UNTUK INDONESIA
6 Pemanis Alami Pengganti Gula untuk Cegah Diabetes
Mengganti gula rafinasi (gula pasir) dengan pemanis alami, tentu menjadi solusi yang tepat untuk menghindari penyakit diabetes hingga obesitas.
ilustrasi gula dan alat cek gula darah. (foto: Pixabay/stevepb)

Jakarta - Mengganti gula rafinasi (gula pasir) dengan pemanis alami, tentu menjadi solusi yang tepat untuk menghindari penyakit diabetes hingga obesitas. Gula yang berbahan alami tentu baik untuk kesehatan tubuh, sehingga tubuh tidak mudah diserang penyakit. 

Mencegah penyakit itu, sudah saatnya Anda mulai mencoba menggunakan gula alami yang bisa diperoleh dari buah-buahan atau bahan lainnya agar tubuh tetap sehat.

Dilansir dari laman Boldsky, berikut Tagar rangkum sejumlah bahan pemanis alami yang bisa dicoba untuk menggantikan gula pasir.

1. Madu

Maduilustrasi madu. (Foto: Pixabay/stevepb)

Madu menjadi salah satu pemanis alami yang baik untuk kesehatan. Sebab, rasa manisnya alami diperoleh dari nektar bunga yang diambil oleh lebah madu. Bahkan, madu digunakan sebagai pemanis alami sejak lama lantaran memiliki fruktosa tinggi.

Rasa yang dihasilkan madu lebih manis 25 persen daripada gula pasir. Selain itu, madu mengandung protein, karbohidrat, mineral, vitamin, asam amino, dan asam organik.

Madu mentah juga bermanfaat untuk kesehatan, seperti memiliki efek antioksidan, anti-inflamasi, anti-diabetes, antibakteri, pernapasan, pencernaan, kardiovaskular, dan sistem saraf. Cara menggunakannya bisa sebagai campuran yogurt dan salad, atau ditambahkan ke dalam sereal, teh, dan kopi.

2. Gula Kelapa

Gula Kelapailustrasi gula kelapa. (Foto: www.goodhousekeeping.com/Getty Images)

Gula kelapa diproduksi dari nira kelapa yang memiliki kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan dalam jumlah besar. Pemanis alami ini juga memiliki jumlah fruktosa dan glukosa yang tinggi, serta kadar sukrosa yang rendah.

Gula kelapa berwarna karamel dan bentuknya sedikit lebih kasar dibandingkan gula halus. Pemanis ini bisa digunakan untuk semua jenis makanan.

3. Kurma

KurmaIlustrasi kurma. (Foto: Antara/Pixabay)

Kurma juga mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Biasanya orang konsumsi kurma untuk mengembalikan atau meningkatkan energi dengan cepat. Kandungan nutrisi iniKurma memiliki rasa yang manis seperti karamel serta bisa dijadikan sebagai pemanis alami yang sehat dibandingkan gula rafinasi atau gula pasir. Pemanis alami ini sangat baik dikonsumsi semua kalangan usia karena memiliki sumber nutrisi yang diperlukan tubuh setiap harinya, seperti vitamin B kompleks, vitamin C, selenium, tembaga, potasium, dan magnesium, kalsium, zat besi, vitamin K, folat, dan sebagainya.  

Kurma juga mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Biasanya orang konsumsi kurma untuk mengembalikan atau meningkatkan energi dengan cepat. Kandungan nutrisi ini

Kurma juga yang kaya akan jenis serat tidak larut yang fungsinya dapat membantu memadatkan feses dan melancarkan pencernaan. Selain dikonsumsi langsung, kurma bisa diolah menjadi pasta, smoothie, makanan yang dipanggang, bumbu perendam, serta saus untuk salad.

Cara untuk membuat pasta kurma dengan merendam kurma terlebih dahulu di dalam air panas hingga menjadi lunak. Kemudian, blender bersama satu sendok makan air hingga halus.

4. Sirup Maple

Sirup Mapleilustrasi sirup maple. (Foto: Pixabay/piviso)

Sirup maple merupakan cairan kental yang terbuat dari rebusan getah yang dikumpulkan dari gula maple dan bisa dikonsumsi sebagai pengganti gula pasir. Pemanis ini mengandung sukrosa, oligosakarida, polisakarida, asam amino, asam organik, vitamin, dan mineral.

Selain itu, sirup maple juga mengandung banyak phtochemical, termasuk senyawa fenolik yang menunjukkan antioksidan, antikanker, antimutagenik, anti-inflamasi, antibiotik, efek hipoglikemik, dan anti-neurodegeneratif. 

Pemanis ini bisa ditambahkan ke makanan seperti oatmeal, panekuk, yogurt tawar, sayur, ayam, saus almon atau salad, atau digunakan untuk teh, kopi, dan adonan kue.

5. Pisang

PisangIlustrasi Pisang/ (Foto: Pixabay/_Alicja_)

Pisang merupakan pemanis alami yang mengandung nutrisi yang sangat untuk kesehatan tubuh seperti kalium, magnesium, serat, vitamin C, vitamin B6, tembaga, dan mangan. 

Jika ingin membuat pemanis dari pisang, caranya masukkan pisang matang ke dalam blender dan tambahkan satu sendok makan air. Bahan ini bisa dicampur ke dalam oatmeal atau makanan yang dipanggang lainnya.

6. Selai Buatan Sendiri

Selaiilustrasi selai. (Foto: Pixabay/silviarita)

Selai buatan sendiri bisa dipilih sebagai alternatif pemanis alami yang sehat. Beberapa buah yang bisa dihaluskan untuk membuat pasta, seperti apel, buah beri, anggur, dan pir.

Selain itu, menggunakan buah-buahan segar tentu mampu memberikan nutrisi yang cukup dibandingkan gula. Caranya, masukkan setengah cangkir air dan buah yang disukai, didihkan hingga menjadi lunak serta mengental. []

Baca Juga:

Berita terkait
Pahami Khasiat Menakjubkan Bekam untuk Kesehatan
Bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang baik untuk kesehatan tubuh. Metode ini bisa mencegah dan mengobati berbagai penyakit.
Awas, Ini Makanan yang Bahaya Jika Dipanaskan Ulang
Jangan sembarangan memanaskan makanan. Praktis memang tapi awas, bahaya mengancam.
Khasiat Suplemen Vitamin C untuk Kesehatan
Suplemen multivitamin, vitamin C menjadi salah satu perlengkapan yang wajib dibawa saat memasuki era new normal.
0
Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta Dapat 5 Medali
Mewakili Yogyakarta, Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa sukses membawa pulang lima medali di ajang Kompetisi Sains Nasional tahun 2020.