UNTUK INDONESIA
32 Nakes di Takalar Sulsel Terpapar Covid-19
Sebanyak 32 tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan terpapar Covid-19.
ilustrasi covid-19 (Foto: pixabay)

Takalar - Sebanyak 32 tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan terpapar Covid-19. Jumlah ini merupakan tambahan dari Nakes yang positif Corona sebelumnya yang berjumlah tujuh orang.

32 tenaga kesehatan tersebut bertugas di sejumlah puskemas, PSC, dinas kesehatan, serta RSUD H Padjonga Daeng Ngalle Takalar.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr Rahmawati membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan 32 Nakes itu tersebar di sejumlah instansi kesehatan di Kabupaten Takalar.

"32 tenaga kesehatan tersebut bertugas di sejumlah puskemas, PSC, dinas kesehatan, serta RSUD H Padjonga Daeng Ngalle Takalar," kata dr Rahmawati, Minggu 21 Juni 2020.

Dia menjelaskan 32 Nakes positif Covid-19 itu tidak semuanya berdomisili di Kabupaten Takalar. Beberapa diantaranya berdomisili di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar.

"Ada yang tercatat sebagai tenaga kesehatan Takalar, namun bukan sebagai warga Kabupaten Takalar," terang Rahmawati.

Sebelumnya, sebanyak tujuh tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Padjonga telah dievakuasi. Mereka telah diberangkatkan ke salah satu hotel Kota Makassar.

Berbekal pakaian seadanya, tujuh tenaga kesehatan itu diberangkatkan dari RSUD Haji Padjonga Dg Ngalle (HPDN) Takalar dilepas oleh Direktur RSUD dr Asriadi Ali.

"Kita isolasi mandiri di hotel sebanyak tujuh orang. Mereka merupakan Nakes yang pertama kita berangkatkan," ungkapnya. []

Berita terkait
175 Nakes Jatim Positif Covid-19, 3 Persen Meninggal
Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur mencatat Surabaya menjadi penyumbang tertinggi nakes terinfeksi Covid-19 yakni 45 orang.
Kuota Keluarga Nakes Jabar di Penerimaan Murid Baru
Pemprov Jabar menyediakan kuota khusus untuk keluarga tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani Covid-19 pada penerimaan murid baru 2020/2021
6 Nakes Kena Covid, Puskesmas Kaliwungu Kudus Tutup
Puskesmas Kaliwungu di Kudus terpaksa ditutup untuk mencegah meluasnya Covid-19. Ini setelah 6 nakes di puskesmas positif terpapar virus corona.
0
Bukan Corona, Ternyata Nyamuk Pembunuh Nomor 1 Dunia
Pakar IPB, Prof Upik Kesumawati Hadi menyebut masyarakat harus mewaspadai nyamuk, karena merupakan pembunuh nomor satu di dunia.