Pemerintah Kota Makassar

6 Ragam Investasi yang Cocok untuk Pemula

nvestasi merupakan kegiatan menyimpan atau menempatkan dana pada periode tertentu dengan harapan penyimpanan tersebut akan menghasilkan keuntungan.
lustrasi - Investasi. (Foto: Tagar/Unsplash/@mathieustern)

Jakarta - Investasi merupakan kegiatan menyimpan atau menempatkan dana pada periode tertentu dengan harapan penyimpanan tersebut akan menghasilkan keuntungan atau peningkatan nilai investasi. 

Seorang yang berinvestasi disebut dengan investor atau penanam modal. Tren Investasi pun kini banyak dirintis oleh berbagai kalangan mulai dari remaja.

Tak seperti dulu, citra investasi yang mahal kini mulai luntur. Sudah banyak investasi yang dapat dipilih oleh pemula dengan modal kecil. Para pemula melihat investasi sebagai pendapatan tambahan dan tabungan jangka panjang khususnya di hari tua nanti. Investasi menjadi jalan bebas finansial saat usia tidak lagi produktif bekerja.

Yuk simak ragam investasi apa saja yang cocok dipilih oleh pemula.


1. Reksadana

Reksadana merupakan investasi yang banyak dipilih oleh para pemula. Pada investasi ini, pemula tidak perlu menghabiskan waktu memandangi layar ponsel atau komputer. Investasi ini juga tidak membutuhkan keahlian khusus menghitung risiko investasi mereka.

Investasi reksadana juga paling terjangkau. Pada beberapa perusahaan sekuritas legal, Anda dapat mulai berinvestasi mulai dari Rp10 ribu. Reksadana juga jadi investasi yang cocok untuk mahasiswa.

Seperti yang diketahui investasi reksadana terbagi menjadi empat jenis. Mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

Seperti yang diketahui, modal yang Anda setorkan pada investasi reksadana dikelola oleh seorang manajer investasi. Manajer investasi ini akan memutarkan uang Anda ke dalam empat jenis sesuai dengan profil risiko Anda.

Reksadana mudah ditemui, Anda bahkan dapat menemukannya pada platform e-commerce ternama dan layanan transportasi ternama. Apa pun tempat reksadana yang Anda pilih, pastikan perusahaan tersebut telah memiliki reputasi baik dan dapat diandalkan.


2. Deposito

Deposito juga merupakan pilihan investasi yang paling umum dikenal. Pilihan investasi ini tidak membutuhkan skill apapun untuk memulainya. Caranya cukup sediakan modal untuk disimpan di bank dengan periode tertentu. Deposito biasanya bisa disimpan dalam waktu satu bulan hingga dua tahun.

Bank kemudian akan memberikan imbal hasil dengan persentase tertentu sesuai jumlah uang yang disimpan, biasanya sekitar 5%. Jenis investasi ini cocok untuk pemula karena relatif mudah.


3. Logam mulia (emas)

Investasi logam mulia juga banyak diminati oleh pemula. Logam mulia atau emas dinilai lebih mudah, fleksibel, dan memiliki nilai yang lebih pasti ketimbang reksadana atau saham. Anda dapat memiliki dengan cara mencicil atau membelinya secara tunai.

Jika mencicil, Anda bisa mendatangi langsung gerai Pegadaian atau berinvestasi melalui platform daring seperti Tokopedia. Anda dapat membeli logam mulia mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga 100 gram. Harga emas cenderung stabil dan mengalami peningkatan harga pada waktu-waktu tertentu.

Dengan demikian, investasi logam mulia atau emas cukup aman dilakukan bagi pemula. Jika berinvestasi secara rutin, tanpa terasa dan tanpa sadar, emas Anda akan semakin banyak dan dapat dijual dengan harga yang cukup baik. Untuk mengetahui harga beli dan jual per 0,5 gram, Anda dapat mengunjungi laman https://www.logammulia.com/id/harga-emas-hari-ini.


4. Obligasi

Obligasi merupakan investasi berupa membeli surat-surat berharga dalam jangka waktu tertentu –biasanya lebih dari satu tahun- dari pihak-pihak yang membutuhkan modal. Tawaran obligasi bisa datang dari perusahaan negara maupun swasta.

Setelah jangka waktu investasi berakhir, surat-surat berharga akan ditarik kembali oleh pemberi investasi dan uang akan kembali. Imbal hasil dalam persentase tertentu akan diberikan per bulan selama waktu kontrak investasi.


5. saham

Meski cukup berisiko, investasi saham bisa mendatangkan imbal hasil yang besar. Kendati begitu, investor perlu mempelajari seluk-beluk saham dan tren pasar atas saham yang ingin dibelinya.


6. P2P Lending

P2P Lending merupakan salah satu jenis investasi di mana investor akan mendanai seorang peminjam, baik itu perorangan maupun perusahaan.

Keuntungan P2P Lending bisa mencapai 18% apabila peminjam berhasil dalam bisnisnya. Investasi ini juga mudah meskipun berisiko karena kini sudah tersedia berbagai platform P2P Lending yang akan mendistribusikan modal tersebut.[]


(Fiona Renatami)

Baca Juga:

Berita terkait
7 Tips Aman Investasi Emas Jangka Panjang
Emas telah memainkan peran dalam perdagangan dan transaksi baik untuk pedagang sederhana dan negara yang paling kuat. Berikut tips investasi emas.
5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Bagi Pemula
Asuransi kesehatan sangat penting untuk dimiliki setiap individu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga.
Tips Investasi Properti untuk Pemula
Anda harus mempertimbangkannya secara matang sebelum menargetkan properti pertama Anda.
0
Cara Berinvestasi di Aplikasi Bibit Meski Bergaji UMR
Bibit merupakan aplikasi reksa dana untuk membantu investor pemula mulai berinvestasi. Ingin berinvestasi di aplikasi Bibit? Yuk simak caranya.