5 Bahaya Cahaya Biru Layar Gadget dan Perangkat Elektronik

Berikut Tagar rangkumkan sejumlah bahaya dari cahaya biru pada perangkat elektronik.
Ilustrasi lcahaya biru di gadget. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Cahaya biru atau blue light merupakan sinar biru yang terpancar dari lampu LED atau layar perangkat digital, seperti smartphone, televise, PC, tablet, dan perangkat digital lainnya.

Jumlah cahaya biru yang dipancarkan oleh perangkat elektronik ini hanya sebagian kecil dari yang dipancarkan matahari. Namun, sejumlah orang menghabiskan banyak waktu di perangkat yang menggunakan cahaya biru dalam jarak yang dekat.

Terlalu banyak cahaya biru dapat membahayakan kesehatan, terutama saat menggunakan gawai pada malam hari.

Sinar biru atau cahaya biru gawai juga dapat berdampak buruk secara jangka panjang bagi mata.

Berikut Tagar rangkumkan sejumlah bahaya dari cahaya biru pada perangkat elektronik:

Radiasi cahaya biru ponselIlustrasi radiasi cahaya biru dari ponsel. (Foto: Unsplash)

1. Menyebabkan Rabun Jauh

Menurut International Journal of Ophtalmology menunjukkan bahwa panjang gelombang pendek dari cahaya biru dapat menyebabkan dan memperburuk kelelahan visual dan rabun jauh (miopia).

Karena rabun jauh biasanya dimulai pada masa kanak-kanak, penting bagi orang tua untuk memantau paparan sinar biru di perangkat elektronik pada anak.

2. Mengganggu Tidur

Cahaya biru dapat menyebabkan masalah tidur, hal ini mungkin terjadi karena perangkat elektronik menghasilkan panjang gelombang yang menstimulasi otak bahwa ini adalah siang hari.

Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan paparan cahaya biru dapat menekan melatonin, hormone alami yang mempengaruhi ritme sirkadian (siklus tidur-bangun).

3. Meningkatkan Risiko Degenerasi Makula

Cahaya biru mungkin bisa menjadi faktor risiko timbulnya atau perkembangan degenerasi makula, penyakit mata yang mempengaruhi bagian tengah kecil mata yang disebut makula.

4. Kelelahan Mata

Menggunakan gawai terlalu lama dapat menyebabkan ketegangan pada mata yang berdampak negative bagi kesehatan mata. CVS (computer vision syndrome merupakan ketegangan mata, biasanya muncul setelah bermain gawai dalam waktu yang lama.

Gejala CVS biasanya ditandai ketika bermain gawai selama 20 jam, yakni mata berair, mata kering, penglihatan kabur, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi.

5. Sebabkan Sakit Kepala

Cahaya biru dapat meningkatkan frekuensi sakit kepala dan migrain pada orang yang sudah memiliki kondisi ini. Hal ini ada hubungannya dengan jalur saraf tertentu dari mata ke otak.

Sakit kepala atau migrain bisa diperburuk oleh semua jenis cahaya. Namun, cahaya biru tampaknya menyebabkan lebih banyak ketidaknyamanan dan persepsi rasa sakit yang lebih besar. []

(Cherryn Lagustya)

Berita terkait
LG Pamerkan TV dengan Layar OLED di CES 2021
Perusahaan elektronik, LG, akan menampilkan layar OLED besar yang bisa ditekuk di acara virtual Consumer Electronic Show (CES) 2021.
Hadir Tahun 2021, iPad Baru Bakal Memiliki Layar Mini-LED
Apple dikabarkan melakukan sebuah terobosan pada produk terbarunya, yakni menyertakan fitur layar Mini-LED pada produk iPad teranyar mereka.
Xiaomi Siap Luncurkan Smartphone Redmi 9T, 8 Januari 2021
Perusahaan teknologi komunikasi Xiaomi dikabarkan akan merilis seri Redmi 9T pada 8 Januari 2021.
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.