5 Langkah Mudah Membuat Anggaran Pribadi

Anggaran menunjukkan berapa banyak pendapatan lalu bandingkan dengan pengeluaran, seperti biaya sewa, asuransi, hiburan, atau makan di luar.
Ilustrasi foto Penganggaran (Foto: Tagar/Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Jakarta - Anggaran pribadi atau rumah tangga adalah catatan atau ringkasan yang terdiri dari pendapatan dan pengeluaran dalam jangka waktu tertentu, biasanya setiap bulan. 

Sementara kata “anggaran”sering diartikan dengan pengeluaran terbatas. Kamu perlu membuat anggaran jika ingin mengendalikan pengeluaran dan mempunyai tujuan keuangan.

Anggaran menunjukkan berapa banyak pendapatan lalu bandingkan dengan pengeluaran, seperti biaya sewa, asuransi, hiburan, atau makan di luar. Alih-alih melihat anggaran sebagai negatif, kamu bisa melihatnya sebagai salah satu cara mencapai financial goals. Berikut langkah-langkah mudah untuk membuat anggaran pribadi:


Hitung Penghasilan

Berapa banyak penghasilan yang kamu dapatkan setiap bulannya? Berasal dari sumber mana saja? Catat total pendapatan ini sebagai jumlah bulanan.


Buat Daftar Pengeluaran Bulanan

Tuliskan daftar semua biaya selama satu bulan, seperti pembayaran mobil, asuransi, belanja, hiburan, perawatan, makan di luar, biaya transportasi, biaya pendidikan mahasiswa, dan tabungan. Gunakan laporan bank, tanda terima, dan laporan kartu kredit tiga bulan terakhir untuk mengidentifikasi semua pengeluaranmu.


Menentukan Biaya Tetap

Biaya tetap adalah biaya wajib yang dibayar dengan jumlah yang sama untuk setiap waktu. Sertakan pembayaran sewa, mobil, layanan internet, atau pengeluaran penting lainnya yang jumlahnya tetap sama setiap bulan. Jika kamu berencana menabung dengan jumlah yang tetap atau membayar utang, juga termasuk sebagai biaya tetap. Tentukan juga biaya yang bisa berubah setiap bulan, seperti belanja, bensin, hiburan, makan di luar, atau hadiah.

Setelah menetapkan biaya tetap dan biaya berubah untuk setiap kategori, perkirakan berapa banyak yang harus kamu pakai per bulan untuk biaya berubah tadi. Jika kamu tidak yakin berapa banyak, lihat transaksi dua atau tiga bulan lalu untuk memperkirakannya.


Total Pendapatan dan Pengeluaran

Jika penghasilan lebih tinggi daripada pengeluaran, kamu mengawalinya dengan baik. Jika ada sisa uang, bisa kamu tabung untuk dana darurat atau tabungan untuk pensiun. Kalau sebaliknya, pengeluaran lebih dari pendapatan, kamu perlu membuat beberapa perubahan.


Penyesuaian pada Pengeluaran

Jika kamu berada di situasi pengeluaran lebih tinggi daripada pendapatan, temukan biaya-biaya yang bisa berubah dan menguranginya. Carilah pengeluaran yang bisa kamu kurangi, makan di luar atau membatalkan keanggotaan gym.[]


(Retno Ayuningrum)

Baca Juga:

Berita terkait
Cara Menjaga Keuangan Bisnis Anda Tetap Sehat
Lihat beberapa cara pemilik bisnis mencatat keuangan mereka melalui perencanaan yang cerdas dan kepemimpinan yang sungguh-sungguh.
Sebelum Berinvestasi, Perhatikan Hal Ini Pada Laporan Keuangan Perusahaan
Investor dapat melihat laporan keuangan pada situs bursa efek dengan cara mengunduh file laporan keuangan perusahaan yang Anda inginkan.
Ini Dia 6 Dasar-dasar Keuangan Pribadi
Terlepas betapa pentingnya uang dalam hidup, pengetahuan tentang keuangan tidak diajarkan di sekolah ataupun orang tua.
0
Komitmen Jokowi Indonesia Bantu Pelaku UMKM Perempuan
Mendag Muhammad Lutfi sampaikan, terdapat dua poin utama yang dikemukakan oleh para pelaku usaha dari negara-negara APEC kepada Indonesia