UNTUK INDONESIA
5 Kuliner Khas Wuhan China, Letak Virus Corona
Tak hanya makanan ekstrem seperti sup kelelawar dan tikus. Wuhan di China, yang belakangan disoroti pelahir virus corona, punya kuliner lezat.
Reganmian. (Foto: hubei.gov.cn)

Jakarta - Penyebaran virus corona yang masif dari Wuhan, China, membuat tidak sedikit orang jadi berhati-hati memilih menu kulinernya, untuk menghindari serangan virus mematikan itu. Diduga kuat, corona 2019 menyebar dari daging kelelawar dan ular.

Peristiwa tewasnya 80 orang di seluruh dunia, pastinya berdampak pada sektor pariwisata dan kuliner di Negeri Tirai Bambu. 

Jutaan pasang mata kini penasaran terhadap sajian makanan apa selain sup kelelawar dan ular yang menjadi menu santapan maknyus warga Wuhan, China.

Berikut beberapa kuliner khas Wuhan yang telah dihimpun Tagar dari berbagai sumber:

1. Jingwu Yabo

Jingwu YaboJingwu Yabo. (Foto: govt.chinadaily.com.cn)

Makanan ini memiliki nama yang unik yaitu, Jingwu Yabo. Di Indonesia, kuliner ini lebih dikenal dengan leher bebek.

Sajian tersebut biasanya dihidangkan dengan nasi, dan biasa disantap ketika warga Wuhan tengah bersantai, mengisi acara keluarga, atau sekadar berbincang bersama teman sembari menonton televisi.

Jingwu Yabu kian membuat perut keroncongan setelah potongan leher bebek direbus bersamaan dengan bumbu seperti, merica, saus dan cabai, agar rasa pedasnya tambah meresap.

Rasa yang paling lezat dari leher bebek utuh ini bila disajikan dengan cita rasa pedas. Teksturnya yang renyah merupakan hasil proses dari penumisan yang panjang.

2. Doupi

DoupiDoupi.(Foto: Wikimedia Commons/Zheng Zhu)

Jika dilihat sekilas, santapan yang satu ini sangat mirip dengan martabak telor yang dijual di Jakarta.

Hanya saja dibedakan oleh isi, di mana makanan khas China akan dihiasi isi yang lebih bervariasi seperti nasi ketan, cacahan daging, telur, ditambahkan juga udang, jamur, serta potongan rebung.

Biasanya, doupi disajikan sebagai camilan saat ada perayaan. Seiring perkembangan zaman, doupi telah dijadikan untuk sarapan pagi warga. Bahkan makanan ini telah banyak dijajakan di kaki lima di sana.

Pembuatannya pun unik, kulitnya dibuat dari kacang hijau, tepung, susu, dan telur. Tetapi ada juga yang menggunakan kulit tahu.

3. Xiaolong Tangbao

Xiaolong TangbaoXiaolong Tangbao. (Foto: Wikimedia Commons/Gisling)

Kuliner yang satu ini berasal dari provinsi Hebei, Wuhan. Mungkin hanya namanya saja yang terdengar aneh, Xiaolong Tangbao. 

Jika di Indonesia, makanan ini lebih dikenal dengan sebutan kue keranjang kecil.

Bentuknya sekilas seperti pangsit, tetapi ukurannya lebih besar serta isinya lebih banyak dengan potongan daging kecil-kecil yang dibalut adonan daging.

Xiaolong Tangbao memiliki kulit yang tipis, sehingga setiap gigitan akan maknyus untuk disantap.

4. Hot Pot

Hot PotHot Pot. (Foto: Wikipedia)

Kuliner Hot Pot adalah salah menu andalan di Wuhan. Terlebih ketika memasuki musim dingin.

Mengutip dari Straits Times, varian Hot Pot ini sangat dikenal karena rasa pedasnya yang menyegarkan badan. Saat digigit, konon bisa membuat lidah mati rasa. Kaldunya saja berisikan cabai kering dan lada sichuan.

Jika menyicipi kuliner yang berasal dari Chongqing, Wuhan ini akan terasa irisan daging sapi, ayam, babi, sosis, serta usus bebek. 

Sebelum melahap sajian yang sudah matang, jangan lupa dicelupkan ke dalam minyak wijen yang telah disiapkan agar rasanya makin lezat.

5. Reganmian

ReganmianReganmian. (Foto: hubei.gov.cn)

Makanan Reganmian tak kalah populer dari Hot Pot, karena dapat ditemukan di segala sudut kota di Wuhan. Menyantapnya pun tak memandang musim.

Berdasarkan harafiahnya, Reganmian memiliki arti mie kering panas.

Cara memasak yang unik, tentu membuat para penikmat kuliner tergiur. Makanan berbahan dasar terigu ini diracik dengan campuran mie dan minyak wijen. Mie kemudian didinginkan agar teksturnya menjadi lentur. 

Sebelum disajikan, mie khas Wuhan, China ini makin sedap disantap bila dicampur dengan bumbu seperti daun bawang dan saus. []

Berita terkait
Strategi Bisnis Agen Travel Hadapi Virus Corona
Strategi Bisnis Agen Travel dalam menghadapi virus corona yang dikhususkan untuk pelanggannya. Berikut ulasannya.
Waspadai Virus Corona Jika Panas Lebih 38 Derajat C
Beberapa gejala yang khas terinfeksi virus corona diantaranya; timbul gejala panas atau badan demam diatas 38 derajat C, batuk dan sukar bernapas
Wabah Virus Corona yang Bikin Warga Dunia Panik
Setelah wabah SARS-CoV tahun 2002 dan MERS-CoV tahun 2012 yang mematikan, sekarang terdeteksi pula virus corona yang bikin warga dunia panik
0
Denny Siregar Lagi Pengin Nyenengin Said Didu
Saya jadi penasaran, kenapa sih Said Didu dulu dipecat Rini Soemarno dari jabatan Komisaris di perusahaan BUMN? Denny Siregar.