Sorong, (Tagar 8/8/18) - Himpunan Mahasiswa Islam Sorong menggelar bakti sosial menggalang dana untuk korban gempa bumi berkekuatan 7.0 Skala Richter mengguncang Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8).

Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sorong, Ali Kwaikamtelat mengatakan kegiatan ini merupakan aksi solidaritas untuk membantu korban bencana alam yang merenggut banyak korban jiwa, luka-luka, dan ribuan rumah rusak.

Gempa Lombok sampai Selasa malam tercatat 108 orang meninggal. 

Ali menjelaskan, aksi yang digelar murni dari HMI Sorong, tidak berafiliasi dengan pihak mana pun. 

"Ini bentuk kepedulian kami kepada korban. Sebelum ada interuksi dari PB HMI, kami lebih dulu merencanakan kegiatan ini. Sehari dengar kabar itu kami langsung rapat untuk aksi solidaritas," ujar Ali saat diwawancarai usia penggalangan dana, di Jalan Ahmad Yani, Selasa (7/8).

HMI SorongAksi solidaritas Himpunan Mahasiswa Islam melakukan penggalangan dana bagi korban gempa Lombok. (Foto: Tagar/Dzul Ahmad)

Aksi penggalangan dana dilakukan tiga hari dipusatkan di tiga titik berbeda. Ali mengatakan pihaknya menurunkan sekitar 200 kader dalam aksi itu.

"Hari ini di seputaran  lampu merah Maranatha, kita juga ke Pasar Central dan Lampu Merah KM. 10," ujarnya.

Koordinator Aksi Hilda Resta Kilwou mengatakan kegiatan berjalan lancar di hari pertama. Aksi dimulai pukul 07.00-16.00 Wit, berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 28 juta yang selanjutnya akan dikirim melalui rekening PB HMI dan diserahkan kepada para korban.

"Alhamdulillah, kami menggalang dana hasilnya sangat memuaskan, kami juga berterima kasih kepada pengguna jalan yang sudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mengurangi beban korban gempa di Lombok," ujar Hilda

Selain menggalang dana, Hilda juga mengaku menerima beberapa sumbangan berupa pakaian bekas dan obat-obatan.

"Bagi yang mau membantu silakan saja datang ke sekretariat HMI Cabang Sorong di Melati Raya, Jalan Basuki Rahmat KM. 8," ujar Hilda. []