UNTUK INDONESIA
Anak Anggota DPRD Torut Mabuk Saat Lawan Polisi
Ditreskrimum Polda Sulsel menahan anak anggota DPRD Toraja Utara Pung Belo karena melawan polisi saat akan membubarkan judi sabung ayam.
Anak anggota DPRD Toraja Utara Amda Salurante alias Pung Belo ditahan Polda Sulsel, Selasa, 7 Juli 2020. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan akhirnya menangkap Amda Salurante alias Pung Belo, 32 tahun, pelaku penyerangan dan penghinaan terhadap anggota Polri saat akan membubarkan judi sabung ayam di halaman Tongkonan Palasa, Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel. Polisi menyebut Amda Salurante mengamuk karena dalam pengaruh minuman keras atau mabuk.

Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel Komisaris Supriyanto mengatakan sebelum melakukan penyerangan dan penghinaan terhadap anggota Polri, Pung Belo diduga sempat pesta minuman keras. Dalam kondisi mabuk, Pung Belo berani melakukan perlawanan saat akan dibubarkan main judi.

Botol minuman keras itu digunakan sebagai senjata tajam.

"Indikasinya pelaku mabuk. Dia sempat minum alkohol," kata Supri jumpa pers di Mapolda Sulsel, Selasa, 7 Juli 2020.

Indikasi menguatkan Pung Belo mabuk, karena petugas juga menemukan sejumlah sisa botol minuman keras di lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga menduga botol alkohol tersebut akan digunakan Pung Belo untuk menyerang dan menusukkan anggota Polri bertugas saat itu.

"Botol minuman keras itu digunakan sebagai senjata tajam," tuturnya.

Sebelumnya, anggota Kepolisian Resort Toraja Utara diserang saat hendak membubarkan judi sabung ayam di halaman Tongkonan Palasa, Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Minggu 4 Juli 2020. Petugas bahkan dihina hingga hendak ditusuk dengan pecahan kaca botol.

Penyerangan ini bermula, ketika petugas akan membubarkan judi sabung ayam di lokasi. Dan tiba-tiba, datang pria yang diduga bandar judi tersebut, menghalau petugas. Pria ini mengamuk dan mendorong petugas dengan maksud untuk memintanya pergi dari lokasi.

Pria ini juga mencoba menusuk petugas dengan pecahan kaca botol minuman keras. Selain menyerang petugas, pria tersebut juga menghina polisi dengan kata yang tidak pantas.

Belakangan diketahui, pria tersebut merupakan anak anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Nasdem inisial RS. Pria bernama Pung Belo itu juga diduga sebagai bandar judi sabung ayam. []

Berita terkait
Pelaku Penyerang Polisi di Toraja Utara Anak Anggota DPRD
Pelaku penyerangan terhadap anggota Polri saat membubarkan judi sabung ayam di Toraja Utara ternyata putra anggota DPRD Toraja Utara.
Polisi Diserang saat Bubarkan Judi Ayam di Toraja Utara
Anggota Kepolisian Resort Toraja Utara diserang saat membubarkan judi sabung ayam di halaman Tongkonan Palasa Toraja Utara.
Enam Kasus Baru Positif Covid-19 di Tana Toraja
Dari enam kasus baru positif Covid-19 di Tana Toraja, lima di antaranya punya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
0
Liga 1 Tak Kunjung Digulirkan, Persiraja Bubarkan Tim
Manajemen Persiraja Banda Aceh membubarkan tim karena tidak ada kepastian Liga 1. Persiraja juga katakan tidak ikut liga bia digelar Desember.