4 Rekomendasi Film di Netflix yang Wajib Kamu Tonton Sebagai Pengusaha

Anda memilih film yang tepat, Anda akan mendapatkan dorongan inspirasi untuk membantu Anda melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Seperti yang lainnya, seorang pengusaha juga membutuhkan istirahat. Jika Anda memiliki banyak waktu luang di rumah, berkumpul bersama keluarga dan menonton film bersama bisa menjadi cara yang bagus untuk mengisi waktu luang. Tetapi hal tersebut bahkan bisa saja memotivasi diri Anda untuk menemukan inspirasi jika Anda menonton hal yang benar.

Jika Anda memilih film yang tepat, Anda tidak hanya akan menemukan bagaimana cara Anda mengisi waktu luang dengan baik. Akan tetapi Anda mungkin juga mendapatkan dorongan inspirasi untuk membantu Anda melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Jadi, jika Anda seorang pengusaha yang sedang ingin menikmati waktu beristirahat sementara dengan baik, berikut adalah 4 rekomendasi film yang harus ditambahkan ke daftar tontonan Netflix Anda.


1. Fyre: The Greatest Party That Never Happened

Film dokumenter yang diproduksi Netflix ini adalah tentang sebuah kegagalan untuk mengadakan festival musik pada tahun 2017 di Bahama. Film ini berfokus pada proses mengadakan festival musik tersebut hingga bencana yang menyebabkan kegagalannya, yang seharusnya menjadi festival mewah tiga hari yang istimewa, tetapi dalam kenyataannya adalah pengalaman yang mengerikan bagi orang-orang yang membayar puluhan juta rupiah untuk 1 tiket.

Film ini menawarkan beberapa pelajaran penting bagi pengusaha, khususnya siapa pun yang tertarik menggunakan pemasaran influencer sebagai cara untuk mengembangkan perusahaan Anda dengan cepat. Anda dapat mempekerjakan selebritas dan influencer paling populer untuk mempromosikan merek Anda, tetapi bukan itu yang akan membuat perusahaan Anda sukses. Pastikan Anda menetapkan harapan yang benar-benar dapat Anda capai.


2. The Pursuit of Happyness

The Pursuit of Happyness adalah sebuah film tentang memenangkan pertarungan melawan segala rintangan. Film ini merinci perjuangan hampir satu tahun Gardner dengan tunawisma sambil membesarkan putranya yang masih kecil dan mencari pekerjaan yang terkadang tanpa bayaran. Kadang-kadang, Gardner harus tidur di kamar mandi kereta bawah tanah. Sudah puluhan tahun sejak film ini dirilis, namun topik tersebut masih relevan hingga saat ini.

Yang dapat dipelajari dari film ini adalah ketika Anda sedang menghadapi saat-saat putus asa. Tetapi tidak peduli seberapa buruk hal-hal yang terjadi, Anda harus terus bergerak maju dan percaya pada impian Anda.


3. The Theory of Everything

Stephen Hawking adalah salah satu ilmuwan paling brilian dan berpengaruh di zaman saat ini. Tetapi selain memiliki pemikiran ilmiah yang patut dicontoh, dia adalah orang yang luar biasa. Hawking adalah seorang pejuang yang melanjutkan untuk menjalani kehidupan yang penuh akan makna dan berprestasi. Dia diberi waktu tidak lebih dari dua atau tiga tahun untuk hidup ketika dia didiagnosis pada tahun 1964, tetapi penyakitnya berkembang lebih cepat dari yang diharapkan.

Pelajaran yang dapat diambil dari film ini adalah jangan pernah berhenti mengajukan pertanyaan. Hawking tidak membiarkan apa pun menahannya atau menghalanginya dari tujuannya menciptakan sesuatu yang hebat dari hidupnya. Dia membuktikan berkali-kali bahwa hidup dapat memberikan hal-hal besar jika Anda cukup berani untuk bermimpi, percaya dan bekerja keras.


4. Steve Jobs

Sejak awal film biografi ini, sudah jelas bahwa Steve Jobs diceritakan menempuh jalan sukses yang tidak mudah dan penuh lika-liku. Dia adalah pria brilian yang tertarik pada orang-orang yang berbagi obsesinya. Film ini terdiri dari tiga bagian, masing-masing berfokus pada periode waktu sesaat sebelum peluncuran produk utama.

Beberapa wawasan penting yang dapat diambil dari film tersebut adalah, apa yang tidak dimiliki Steve Jobs dalam keterampilan, ia menebusnya dalam visi. Dia bukan pembuat kode komputer atau insinyur, namun tanpa dia, Apple tidak akan ada. Dia tidak peduli untuk disukai, dan dia tidak membiarkan dirinya terjebak oleh paradigma yang ketinggalan zaman. Dia memiliki visi yang terjangkau untuk semua, dan dia tidak membiarkan apa pun menghalangi pencapaian tujuan itu.

(Fauzi Maulana Rizqi)


Baca Juga:

Berita terkait
Ryu Jun-yeol Menjalani Hidup ‘High Risk High Return’ di Film ‘Money’
Dibuat oleh sutradara dan penulis naskah Park Noo-ri. Film ini berasal dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Jang Hyun-do.
Politeknik Tempo Jalin Kerja Sama dengan Universitas Pancasila dan Micro Film Academy Malaysia
Politeknik Tempo menandatangani nota kerja sama dengan Universitas Pancasila, Jakarta, dan Micro Film Academy, Malaysia, Jumat, 12 November 2021.
Mantan Kru Film "Rust" Merasa Tidak Aman
Seorang mantan kru film "Rust" mengatakan bahwa ia merasa tidak aman selama proses penggarapan film itu
0
4 Rekomendasi Film di Netflix yang Wajib Kamu Tonton Sebagai Pengusaha
Anda memilih film yang tepat, Anda akan mendapatkan dorongan inspirasi untuk membantu Anda melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.