UNTUK INDONESIA
4,8 Juta Pelanggan PLN Jatim Nikmati Listrik Gratis
Selain gratis tarif listrik, terdapat 1,12 juta pelanggan PLN di Jatim juga mendapatkan diskon sebesar 50 persen di tengah pandemi Covid-19.
Petugas gardu listrik sedang menginstalasi listrik dengan tegangan tinggi di Sumbar. (Foto: Tagar/Dok. PLN UIW Sumbar)

Surabaya - Sebanyak 5,9 juta dari total 12 juta pelanggan PT PLN di wilayah Jawa Timur akan menikmati kebijakan pembebasan dan diskon 50 persen pembayaran listrik mulai April ini. Kebijakan ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19 atau virus corona.

Manager Komunikasi PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Fenny Nurhayati mengatakan kebijakan pembebasan tarif ini sesuai kebijakan pemerintah. Masyarakat yang bisa menikmati kebijakan ini adalah pelanggan listrik daya 450 dan 900 VA (volt ampere). 

Berdasarkan data PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur terdapat 4,85 juta pelanggan listrik daya 450 VA, sementara pelanggan 900 VA subsidi sebanyak 1,12 juta. 

Untuk efektifnya juga menunggu kantor pusat bagaimana petunjuk teknisnya (juknis) sehingga unit PLN akan menyiapkan.

"Mereka akan menikmati fasilitas itu hingga tiga bulan ke depan," kata Fenny Nurhayati, Kamis 2 April 2020.

Fenny menuturkan saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan PLN pusat dan kementerian terkait mekanisme efektifnya insentif tersebut. Bukan hanya itu saja, ia juga memasukkan mekanisme pelaksanaan keringanan bagi pelanggan 450 dan 900 VA bersubsidi sudah memakai token dan pascabayar.

"Untuk efektifnya juga menunggu kantor pusat bagaimana petunjuk teknisnya (juknis) sehingga unit PLN akan menyiapkan," kata dia.

Fenny meminta para pelanggan tak perlu khawatir bagi pelanggan yang menggunakan token. Karena saat ini semua sedang di koordinasikan dengan kantor PLN pusat.

"Pelanggan tidak perlu khawatir bagi pelanggan 450 dan 900 KV bersubsidi itu akan dapat. Mekanismen token ini menunggu kantor pusat, karena harus koordinasi biar diatur dulu," ujar dia.

Sementara itu, Fenny juga meminta agar masyarakat tetap berkegiatan di rumah untuk mencegah penularan virus corona semakin meluas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat tidak mampu, pada masa sulit seperti sekarang.

"Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo," ucap Fenny.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan pembebasan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

Pembebasan biaya listrik ini merupakan salah satu dari enam kebijakan bantuan pemerintah bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi di segmen bawah. Hal ini dilakukan menyusul tekanan akibat pandemi Covid-19 semakin meluas. []

Berita terkait
Bukan Lockdown, Malang Raya Bersiap Terapkan PSBB
Tiga kepala daerah yakni Wali Kota Malang, Wali Kota Batu, dan Bupati Malang sepakat akan menerapkan PSBB untuk memutus rantai pandemi Covid-19.
Pasien Covid-19 Sembuh di Jatim dan Bali Bertambah
Provinsi Jawa Timur mencatat sudah 22 orang dinyatakan sembuh, sementara di Bali sudah 10 pasien sembuh dari Covid-19.
BPS Jatim Catat Biaya Kesehatan Naik Akibat Covid-19
BPS Jawa Timur mencatat harga obat-obatan dan produk kesehatan menyumbang inflasi sebesar 0,12 persen.
0
Pidana Mati Korupsi Dana Covid-19, PPP: Komisi III Oke
Arsul Sani: Pidana hukuman mati itu harus diberikan kepada para pelaku yang mencuri dana penanggulangan Covid-19 dengan nilai yang begitu besar.