5 Faktor Penyebab Banyak Kalori Terbakar

Tetapi, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa kalori yang terbakar pada setiap orang berbeda, meskipun sudah mengikuti workout yang sama?
Ilustrasi foto olahraga (Foto: Tagar/Pexels/Kate Trifo)

Jakarta - Jika pernah bergabung kelas kebugaran di mana detak jantung semua orang dan perkiraan kalori yang terbakar ditampilkan di layar, kamu pasti tahu statistic setiap orang berbeda-beda. Kamu juga mungkin pernah memperhatikan pria cenderung membakar lebih banyak kalori daripada perempuan. 

Tetapi, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa kalori yang terbakar pada setiap orang berbeda, meskipun sudah mengikuti workout yang sama?

Berbagai faktor berperan dalam seberapa cepat atau lambat kalori kamu membakar kalori pada waktu tertentu. Berikut adalah lima faktor penyebab berapa banyak kalori yang terbakar saat olahraga menurut para ahli.


Berat Badan

Umumnya, semakin berat badan seseorang, semakin banyak kalori yang terbakar. Kalori hanyalah ukuran energi. Jadi, semakin berat badan seseorang, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk menggerakan tubuh. 

Dengan kata laun, dari dua orang yang mempunyai berat badan berbeda, orang yang paling berat akan membakar lebih banyak kalori karena mempunyai pengeluaran energi yang lebih besar. Orang dengan tubuh yang lebih besar juga cenderung mempunyai organ tubuh yang lebih besar.


Massa Otot

Seseorang dengan massa otot lebih banyak akan membakar lebih banyak kalori daripada orang lain yang berat badannya sama, tetapi mempunyai massa otot yang lebih sedikit. 

Jaringan otot membakar lebih banyak kalori daripada jaringan lemak. Satu pon otot membakar sekitar lima kalori per hari, sedangkan satu pon lemak membakar sekitar dua kalori per hari.


Jenis Kelamin

Secara umum, pria cenderung membakar lebih banyak kalori saar istirahat dan selama latihan daripada perempuan. Itu karena pria cenderung lebih besar dari perempuan. Pria juga mempunyai massa otot lebih banyak daripada perempuan di usia dan berat badan yang sama.


Usia

Seiring bertambahnya usia, kita cenderung kehilangan massa otot. Setelah usia 30, kamu mulai kehilangan sebanyak 3 sampai 5 persen dari massa otot per dekade. Alasan ini mungkin tidak bisa dipahami, tapi ulasan yang diterbitkan pada bulan Juli 2017 di Ageing Research menunjukkan itu terjadi karena tubuh menjadi lebih tahan terhadap hormone yang mempromosikan sintesis protein di mana menjadi kunci pemeliharaan otot.


Tingkat Fitness

Semakin sering melakukan jenis workout tertentu, semakin mudah melakukannya. Tubuhmu akan beradaptasi dan akhirnya menjadi terbiasa. Secara keseluruhan ini adalah suatu yang baik. Kamu bisa berlari lebih cepat, lebih lama dengan workout, atau otot-ototmu bisa mengangkat beban lebih berat dengan pelatihan yang tepat.

Hal ini juga berpengaruh pada pembakaran kalori. Saat tubuh beradaptasi dengan pelatihan, kamu akan membakar lebih sedikit kalori. 

Itulah mengapa seorang pemula mungkin membakar lebih banyak kalori dalam tubuh daripada seseorang yang sudah melakukan workout yang sama bertahun-tahun. Rutinitas workout-mu juga bisa meningkatkan tingkat kebugaran dan berpotensi meningkatkan pembakaran kalori.

Itulah beberapa penyebab pembakaran kalori tiap orang berbeda-beda. Meskipun kamu melakukan workout yang sama, bukan berarti pembakaran kalorimu juga akan sama dengan teman-temanmu. Perlu diingat, olahraga tidak hanya untuk menurunkan berat badan, tapi juga bisa menyehatkan tubuhmu.[]



(Retno Ayuningrum)

Baca Juga:

Berita terkait
4 Minuman yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga
Jika bosan dengan air putih dan minuman olahraga, berikut ini adalah rekomendasi minuman setelah olahraga yang bernutrisi dan dapat menjaga tubuh.
Rapor Pencapaian Olahraga Indonesia Tahun 2021
Ada beberapa kejuaraan yang berhasil menorehkan sejarah baru dan ada berhasil konsisten dalam menyumbang prestasi.
5 Olahraga yang Efektif Kurangi Gejala Asam Lambung
Olahraga dengan ketahanan dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan gejala asam lambung, berikut olahraga untuk penderita asam lambung.
0
5 Faktor Penyebab Banyak Kalori Terbakar
Tetapi, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa kalori yang terbakar pada setiap orang berbeda, meskipun sudah mengikuti workout yang sama?