Mataram, (Tagar 15/3/2019) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram telah menerima 742 pack kertas suara. Sedikitnya ada 50 kotak suara yang telah diminta untuk dilakukan penambahan.

"Total dari surat suara untuk yang Pilpres itu ada 59 kotak (pack) surat suara dan untik DPD itu 84. Kemudian yang DPR RI itu 599. Nah, ini kan masih kurang, ini ada yang sudah di tengah jalan, ada yang masih di percetakan," ucap Divisi Teknis Pemilu KPU Mataram Syaifudin, Kamis (14/3).

Sebagian kertas suara tiba di Mataram sekitar pukul 11.12 WITA, yang dikirim langsung dari Surabaya dan disaksikan oleh Bawaslu dan aparat kepolisian.

Surat suara DPR RI berjumlah 299.056 lembar. Surat suara untuk pilpres ada 118.000 lembar dan surat suara DPD RI 42.000 lembar. Untuk penyortiran dan pelipatan surat suara menunggu hasil pleno. Sehingga belum diketahui jumlah surat suara yang rusak.

Dijadwalkan untuk pelipatan surat suara secara bertahap dan dilakukan pada Sabtu (16/3), dengan melibatkan warha sekitar kantor KPU. Masalah penjagaan keamanan, KPU Mataram tetap melibatkan aparat kepolisian dan Bawaslu.

"Tetap ada aparat polisi yang ngawal di sini, nanti juga ada Bawaslu sampai sekarang masih ada. Dari kita juga ada yang akan standby di sini 24 jam," kata Syaifudin.

Untuk kotak suara, Syaifudin menyebut ada beberapa yang rusak. Pihaknya pun telah mengusulkan penambahan kotak suara dan sebagai cadangan.

Estimasi kotak suara yang dibutuhkan sekitar 6.437 dan yang kotak suara yang sudah ada sebanyak 6.386 buah. KPU juga telah mengusulkan penambahan kotak suara.

"Ada beberapa, sudah kita buat berita acara dan diminta penambahan. Kita baru usulkan 50 kotak suara penambahan," terangnya.

Sementara itu untuk Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap kedua (DPTHP2), total jumlah DPT di Kota Mataram sebanyak 293.191. DPT sebelumnya ada 293.192, tetapi mengalami perubahan setelah ditemukan dan sudah dicoretnya nama satu orang WNA yang masuk DPT.

Berdasarkan jenis kelamin, rincian DPTHP2 di Mataram, yaitu 142.704 pemilih laki-laki dan 150.488 perempuan. Sedangkan tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 1.274 yang tersebar di 6 kecamatan dan 50 kelurahan yang ada di Kota Mataram.

Dalam hal sosialisasi, KPU Mataram telah merekrut 55 orang relawan demokrasi (Relasi) yang bekerja setiap hari dengan menyisir 12 basis segmen pemilih. "Sosialisasi tentang pengenalan surat suara, simulasi cara pencoblosan yang benar dan memperkenalkan calon seluruhnya," kata Ketua KPU Mataram Husni Abidin.

Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sementara ini tercatat sebanyak 704 pemilih. Data tersebut masih akan dilakukan validasi. []