Indonesia
Adisutjipto Yogyakarta Siapkan 22 Extra Flight
Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta siap menyambut aris mudik Lebaran. Sebanyak 22 extra flight sudah disiapkan
Penumpang saat tiba di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta belum lama ini. Manajemen bandara menyiapkan 22 penerbangan tambahan untuk menyambut aris mudik dan balik Lebaran 2019. (Foto: Tagar/Ridwan Anshori)

Yogyakarta - Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta siap menyambut aris mudik Lebaran. Sebanyak 22 penerbangan tambahan atau extra flight sudah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Permana mengatakan, penerbangan tambahan berasal dan empat maskapai; Air Asia, Express Air, Lion Air dan Sriwijaya Air dengan rute Jakarta, Bali, Balikpapan, Makassar, Samarinda dan Pontianak.

Menurut dia, dari 22 penerbangan tambahan tersebut, 13 di antaranya akan melalui Bandara Internasional Yogyakarta (VIA) di Kulonprogo yang saat ini melayani penerbangan Citilink HLP-Y A-HLP.

"Sedangkan sembilan tambahan penerbangan akan melalui Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta,” kata Pandu Purnama, Rabu 22 Mei 2019.

Dia mengatakan, penambahan penerbangan tersebut bagian dari upaya mempersiapkan arus mudik dan balik yang aman dan nyaman bagi penumpang.

"Baik di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta maupun Bandara lnternasional Yogyakarta," tegasnya.

Selain itu, kata dia, dalam beberapa waktu ke depan, manajemen menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2019. Posko ini untuk menjaga dan meningkatkan keamanan, kenyamanan, ketertiban dan keselamatan pelaksanaan operasional penerbangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pandu mengungkapkan, posko digelar selama 16 hari, yakni pada H-7 sampai H+7 Lebaran. "Posko mulai 29 Mei 2019 sampai 13 Juni 2019," imbuhnya.

Dia menjelaskan, penyelenggaraan posko dilaksanakan di dua bandara. Di Internasional Adisutjipto Yogyakarta dipusatkan di Terminal A dan B. Sedangkan Bandara YIA di Kulonprogo berada di lobi keberangkatan domestik.

Pelaksanaan posko melibatkan beberapa instansi, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan, POM AU, Hanlan, Intel, Detasemen Hanud 474 Paskhas. Basarnas. Sabhara, Polantas dan Satuan Radar 215 Congot.

Sementara itu, Bandara YIA di Kulonprogo mulai beroperasi untuk penerbangan komersial pada 6 Mei lalu. Meski masih operasional minimum, namun untuk take off dan landing memuaskan.

Setidaknya hal tersebut berdasarkan pengakuan sejumlah tokoh yang pernah mendarat di Bandara YIA seperti Wapres Jusuf Kalla atau Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Tadi landingnya mulus. Terasa kalau runway-nya bagus dan mulus," kata Jusuf Kalla.

Wapres mengatakan, meski Bandara YIA belum sepenuh selesai seluruh proses pembangunannya, namun sudah terlihat kemegahannya.

"Nanti kalau sudah selesai semua, bandara ini menjadi bandara paling modern di Indonesia. Ini bandara yang luar biasa," jelasnya. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Uang Makan Napi Rp 20 Ribu, Rupan: Tidak Manusiawi
Besaran anggaran negara untuk narapidana di lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan sebesar Rp 20 ribu per tiap hari tidak manusiawi.