UNTUK INDONESIA
660 Pasien Covid-19 di Jawa Timur Sembuh
Sementara itu Dinkes Surabaya mencatat peningkatan kasus Covid-19 di tingkat kelurahan di Surabaya semakin mengalami penurunan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima kunjungan Presiden Joko Widodo, Kamis, 25 Juni. Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan sikap bandel warganya, tidak taat protokol kesehatan pencegahan Covis-19. (Foto: Istimewa)

Surabaya - Penanganan pasien Covid-19 di Jawa Timur terus mengalami peningkatan. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan drastis jumlah pasien Covid-19 dinyatakan sembuh di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan berdasarkan catatan, per hari Kamis, 23 Juli 2020 tercatat ada 660 pasien Covid-19 dinyatakan terkonfersi negatif setelah menjalani perawatan. Jumlah tersebut menjadi jumlah pasien sembuh tertinggi di Indonesia.

Selanjutnya Bangkalan 71 orang sembuh dari Covid, 37 orang di Jombang, 34 orang di Kabupaten Malang dan Pasuruan, 28 di Nganjuk, 16 di Kota Pasuruan, dan 15 di Kota Mojokerto.

"Hari ini kita bersyukur ada 660 pasien dinyatakan sembuh. Ini rekor angka kesembuhan tertinggi di Jawa Timur," ujarnya di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis, 23 Juli 2020.

Khofifah mengatakan dengan bertambahnya jumlah pasien sembuh, secara kumulatif sudah tercatat 11.125 orang. Kabupaten Sidoarjo menjadi penyumbang tertinggi pasien sembuh yakni 178 orang disusul Kota Surabaya sebanyak 99 orang, dan Gresik 78 orang.

"Selanjutnya Bangkalan 71 orang sembuh dari Covid, 37 orang di Jombang, 34 orang di Kabupaten Malang dan Pasuruan, 28 di Nganjuk, 16 di Kota Pasuruan, dan 15 di Kota Mojokerto," ujarnya.

Baca juga:

Berikutnya, 11 pasien sembuh di Kabipaten Mojokerto, sembilan di Kota Batu, delapan di Probolinggo, tujuh di Kabupaten Tuban, lima di Kabupaten Kediri dan Ponorogo. Selanjutnya empat di Kota Probolinggo, Jember, Bojonegoro, dua di Kabupaten Blitar, Lamongan, Pamkeasan, dan Trenggalek.

"Satu pasien sembuh diantaranya Kota Malan, Madiun, Kediri, Situbondo, dan Magetan," tuturnya.

Disaat bersamaan, jumlah kasus positif Covid-19 di Jaw Timur bertambah 357 kasus. Dengan bertambahnya jumlah kasus tersebut, secara kumulatif pasien positif Covid-19 mencapai 19.450 kasus.

"Hari ini terkonfirmasi ada tambahan 357 pasien positif Covid-19," tuturnya.

Selain jumlah kasus dan pasuen sembuh, Pemprov Jatim juga mencatat ada 29 orang meninggal dunia. Total ada 1.525 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan peningkatan angka kesembuhan itu, semakin bertambah lantaran pasien di Kota Pahlawan berjuang bersama-sama untuk menaikkan imunitas dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Tak heran jika angka kesembuhan dalam satu hari kemarin, ada 62 kasus yang terdiri dari tamu Hotel Asrama Haji, rawat jalan isolasi mandiri dan rawat inap di rumah sakit.

“Rinciannya, tamu Hotel Asrama Haji ada 26 orang, lalu untuk rawat jalannya ada 19 orang,” kata Febria Rachmanita.

Selanjutnya, pasien rawat inap yang dinyatakan sembuh setelah melewati tes swab dengan hasil negatif sebanyak 17 orang. Pasien rawat inap ini berasal dari RS Bhakti Dharma Husada (BDH) dua orang, RS Bhayangkara satu orang, RSU Haji satu orang, dan RS Husada Utama satu orang.

“Kemudian RS Muji Rahayu satu orang, RS Paru dua pasien, RS PHC empat, RS RKZ dua orang, RS Siloam dua orang, dan RS Undaan Wetan satu orang,” urai Feny sapaan akrab Febria Rachmanita.

Karena angka kesembuhan semakin banyak, akhirnya ada beberapa kelurahan di Kota Surabaya yang angka kasusnya rendah. Bahkan, ada satu kelurahan yang sejak awal tidak ditemukan kasus Covid-19, yaitu Kelurahan Romokalisari. Menurutnya, kelurahan tersebut sedari awal memang menerapkan disiplin protokol kesehatan cukup ketat.

“Jadi kelurahan yang masuk zona hijau yaitu Romokalisari,” kata Feny.

Sedangkan beberapa kelurahan yang angka kasusnya rendah per 20 Juli 2020, ada sebanyak 9 kelurahan. Di Sembilan kelurahan ini, angka kasus Covid-19 di bawah lima orang. Adapun sembilan kelurahan itu adalah Kelurahan Ampel dengan kasus empat orang, kemudian Kelurahan Panjang Jiwo empat orang, Kelurahan Menanggal empat orang, Tambak Sarioso tiga orang.

Kemudian Kelurahan Sumur Welut tiga orang, Kedung Cowek tiga orang, Genting Kalianak dua orang, dan yang angka kasusnya hanya satu orang di Kelurahan Gebang Putih dan Dukuh Menanggal.

“Tapi yang pasti, data kami terus bergerak dan semoga semakin banyak yang angka kasusnya rendah,” ucapnya. [] 

Berita terkait
Bank Jatim Punya Bos Baru Pasca Setahun Kosong
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim akhirnya memiliki direktur utama, setelah terjadi kekosongan selama setahun.
Boy William Dicecar 30 Pertanyaan di Polda Jatim
Artis sekaligus YouTuber Boy William dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik Polda Jatim sebagai saksi kasus pembobolan kartu kredit atau carding.
Angka Kriminalitas Surabaya Tertinggi di Jatim
Selama Operasi Sikat Semeru di tengah pandemi Covid-19, Polrestabes Surabaya menangkap 381 tersangka dan dua pelaku ditembak mati.
0
Husen Saidan Sebut Gerindra Kota Cilegon Tak Konsisten
Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Cilegon, Husen Saidan, mengatakan Partai Gerindra tidak konsisten memajukan kadernya pada Pilkada Kota Cilegon.