8 Instrumen Pasar Uang, Solusi Investasi Jangka Pendek

Dana yang diperdagangkan dalam pasar uang umumnya bersifat jangka pendek antara 270 hari atau kurang dari satu tahun.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/ist)

Jakarta - Pasar uang merupakan salah satu tempat bertemunya suatu pihak baik kelompok atau perorangan yang memiliki kelebihan dana jangka pendek dan ingin menyewakan atau menjual uang tersebut kepada pihak lain yang lebih membutuhkan.

Pasar uang di dunia ekonomi adalah salah satu alternatif bagi perusahaan atau individu yang memerlukan dana jangka pendek dan pihak yang memiliki kelebihan likuiditasnya. Dana yang diperdagangkan dalam pasar uang umumnya bersifat jangka pendek antara 270 hari atau kurang dari satu tahun. Pasar uang menjadi sarana pemenuhan terhadap kebutuhan atas dana jangka pendek. Dana jangka pendek inilah yang termasuk dalam kategori instrumen yang diperdagangkan.

Berikut ini beberapa instrument pasar uang yang harus Anda ketahui.


1. Surat Berharga Pasar Uang

Apa itu Surat Berharga Pasar Uang? Surat Berharga Pasar Uang adalah instrumen pasar yang berwujud surat berharga. Surat tersebut diterbitkan oleh pihak perbankan dan telah ditandatangani oleh nasabah.

Contoh surat berharga ini adalah surat jaminan pelunasan hutang nasabah kepada bank yang kemudian menjadikan bank berwenang untuk meminjamkan dana hutang untuk diperdagangkan di pasar uang. Perdagangan terhadap surat berharga jenis ini dapat dilakukan antara bank komersial dengan pihak Bank Indonesia atau lembaga keuangan lainnya yang ditentukan oleh BI melalui sistem diskonto.


2. Sertifikat Bank Indonesia

Sertifikat Bank Indonesia termasuk ke dalam salah satu instrumen pasar uang. Dalam hal ini sertifikat tersebut merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai bukti tertulis hutang jangka pendek yang memiliki tenggang antara satu sampai tiga bulan dengan sistem diskonto.

Sertifikat Bank Indonesia menjadi mekanisme strategi BI dalam menjaga stabilitas dalam mengendalikan nilai rupiah. Melalui perdagangan instrumen pasar ini BI berharap akan lebih banyak uang primer beredar yang dapat diserap oleh negara.


3. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh pihak Bank yang dapat diperdagangkan sebelum jatuh tempo untuk memperoleh nilai tunainya. Sertifikat deposito tidak memiliki nama paten tidak seperti deposito biasa yang mudah diakses pemiliknya.

Oleh sebab itu instrumen satu ini dapat dengan mudah diperdagangkan dan mudah dicairkan dalam bentuk dana tunai apabila memegang fisik dari sertifikat tersebut. Kelebihan lain dari surat berharga ini adalah nilai bunganya yang dapat diketahui di muka, sehingga nilai pasti atas pencairannya dapat diketahui. Namun sertifikat ini tidak dapat diperpanjang melainkan harus dicairkan sebelum masa berlakunya habis. Untuk kemudian membeli surat yang baru untuk, kembali.


4. Banker’s Acceptance

Instrumen pasar uang ini merupakan wesel berjangka yang diterima oleh eksportir terhadap sejumlah barang ekspor impor yang diperdagangkan. Dokumen Banker’s Acceptance berfungsi untuk menghindari kemungkinan pihak eksportir dan investor yang gagal bayar atau tidak menyelesaikan transaksi karena kurangnya tingkat kepercayaan terhadap importir.

Surat berharga ini akan diisi dengan nominal sesuai total transaksi barang ekspor impor yang telah disepakati beserta fee-nya. Waktu jatuh tempo juga diisi berdasarkan kesepakatan pelunasan transaksi yang umumnya berkisar antara 30 sampai 270 hari atau rata-rata menggunakan jangka 90 hari.


5. Treasury Bills

Treasury bills merupakan jenis surat obligasi pemerintah berjangka pendek. Pada mulanya surat ini diterbitkan sebagai obligasi oleh pihak pemerintah Amerika Serikat untuk membiayai keterlibatan mereka dalam Perang Dunia I.

Sistem jual beli pada treasury bills adalah terjadinya pembelian oleh investor dengan harga diskon kemudian saat tiba waktu jatuh tempo, maka investor akan memperoleh keuntungan dari selisih harga diskon dan harga nominal.


6. Call Money

Call money adalah salah satu instrumen pasar uang berwujud pinjaman dana yang biasa terjadi antar bank dalam jangka waktu yang sangat pendek. Pada kondisi tertentu call money akan digunakan ketika bank membutuhkan maupun harus mengalihkan dana jangka pendek yang berjumlah lebih untuk sementara. Proses tersebut terjadi dalam kliring.


7. Promissory Notes

Promissory notes memiliki istilah lain yaitu promes merupakan nota yang kemudian dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai. Nota tersebut berbentuk surat kontrak yang berisi adanya suatu pihak yang akan membayar sejumlah uang kepada pihak lain sebagai bentuk pelunasan hutang.


8. Commercial Paper

Instrumen pasar uang yang terakhir adalah commercial paper yang berarti surat berharga. Commercial paper diterbitkan oleh perusahaan atau bank dengan kapitalisasi besar kepada pihak investor, namun tidak untuk diinvestasikan jangka panjang. Melainkan untuk pembelian inventaris atau pengelolaan modal kerja yang bersifat singkat atau berjangka pendek. []

(Sri Wahyuni Sitorus)


Baca Juga

Berita terkait
Dana Pasar Uang: Keuntungan dan Risiko
Dana pasar uang adalah reksadana yang biasanya digunakan investor untuk kepemilikan berisiko relatif rendah dalam portofolio.
Kesalahan Investor yang Menyebabkan Kehilangan Uang di Pasar Saham
Investor harus selalu menganalisis pasar, kemudian mempertimbangkan risiko dan keuntungan yang didapat.
Jenis Instrumen dari Pasar Uang yang Perlu Diketahui
Di dunia investasi, pengertian pasar uang adalah kegiatan perdagangan surat berharga (efek) untuk memenuhi permintaan dan penawaran/
0
8 Instrumen Pasar Uang, Solusi Investasi Jangka Pendek
Dana yang diperdagangkan dalam pasar uang umumnya bersifat jangka pendek antara 270 hari atau kurang dari satu tahun.