5 Tren Perawatan Wajah yang Harus Dihindari

Tidak semua perawatan wajah memiliki tujuan yang sama karenanya Anda perlu memperhatikan sejumlah perawatan yang harus dihindari dan berbahaya.
Ilustrasi - Perawatan wajah. (Foto: Tagar/iStock)

Jakarta – Tidak semua perawatan wajah untuk tujuan kecantikan, ada untuk kesehatan kulit, mencegah jerawat, mengurangi minyak dan mengatasi berbagai masalah kulit wajah, namun, Anda harus tahu perawatan wajah apa saja yang harus dihindari.

Meskipun perawatan wajah adalah hal penting yang harus dilakukan baik bagi perempuan ataupun laki-laki. Saat ini banyak sekali tren DIY perawatan wajah dari bahan-bahan alami atau bahan yang mudah didapat di rumah. 

Secara ekonomi, perawatan wajah do-it-yourself (DIY) memang lebih hemat karena mudah dalam pembuatan dan memperoleh bahan-bahannya.

Namun, tahukah Anda bahaya dari DIY perawatan wajah? Selain tidak tahu efek sampingnya, kita juga tidak tahu dosis yang tepat saat pemakaian. Bisa menyebabkan iritasi bahkan menyebabkan kerusakan kulit wajah. Berikut ini informasi DIY perawatan wajah yang harus Anda hindari.


1. Menggunakan lemon atau air perasan lemon

Kandungan lemon yang kaya akan vitamin C memang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit. Kandungan vitamin C pada lemon juga diklaim bisa meredakan jerawat dan menutrisi kulit dari luar sehingga bisa membantu memutihkan wajah.

Berdasarkan Healthline, penggunaan lemon untuk wajah bisa menyebabkan kerusakan kulit yang parah. Hal ini tidak sebanding dengan manfaat lemon yang bisa didapat untuk kulit wajah.

Kandungan fruit acid atau asam buah pada lemon sangat pekat dan bisa menyebabkan iritasi kulit sedang hingga parah. Selain itu kandungan citrus atau zat yang khas pada jeruk bisa menyebabkan inflamasi kulit saat terkena sinar UV. Hal ini bisa menyebabkan kulit wajah menjadi kemerahan, bengkak, bahkan melepuh.


2. Menggunakan scrubs wajah dari kopi 

Kopi juga sangat digemari sebagai bahan alami untuk perawatan wajah. Ada yang digunakan sebagai masker, ada pula yang digunakan sebagai scrubs untuk eksfoliasi atau pengangkatan sel-sel kulit mati.

Kandungan antioksidan pada kopi diklaim bisa melindungi kulit dari radikal bebas, menurunkan kadar kolagen dan meningkatkan produksi elastin sehingga kulit terasa lebih kencang.

Namun, dari manfaat tersebut scrubs kopi bisa menimbulkan efek samping berupa pengelupasan kulit yang parah. Hal ini terjadi karena eksfoliasi menggunakan scrub kopi yang dibuat sendiri belum teruji secara klinis. Lebih parah lagi, efek ini menimbulkan iritasi pada kulit.


3. Menggunakan baking soda

Kulit merupakan organ asam alami dengan kandungan pH 4,5 hingga 5,5. Dalam kondisi pH tersebut, kulit termasuk sehat, lembab dengan minyak sehat yang mampu melindungi kulit dari bakteri dan polusi. Sementara itu, baking soda memiliki pH 9 yang artinya sangat basa.

Berdasarkan Healthline, baking soda menerapkan basa alkali yang sangat kuat pada kulit, sehingga menghilangkan semua minyak alami dan membuatnya nggak terlindungi dari bakteri.

Bukannya menyembuhkan jerawat, baking soda justru membuat kulit kering dan iritasi pada luka jerawat. Hal ini juga bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap unsur alami, seperti sinar matahari. Sehingga, saat terpapar sinar matahari kulit bisa mengalami inflamasi atau peradangan.


4. Mengobati jerawat menggunakan wasabi

Dunia kecantikan pernah digemparkan dengan tips perawatan jerawat dari seorang beauty vloger asal Kanada, Farah Dhukai. Farah mengklaim bahwa wasabi memiliki antioksidan yang baik untuk mencegah inflamasi pada kulit.

Berdasarkan Dailymail, wasabi yang langsung diaplikasikan ke kulit atau luka jerawat justru bisa menimbulkan sensasi gatal, panas atau terbakar, iritasi hingga peradangan.


5. Menggunakan cuka sari apel sebagai toner wajah

Cuka sari apel merupakan fermentasi sari apel menggunakan gula dan menghasilkan asam asetat. Sifat asam asetat yang mampu mencegah bakteri dan jamur inilah yang diklaim bisa membersihkan kulit dari penyebab infeksi.

Berdasarkan Medical News, beberapa bakteri sebenarnya diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit. Penggunaan cuka sari apel pada konsentrasi tertentu bisa menghilangkan bakteri baik ini, sehingga kulit kehilangan pelindung alami.

Jika hal ini terjadi, kulit lebih mudah mengalami iritasi. Untuk itu nggak dianjurkan melakukan DIY pembersih wajah mengunakan cuka sari apel karena nggak diketahui dosis yang tepat.

Nah, daripada mengalami iritasi kulit dan efek samping lainnya, lebih baik Anda tidak menggunakannya untuk perawatan wajah. []

Berita terkait
Cara Mudah Mencerahkan Kulit Wajah Tanpa Perawatan
Memiliki kulit cerah pasti menjadi idaman semua wanita. Berikut cara mudah mencerahkan kulit wajah alami tanpa perawatan.
Perawatan Cegah Kulit Wajah Kering Saat WFH
Merawat kulit selama Work From Home (WFH) sangat penting. Berikut tips mengatasi kulit agar tidak kering.
Tips Perawatan Wajah Tyna Mirdad Saat Musim Hujan
Beauty Enthusiast sekaligus menantu Lidya Kandou, Tyna Kanna Mirdad mempunyai cara merawat wajah ketika musim hujan tiba.
0
Ditjenbun Targetkan Desa Organik Bersertifikat Tahun 2021
Tahun ini desa organik yang sudah dibentuk Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) diarahkan untuk memperoleh sertifikat organik yang diakui.