UNTUK INDONESIA
33 Warga Gunungkidul Jalani Rapid Test, 5 Positif
33 warga Gunungkidul menjalani rapid test, hasilnya 5 orang dinyatakan positif.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengungkapkan ada 5 warga positif setelah melakukan rapid test. Mereka diketahui sempat kontak dengan kasus ke-3 positif Covid-19. (Foto: Tagar/Hidayat)

Gunungkidul – Sebanyak 33 orang yang sempat kontak dengan kasus ke-3 positif Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul dilakukan pengujian rapid test atau tes cepat. Dari jumlah itu diketahui ada lima orang yang positif dan sisanya negatif.

Kasus positif ke-3 di Gunungkidul tersebut yakni seorang perempuan berumur 75 tahun. Ia diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Jawa Tengah menghadiri hajatan. Saat ini yang bersangkutan masih diisolasi di RSUD Wonosari sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Gunungkidul.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan tracing terhadap orang-orang yang sempat kontak dengan kasus ke-3 positif Covid-19 dilakukan secara maraton selama tiga hari terakhir ini.

Tracing ini membutuhkan waktu karena orang yang kontak tersebar di beberapa kecamatan. Pemeriksaan dan rapid test dilakukan sebanyak 33 orang, dan diketahui ada lima yang positif,” katanya pada Kamis, 16 April 2020.

Dewi mengatakan lima orang yang positif dari hasil rapid test itu tersebar di Kecamatan Wonosari dan Karangmojo. Mereka saat ini menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing. “Untuk kondisinya, mereka cukup baik dan tanpa keluhan,” ujarnya.

Ia mengatakan sejauh ini belum ada rencana untuk menjemput lima orang itu supaya dilakukan isolasi di rumah sakit. Dewi meyakinkan mereka patuh menjalani karantina mandiri.

Positif di rapid test belum tentu positif Corona. Kami masih lanjutkan dengan pengujian swab.

Dewi mengungkapkan masih memerlukan pengujian laboratorium sampal swab terhadap lima orang itu agar valid apakah sudah terpapar Covid-19 atau belum. “Positif di rapid test belum tentu positif Corona. Kami masih lanjutkan dengan pengujian swab. Swab sudah diambil dan saat ini masih menunggu hasilnya,” katanya.

Pihaknya saat ini juga masih melakukan tracing mencari orang-orang yang sempat kontak dengan kasus ke-3 positif Covid-19 itu. Selain itu juga memberikan edukasi kepada masyarakat terutama di Kecamatan Wonosari supaya tidak panik.

“Penyuluhan dan edukasi juga telah dilakukan teman-teman Puskesmas, agar masyarakat tidak perlu takut jika tak melakukan kontak lansung, bersalaman, atau bersentuhan dengan kasus ke-3 Covid-19. Lewat depan rumah yang bersangkutan juga tidak akan tertular,” ucapnya.

Saat ini untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Gunungkidul total 50 orang. Sebanyak 6 di antaranya masih dilakukan perawatan, dan 12 orang meninggal dunia. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 919 orang. Sementara untuk positif Covid-19 ada 3 orang, terdiri dari 2 orang dinyatakan telah sembuh dan 1 masih dirawat. []

Baca Juga:


Berita terkait
8.000-an Pemudik Gunungkidul Wajib Isolasi
Lebih 8.000 pemudik sudah tiba di Gunungkidul, Yogyakarta. Mereka wajib isolasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Nasib 42 Destinasi Wisata di Gunungkidul Saat Corona
Tercatat 42 destinasi wisata di Gunungkidul tutup sejak pandemi Corona. Estimasi kehilangan peredaran uang ratusan miliar rupiah.
Lulus SPN, Polisi di Gunungkidul Positif Covid-19
Anggota Polri dari Gunungkidul yang baru lulus SPN dinyatakan positif Covid-19.
0
Pengakuan Menantu Bunuh Sadis Mertua‎ di Pemalang
Pembunuhan menantu terhadap mertua di Pemalang terungkap jelas. Sang menantu akhirnya membeber penyebab ia menggorok leher mertuanya.