UNTUK INDONESIA
4 Cara Aman Belanja Online Selama Covid-19
Pandemi coronavirus Covid-19 membuat seluruh masyarakat diimbau untuk melakukan aktivitas apa pun dari rumah termasuk berbelanja.
ilustrasi belanja online. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta - Pandemi coronavirus Covid-19 membuat seluruh masyarakat diimbau untuk melakukan aktivitas apa pun dari rumah termasuk berbelanja. Sehingga, belanja daring (online) cenderung lebih digandrungi atau dilakukan banyak orang di tengah merebaknya virus mematikan tersebut.

Riset Nielsen menunjukkan sebanyak 50 persen masyarakat Indonesia mulai mengurangi aktivitas di luar rumah, dan 30 persen di antaranya berencana untuk lebih sering berbelanja melalui daring. 

Keinginan berbelanja daring diperkirakan akan terus meningkat seiring kesadaran pribadi untuk menhindari keramaian. Selain itu, konsumen juga cenderung berbelanja kebutuhan pokok dalam jumlah banyak yang berpotensi pada lonjakan harga lantaran pasokan semakin menipis.

Dikutip dari Antara, Sabtu, 18 April 2020, Direktur Kredivo Anita Wijanto mengingatkan masyarakat untuk tetap cerdas dan bijak dalam bertransaksi atau berbelanja daring. Para pelaku industri bisa mengambil peran dalam situasi tersebut guna membantu mengedukasi masyarakat.

"Kami melihat bahwa literasi keuangan semakin berperan penting di tengah kondisi sulit ini, sebagai pondasi bagi terwujudnya generasi melek keuangan dan terlebih menjelang bulan Ramadhan, dimana kebutuhan masyarakat akan semakin meningkat," kata Anita.

Berikut 4 cara aman belanja secara online pada saat pandemik virus corona.

1. Pahami cara kelola cash flow

Konsumen bisa memanfaatkan untuk membenahi pengelolaan keuangan pribadi lantaran waktu yang dimiliki lebih banyak dihabiskan di rumah seperti sekarang ini.

Keberadaan fintech (financial technology) bisa membantu untuk mengelola cash flow dalam ondisi saat ini, tentu dengan dibarengi kebijaksanaan pengguna dalam jumlah maupun tujuan peminjaman.

Konsumen tidak boleh implusif dalam bertransaksi, tapi harus didasarkan dengan apa yang dibutuhkan. Selain itu, konsumen juga harus menetapkan batas persentase utang maksimal dari total pendapatan bulanan serta mempertimbangkan tanggungan yang sudah ada sebelum mengambil pinjaman baru.

2. Susun bujet bulanan

Meskipun melakukan aktivitas apa pun dari rumah bukan berarti budget bulanan menjadi tinggi atau membengkak. Pengeluaran yang rutin dikeluarkan untuk kegiatan di luar rumah, seperti ongkos transportasi, hangout bersama teman, sampai biaya traveling bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar yang menunjang produktivitas selama di rumah, seperti kebutuhan pokok dan kuota internet atau WIFI.

3. Perhatikan legalitas fintech yang digunakan

Beragam fintech yang tersedia pada pilihan pembayaran belanja online yang akhirnya turut meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui inovasi produk dan layanan.

Namun, di sisi lain konsumen juga dituntut untuk menjadi semakin cermat, kritis, dan bijaksana, termasuk untuk memastikan apakah fintech yang digunakan sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Tak hanya itu, konsumen juga harus memahami pilihan tenor, tanggal jatuh tempo, jumlah pinjaman pokok dan bunga yang dikenakan, serta mempelajari hak dan kewajiban sebagai pengguna.

4. Gunakan fitur PayLater

Belakangan ini fitur PayLater menjadi alternatif pembayaran yang semakin populer terutama saat belanja di e-commerce. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa melakukan transaksi secara digital dengan kenyamanan dan fleksibilitas pembayaran berkala. Ketika ingin memakai layanan PayLater, disarankan untuk memperhatikan bunga, dan cari bunga yang cukup rasional serta terjangkau.[]

Berita terkait
8 Situs Belanja Sayur dan Buah saat Pandemi Corona
Selama pandemi virus Corona, masyarakat dianjurkan melakukan aktivitas dari rumah, termasuk berbelanja. Berikut ulasan situs belanja daring.
Daftar Pasar DKI Jakarta Melayani Belanja dari Rumah
PD Pasar Jaya mengeluarkan kebijakan belanja dari rumah sebagai alternatif memenuhi kebutuhan pangan warga di tengah pandemi coronavirus Covid-19.
Fintech Lending Solusi Pinjaman Uang Saat Covid-19
Ketua Harian AFPI Kuseryansyah optimistis industri pinjaman uang berbasis teknologi bisa bantu roda perekonomian di tengah wabah corona.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.