UNTUK INDONESIA
4 Paslon Independen Siap Bertarung di Pilkada Sumbar
Empat pasangan calon dari jalur independen di Sumatera Barat siap berlaga di Pilkada 2020.
Anggota KPU Sumbar Divisi Teknis Izwaryani. (Foto: Tagar/Rina Akmal)

Padang - Sebanyak empat pasangan calon (paslon) dari jalur independen di berbagai daerah Sumatera Barat (Sumbar), dinyatakan memenuhi syarat dan bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk berlaga di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

"Ada 4 pasang calon dari jalur perseorangan yang sudah memenuhi syarat. Sekarang tinggal mendaftar ke KPU," kata anggota KPU Sumbar Izwaryani, Selasa, 25 Agustus 2020.

Bakal calon dari jalur perseorangan tersebut masing-masing berasal dari Bukittinggi (Ramlan Nurmatias-Syahrizal), Kabupaten Sijunjung (Endre Saifoel-Nasrul), Limapuluh Kota (Ferizal Ridwan-Nurkhalis), dan Pasaman Barat (Agus Susanto-Rommy Candra).

Ada 4 pasang calon dari jalur perseorangan yang sudah memenuhi syarat.

Berdasarkan catatan KPU Sumbar, ada satu pasangan bakal calon lagi yang sedang dilakukan verifikasi faktual ulang atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi. Mereka adalah M Fadhli dan Yon Afrizal.

Sementara calon independen di daerah Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok Selatan gagal memenuhi syarat untuk mendaftar. Begitu juga calon gubernur dan wakil gubernur Fakhrizal-Genius Umar, juga batal maju melalui jalur independen. []


Berita terkait
Pilkada, 2 Daerah di Sumbar Rawan Netralitas ASN
Kabupaten Sijunjung dan Agam termasuk daerah rawan netralitas ASN di Sumatera Barat pada Pilkada 2020.
12 Sanksi Bagi ASN Sumbar Tidak Netral saat Pilkada
Jika Aparatur Sipil Negara (ASN) kedapatan tidak netral dalam Pilkada maka Komisi Aparatur Sipil Negara (KSN) akan memblokir data sipelanggar.
Pilkada 2020, Gubernur Sumbar Warning ASN
Gubernur Sumatera Barat meminta ASN netral dan tidak terlibat politik praktis dalam Pilkada 2020.
0
Hutan Bakau Lubuk Kertang di Langkat Dirusak 104 Pabrik Arang
Kelompok Tani dan Nelayan Lestari Mangrove di Langkat, Sumatera Utara, meminta petugas kepolisian menangkap pelaku pencurian kayu bakau.