60% Anggota Staf Gedung Putih Adalah Perempuan

Perempuan yang ditunjuk Presiden Biden mewakili 60% anggota staf Gedung Putih dan 44 % dari berbagai masyarakat etnis
Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki (kedua dari kanan); Direktur Komunikasi Katherine Bedingfield, dan sejumlah anggota staf lainnya di Rose Garden, Gedung Putih, Washington, 13 Mei 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta – Perempuan yang ditunjuk Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mewakili 60% anggota staf Gedung Putih, sementara anggota staf yang berasal dari berbagai masyarakat etnis mencapai 44%.

Gedung Putih mengumumkan hal itu pada Kamis, 1 Juli 2021, ketika merilis laporan personel tahunannya kepada Kongres.

Mengutip Kantor Berita Reuters, Gedung Putih mengatakan laporan itu termasuk nama, gelar, dan gaji dari semua penunjukan politik, dan memperlihatkan pemerintahan Biden adalah yang paling beraneka susunan etnis stafnya, sejalan dengan komitmen presiden dari Partai Demokrat itu untuk membangun sebuah pemerintahan yang mencerminkan susunan masyarakat Amerika Serikat.

dabDeb Haaland (Foto: en.wikipedia.org)

Laporan itu juga memperlihatkan senjang antara laki-laki dan perempuan hanya sedikit di bawah 1% di mana perempuan rata-rata pendapatannya 93.752 dolar AS dan laki-laki rata-rata 94.639 dolar AS.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, dan Kepala Staf Gedung Putih, Ron Klain, memiliki gaji paling besar yang mencapai 180 ribu dolar AS per tahun.

Juga Elizabeth Hone, seorang pengacara dari Komisi Komunikasi Federal (FCC), yang menjadi penasihat khusus urusan broadband, dia mengantungi pendapatan sebesar 183.164 dolar AS per tahun.

asisten menkesDr Rachel Levine, dinominasikan oleh Presiden terpilih AS, Joe Biden, untuk menjabat sebagai Asisten Menteri Kesehatan, 19 Januari 2021 (Foto: voaindonesia.com - Handout/Biden-Harris Transition Team/AFP)

Pemerintahan Biden telah merekrut 1.500 orang di seluruh jajaran pemerintah federal dalam 100 hari pertama, dua kali lipat dari perekrutan yang dilakukan pemerintahan sebelumnya.

Pemerintahan Biden yang mencerminkan “rata-rata kesetaraan” gaji untuk perempuan dan laki-laki. Hal itu sangat berbeda dengan pemerintahan Trump sebelumnya, di mana kesenjangan pendapatan mencapai 20%. Juga pemerintahan Obama masih memiliki kesenjangan pendapatan gender sebesar 11% dalam tahun terakhirnya (jm/ps)/Reuters/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Biden Pilih Perempuan Transgender Asisten Menteri Kesehatan
Presiden terpilih AS, Joe Biden, menunjuk Kepala Kesehatan Pennsylvania, Rachel Levine, sebagai asisten menteri kesehatan kabinetnya
Biden Pilih Deb Haaland Menteri Pribumi Amerika Pertama
Haaland adalah warga suku asli Amerika pertama yang memimpin sebuah instansi pemerintah dan akan berperan penting dalam memerangi perubahan iklim
Avril Haines, Perempuan Calon Direktur CIA Pilihan Joe Biden
Jika Avril Haines yang dicalongkan Jeo Biden diterima Senat, maka ia jadi perempuan pertama yang pegang tampuk pimpinan badan intelejen AS
0
60% Anggota Staf Gedung Putih Adalah Perempuan
Perempuan yang ditunjuk Presiden Biden mewakili 60% anggota staf Gedung Putih dan 44 % dari berbagai masyarakat etnis