satu ponsel milik korban laku terjual melalui media sosial dengan harga Rp 300 ribu. Sementara satu ponsel masih berada dalam gemgaman pelaku. Setelah itu pelaku melarikan diri ke arah Terminal Giwangan. Pelaku menunggu sebuah bis yang bisa membawanya segera ke luar dari Yogyakarta. "Dia lari ke Giwangan. Intinya yang penting dia keluar Yogya dulu," ucapnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Iptu Isnaini mengatakan saat akan melarikan diri dari Yogyakarta, korban malah berhasil dengan cepat menemukan keberadaan pelaku di Terminal Giwangan. Korban melacak menggunakan akun Gmail yang masih terhubung di ponselnya. Para korban langsung mengejarnya. "Pelaku terlacak menggunakan akun Gmail, akhirnya pelaku dapat ditemukan, " kata Isnaini.

Dari tangan pelaku, petugas menyita uang sisa hasil penjualannya Rp 169 ribu. Total kerugian yang diderita sekitar Rp. 4 jutaan. Atas perbuatannya tersebut, pelaku di jerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. []

Baca Juga:

Berita terkait
Residivis Juru Parkir Bantul Curi Lagi di Yogyakarta
Pernah dipenjara tidak membuatnya kapok. Salah satu pria asal Bantul yang kesehariannya sebagai juru parkir kembali mencuri.
Pria di Sleman Nekat Mencuri Motor Tetangga
Pria di Sleman nekat mencuri motor milik tetangganya sendiri. Keterdesakan ekonomi menjadi alasannya. Pelaku melakukannya karena ada kesempatan.
Pencuri di Masjid DPRD DIY Malioboro Terekam CCTV
Warga Indramayu, Jawa Barat ditangkap petugas setelah terekam kamera CCTV mencuri sepatu di masjid Kompleks DPRD DIY Jalan Malioboro.
0
Cerita di Balik Viralnya Bule Rusia Ngamen di Lombok
Ternyata bule yang sempat viral di Lombok NTB karena ngamen tanpa menggunakan alas kaki bukan kehabisan uang, ternyata mereka adalah musisi jalanan