UNTUK INDONESIA
4 Anggota Motor Gede Tersangka Pengeroyok TNI di Bukittinggi
Polres Bukittinggi kembali menetapkan 2 anggota motor gede sebagai tersangka kasus pengeroyokkan anggota TNI.
Ilustrasi Motor Gede. (Foto: Tagar/Pixabay/Skeeze)

Bukittinggi - Jajaran Polres Bukittinggi kembali menetapkan 2 orang anggota motor gede Harley Davidson Owner Grup (HOG) Siliwangi Bandung Chapter sebagai tersangka kasus pengeroyokkan dua anggota TNI Kodim 0304/ Agam.

Ada penambahan dua orang tersangka lagi.

Dengan begitu, total anggota moge yang telah menjadi tersangka berjumlah 4 orang. Mereka yang baru ditetapkan sebagai tersangka ini berinisial HS, 48 tahun dan JAD, 26 tahun.

"Iya ada penambahan dua orang tersangka lagi," kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara saat dihubungi wartawan, Minggu, 1 November 2020.

Menurutnya, penambahan tersangka ini berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik terhadap anggota Siliwangi Bandung Chapter. Keempat tersangka kini mendekam di sel tahanan Poles Bukittinggi.

"Tersangka HS melakukan pemukulan terhadap korban Serda M sebanyak tiga kali. Ini berdasarkan keterangan saksi dan dikuatkan dengan video yang kami dapat dari CCTV toko di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan tersangka JAD juga melakukan pemukulan terhadap korban Serda M dan Y," katanya.

Sebelumnya, dua orang anggota HOG Siliwangi Bandung Chapter telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokkan anggota TNI. Mereka berinisial MCS, 49 tahun, dan BMS, 18 tahun.

Seperti diketahui, video pengeroyokan terhadap prajurit intel TNI yang diduga dilakukan oleh anggota rombongan penunggang moge viral di media sosial. Kabarnya, aksi premanisme itu terjadi di Simpang Tarok, Kelurahan Tarok Dipo, Kota Bukittinggi.

Video rekaman warga yang menyaksikan tindakan itu ditonton lebih dari puluhan ribu kali dan dikomentari ribuan netizen. Dalam video terlihat seorang pria tersungkur dan dipukuli oleh sekelompok orang. Terlihat juga beberapa warga berupaya melerai aksi itu.

Kronologi yang beredar di berbagai media sosial, aksi itu terjadi Jumat, 30 Oktober 2020 pukul 16.40 WIB. Korban merupakan Anggota Unit Intel Kodim 0304/ Agam. Sementara terduga pengeroyokan merupakan rombongan pengendara motor Harley Davidson.

Dilansir dari akun Instagram TNIlovers, serta diposting juga oleh laman FB Kaba Bukittinggi, sekitar pukul 16.40 WIB Serda Mistari bersama Serda Yusuf berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat melintas Jalan Dr Hamka.

Dari kejauhan terdengar suara sirene mobil Patwal Polres Bukittinggi. Mendengar suara sirene tersebut Serda Yusuf meminggirkan kendaraannya dan memberikan jalan kepada mobil Patwal Polres Bukittinggi dan diiringi oleh rombongan motor Harley Davidson.

Setelah rombongan berlalu, Serda Yusuf melanjutkan perjalanan menuju Makodim 0304/Agam. Namun dari belakang, datang rombongan motor Harley Davidson yang terpisah dari rombongan dan menggeber motornya sehingga Serda Yusuf terkejut dan hampir jatuh.

Karena kejadian tersebut Serda Yusuf mengejar dan memberhentikan motor Harley Davidson tersebut. Namun setelah berhenti, rombongan Motor Harley Davidson langsung mengejar Serda Yusuf dan mengeroyok Serda Yusuf dan Serda Mistari.

Saat dipukuli, Serda Yusuf dan Serda Mistari sudah menyampaikan bahwa mereka adalah Anggota TNI, namun tidak didengar dan diancam akan ditembak.

Seketika dengan kejadian tersebut, masyarakat ramai dan ada yang sempat merekam video kejadian tersebut dan melerai pemukulan terhadap 2 orang tersebut oleh rombongan motor Harley Davidson.

Setelah dilerai masyarakat, rombongan motor Harley Davidson melanjutkan perjalanan menuju Novotel Kota Bukittinggi, sedangkan Serda Yusuf dan Serda Mistari melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Piket Kodim 0304/Agam. []

Berita terkait
Video Muda-mudi Bermesraan di Bukittinggi Beredar di Medsos
Video muda-mudi bermesraan di Kota Bukittinggi beredar di media sosial.
2 Anggota Motor Gede Pengeroyok TNI Ditahan di Bukittinggi
Dua anggota motor gede asal Bandung ditahan Polres Bukittinggi. Mereka Diduga melakukan pengeroyokkan terhadap dua anggota TNI Agam.
Kronologi Intel TNI Dikeroyok Pemotor Harley di Bukittinggi
Aksi pengeroyokan terhadap prajurit intel TNI yang diduga dilakukan oleh tim rombongan penunggang motor gede (Moge) viral di linimasa Bukittinggi.
0
4 Anggota Motor Gede Tersangka Pengeroyok TNI di Bukittinggi
Polres Bukittinggi kembali menetapkan 2 anggota motor gede sebagai tersangka kasus pengeroyokkan anggota TNI.