7 Cara Membunuh Bakteri di Mulut Penyebab Napas Bau

Menurut survei, sekitar 35% sampai 45% orang di dunia mengalami napas bau pada jam tertentu dalam sehari.
Ilustrasi bau mulut. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Kita semua pasti ingin terbebas dari bau mulut dan napas kita selalu harum. Namun, menurut survei, sekitar 35% sampai 45% orang di dunia mengalami napas bau pada jam tertentu dalam sehari. Orang-orang di Amerika menghabiskan sekitar $10 miliar atau sekitar Rp140 triliun setiap tahunnya untuk membeli produk pembersih mulut (seperti permen min, permen karet, obat kumur, pasta gigi, dan lain-lain) untuk melawan nafas tidak sedap.

Dilansir dari Brightside, Berikut 7 cara mudah mengatasi napas bau dengan cepat menggunakan berbagai barang yang mungkin sudah kamu punya di rumah.


1. Gunakan penyegar napas dan obat kumur alami

  • Daun min membantu mengatasi napas bau dan menyegarkan mulut.
  • Rempah-rempah seperti cengkih, kapulaga, dan biji adas sangat baik dalam melawan bau mulut.
  • Soda kue juga merupakan obat kumur alami lain yang mudah didapat. Cukup tuangkan satu sendok teh soda kue ke secangkir air dan gunakanlah untuk kumur. Selain itu, kamu juga bisa mencelupkan sikat gigi basah ke dalam soda kue dan menggunakannya untuk membersihkan gigi.
  • Teh yang dibuat dengan daun fenugreek adalah penyegar napas antibakteri yang baik. Mulailah harimu dengan meminum secangkir teh ini.


2. Minumlah setidaknya 2 liter air setiap hari

Menjaga diri tetap terhidrasi membawa banyak manfaat bagi kesehatan, dan menjauhkan bau mulut adalah salah satunya. Air liur mencegah pertumbuhan bakteri dan air diperlukan untuk menjaga kelenjar saliva tetap bekerja secara efisien. Air minum juga sangat penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan bau mulut yang disebabkan oleh kurang kelembapan dan air liur di mulut. Hindari jus manis pada malam hari karena jus manis dapat memicu penumpukan bakteri pada malam hari.


3. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Beberapa makanan diketahui dapat menyebabkan bau mulut, jadi, sebaiknya kamu menghindarinya jika ingin mulutmu selalu wangi. Bawang bombai dan bawang putih adalah penyebab bau mulut yang paling umum. Tapi perlu diingat, kita tidak perlu harus sampai menghindari bawang seutuhnya karena penelitian menunjukkan bahwa memakan bawang bombai dalam jumlah sedang dapat membunuh 4 jenis bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi. Selain itu, hindari makanan yang mengandung fruktosa atau asam asetat karena keduanya meningkatkan pertumbuhan bakteri.

Saat lapar, cobalah makan apel atau yoghurt. Apel mengandung pektin heteropolisakarida yang diketahui merangsang produksi air liur, sedangkan kandungan aktif dalam yoghurt membantu mengurangi bakteri di mulut.


4. Sikat lidah

Lidah bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri penyebab bau. Setelah menyikat gigi, gunakan sikat gigi untuk menyikat lidahmu dari bakteri, bentuk lain dari bakteri, ataupun plak. Kamu juga bisa menggunakan pengikis lidah atau tongue scraper untuk melakukannya.


5. Sikat gigi dua kali sehari dan gunakan benang gigi satu kali sehari

Sikat gigimu selama 2 menit, dua kali sehari, dan gunakan benang gigi setidaknya satu kali sehari. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya sekitar 55% wanita menyikat gigi dua kali sehari, sementara persentase para pria jauh lebih rendah, yaitu hanya 49%. Menyikat dan menggunakan benang gigi membantu menghilangkan bakteri makanan dan bau yang terperangkap di mulut.


6. Mengunyah kulit buah

Cuci kulit buah asam seperti lemon atau jeruk sebelum memasukkannya ke mulut untuk dikunyah. Bukan hanya akan membuat napas menjadi segar, asam sitrat di dalamnya juga akan mendorong kelenjar saliva untuk menghasilkan lebih banyak air liur yang merupakan pertahanan alami mulut terhadap bau dan asam plak penyebab pembusukan gigi.


7. Jaga kesehatan gusi

Bakteri yang berkumpul di kantong dasar gigi juga menghasilkan bau. Penyakit gusi diketahui dapat menyebabkan bau mulut. Untuk menjaga kesehatan gusimu, pilih pasta gigi yang mengandung fluorida. Segera hentikan kebiasaan merokok apabila memiliknya, karena merokok melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko masalah gusi. Selain itu, merokok juga membuat gusi lebih sulit sembuh kembali setelah terluka.

(Sri Wahyuni Sitorus)


Baca Juga :





Berita terkait
Jangan Sepelekan Bau Mulut dan Gusi Berdarah
Gusi berdarah apat menyebabkan periodontitis yang menimbulkan penyakit padda ligamen dan tulang.
Mulut Tetap Wangi Saat Puasa, Begini Caranya
Berpuasa selain berdimensi spiritual, juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini lima kiat mulut tetap wangi walau sedang berpuasa.
Virus Corona Bikin Rusak Gigi dan Mulut, Fakta atau Hoaks?
Apakah hoaks atau fakta virus corona atau Covid-19 bisa merusak gigi dan mulut?
0
Hasil Pertemuan AHY dan Surya Paloh di Nasdem Tower
AHY atau Agus Harimurti Yudhoyono mengaku sudah tiga kali ke Nasdem Tower kantor Surya Paloh. Kesepakatan apa dicapai di pertemuan ketiga mereka.