UNTUK INDONESIA
5 Tips Turis Saat Erupsi Seperti Gunung Tangkuban Perahu
Berikut Tagar rangkumkan 5 tips bagi wisatawan terjebak di Gunung Tangkuban Perahu yang tiba-tiba erupsi.
Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar Kawah Ratu. (Foto: Twitter/@askfess)

Jakarta - Pada Sabtu, 26 Juli 2019, sekitar pukul 4 sore, Gunung Tangkuban perahu yang terkenal sebagai daerah wisata mengalami erupsi. Wisatawan yang berada di sekitar lokasi gunung yang sedang erupsi, perlu mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri saat hal itu terjadi.

Masyarakat Bandung sekitar gunung seketika berhamburan keluar saat erupsi terjadi. Padahal sebelumnya, Gunung Tangkuban Perahu tidak menampakkan tanda signifikan akan terjadi hal itu.

Siapa tidak kaget, ketika sedang asyik berwisata tiba-tiba muncul kabut tebal yang muncul di atas puncak gunung. Kondisi menakutkan seperti itu yang dialami oleh wisatawan yang sedang menikmati keindahan gunung tangkuban perahu.

Berikut Tagar rangkumkan 5 tips penting bagi wisatawan saat mengalami kejadian serupa, yaitu

1. Jangan Panik

Bersikap tenang adalah solusi utama dalam keadaan seperti ini. Meski ketakutan dan kengerian dirasakan, tapi pikiran harus tetap tenang agar bisa bertindak tepat, tidak serampangan. Kepanikan hanya akan menjauhkan dari berpikir jernih.

Saat berada dalam kerumunan dan ada satu saja yang panik, sudah pasti akan Berdampak pada yang lainnya karena efek psikologi tidak bisa dihindarkan saat berurusan dengan nyawa.

2. Segera Menjauh dari Titik Erupsi

Saat terjadi erupsi terlihat jelas pusat lokasi itu. Kita perlu segera mungkin untuk menjauhi titik itu. Jangan lupa juga mengingatkan orang sekitar yang kebetulan juga masih berada di sekitar titik bahaya.

Di setiap tempat wisata yang rawan bencana biasanya sudah ada papan penujuk arah arah untuk menyelamatkan diri.

3. Jika Kondisi Genting, Tinggalkan Kendaraan

Setiap orang ingin segera menyelamatkan diri saat terjadi bencana. Kondisi tersebut justru membuat semua orang memacu kendaraannya sehingga semakin menambah keruwetan dan kemacetan.

Pada kondisi itu lebih baik segera tinggalkan kendaraan dan berlari menyelamatkan diri. Nyawa kita jauh lebih berharga.

4. Cari Titik Kumpul Evakuasi Terdekat

Setelah berlari menyelamatkan diri dari daerah bahaya bencana, maka segera temukan titik evakuasi untuk berkumpul di tempat yang aman. Dengan berada di titik kumpul evakuasi akan menenangkan pikiran, apalagi jika berkumpul dengan banyak orang.

Dari titik evakuasi ini biasanya petugas SAR akan memberikan aba-aba apa yang perlu dilakukan tergantung situasi bencana yang terjadi.

5. Kabari Orang Terdekat

Langkah penting terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah segera beri kabar pada kerabat dekat selagi masih ada sinyal ponsel. Jika memang saat itu mereka susah dihubungi, tidak ada salahnya kalau menyiarkan kejadian tersebut melalui media sosial agar semua orang tahu. Tapi jangan membuat berita berlebihan dan malah membuat semua orang di luar sana ikut panik.

Itulah lima langkah penting yang perlu dilakukan jika terjebak dalam bencana erupsi gunung berapi, seperti halnya kejadian erupsi Gunung Tangkuban Parahu kemarin sore. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Bupati Minahasa Datang Bukan Atas Undangan Jokowi
Kedatangan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu ke Istana bukan atas undangan Presiden Jokowi tapi usulan dari Partai Golkar