6 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasarkan Bisnis di Media Sosial

Di tengah pandemi saat ini, ruang berkumpul dibatasi sehingga perniagaan secara virtual lebih efektif untuk dilakukan.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Pemasaran melalui media sosial saat ini tengah digandrungi pemilik bisnis untuk mengenalkan produk mereka kepada publik. Apalagi di tengah pandemi saat ini, ruang berkumpul dibatasi sehingga perniagaan secara virtual lebih efektif untuk dilakukan.

Media sosial yang cocok untuk bisnis adalah yang dapat menampilkan visualisasi produk dalam bentuk foto atau video seperti Instagram, Youtube, dan TikTok. Ketiga aplikasi ini tengah digandrungi oleh masyarakat selama pandemi dan memiliki jutaan hingga miliaran pengguna aktif setiap harinya.

Tingkat pengunjung yang tinggi ini menjadi peluang untuk memasarkan produk secara virtual. Iklan produk dapat disisipkan diantara unggahan orang lain sehingga tanpa sengaja mereka melihat iklan tersebut di beranda media sosial mereka.

Kelebihan lainnya dari mengiklankan produk melalui media sosial adalah sistem mereka dapat menyesuaikan dengan konten yang disukai pengguna. Sehingga saat iklan itu muncul, pengguna lain sama sekali tidak terganggu melihatnya apalagi durasi iklan yang hanya beberapa detik.

Selain itu, di media sosial terdapat content creator atau influencer yang memiliki jumlah pengikut lebih banyak dari pengguna lain. Mereka memiliki pengaruh yang dapat mengenalkan produk Anda lebih baik disertai komentar dan deskripsi mengenai produk tersebut.

Mereka layaknya sales, namun sudah memiliki citra tersendiri di mata pengikutnya. Jika mereka yang mempromosikan lebih meyakinkan dibanding karyawan dari perusahaan produk itu sendiri.

Bahkan influencer juga bisa menjadi pelanggan dikemudian hari apabila produk yang mereka promosikan itu cocok dan disukai oleh mereka.

Maka dari itu, sebelum melakukan pemasaran melalui sosial media, persiapkan beberapa hal di bawah ini agar target pemasaran tersebut berhasil dan berdampak pada tingkat penjualan produk Anda.


1. Ketahui pangsa pasar

Hal pertama yang perlu Anda siapkan adalah memilih target pasar atau pembeli yang cocok untuk menikmati produk Anda. Ini juga akan memudahkan pengiklanan di media sosial.

Pangsa pasar ini tidak hanya jenis kelamin dan umur saja, melainkan bisa pekerjaan, wilayah, kebiasaan, dan sebagainya.

Jika Anda menggunakan Instagram Ads mereka akan menanyakan target pasar Anda sehingga unggahan iklan itu akan muncul di akun pengguna yang sesuai.


2. Hadirkan produk berkualitas

Pentingnya pemasaran bukan hanya menarik konsumen, melainkan membuat mereka untuk kembali membeli produk Anda. Maka, selain pemasaran yan jitu, kualitas produk Anda perlu diperhitungkan.

Kualitas ini tidak hanya dari segi rasa, tetapi harga, kemasan, kecepatan barang sampai, tampilan barang saat sampai di tangan konsumen, pelayanan, dan promo yang diberikan bagi pelanggan loyal.


3. Buat akun bisnis semenarik mungkin

Jika pembeli datang setelah melihat promosi dari seorang influencer, untuk meningkatkan rasa percaya untuk membeli produk Anda adalah buat tampilan akun Anda menarik.

Anda bisa mengunggah beberapa foto dengan caption menarik dengan hashtag, pastikan Anda memiliki followers organik dan tidak disarankan membeli pengikut. Apresiasi unggahan pembeli dengan mengunggah kembali di akun Anda. Simpan ulasan mereka agar pembeli baru dapat melihatnya.


4. Baik dalam pelayanan

Penjualan secara virtual mengharuskan penjual untuk menggunakan kata-kata yang sopan saat melayani pembeli. Pelayanan yang buruk apalagi melalui kolom pesan, bisa mencoreng citra bisnis Anda.

Ditambah sekarang setiap orang bebas menyebarkan informasi di media sosial dengan membubuhkan bukti percakapan yang memperlihatkan buruknya pelayanan bisnis tersebut.


5. Gunakan nama yang unik dan mudah diingat

Untuk meningkatkan brand awareness, Anda perlu menggunakan nama yang sama pada setiap media sosial yang terkait. Kurangi penggunaan tanda titik (.) atau garis bawah (_) yang terlalu banyak pada nama akun bisnis Anda.

Hal ini untuk menghindari munculnya akun palsu yang dapat mengakibatkan penipuan bagi pelanggan yang keliru mengenali akun bisnis Anda.


6. Sediakan tautan ke e-commerce atau website

Jika Anda menggunakan e-commerce dan website sebagai tempat pembelian, maka siapkan tautan yang mudah dilihat oleh pembeli seperti di bio media sosial Anda. []

(Sekar Aqillah Indraswari)


Baca Juga

Berita terkait
Masih Bingung? Ini Ide Bisnis Tahun 2022 di Bidang Pendidikan
Bisnis yang mesti Anda rintis harus spesifik menyediakan produk atau jasa yang dibutuhkan. Mulai dari kebutuhan alat-alat penunjang belajar.
Banyak Cara, Ini 5 Bisnis Jasa yang Bisa Jadi Ladang Uang!
Jika kamu ingin melakukan bisnis dalam bidang jasa, berikut 5 rekomendasi bisnis yang bisa kamu lakukan. Yuk simak ulasannya berikut ini.
Terapkan 5 Langkah Ini Saat Memulai Bisnis Kuliner
Bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang cukup banyak digandrungi saat ini. Jika sudah yakin dengan bisnis yang dimulai terap langkah ini.
0
6 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasarkan Bisnis di Media Sosial
Di tengah pandemi saat ini, ruang berkumpul dibatasi sehingga perniagaan secara virtual lebih efektif untuk dilakukan.