UNTUK INDONESIA
30 Provinsi dan 13 Negara Peserta Ijtima Ulama Gowa
Ijtima Ulama Dunia 2020 atau Ijtima Ulama Zona Asia menjadi salah satu klaster penyumbang penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.
Penyemprotan disinfektan terhadap peserta Ijtima Gowa Sulsel yang melintas di Mamuju Sulawesi Barat. (Foto: Tagar/Eka Musriang)

Mataram - Ijtima Ulama Dunia 2020 atau Ijtima Ulama Zona Asia menjadi salah satu klaster penyumbang penyebaran virus corona atau Covid-19 di sejumlah wilayah di Indonesia. Pertemuan keagamaan massal internasional ini digelar pada 19-22 Maret 2020 di kawasan Pesantren Darul Ulum, Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Meski pemerintah pada saat itu telah mengimbau masyarakat untuk menghindari keramaian, namun panita dan peserta kegiatan tetap bersikeras berdatangan ke lokasi ijtima.

Namun, setelah melalui proses pembicaraan antara panitia dan pemerintah setempat, Ijtima Ulama Gowa akhirnya resmi dibatalkan.

Kami berencana melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut termasuk masjid-masjid dan rumah-rumah yang ditempati para jamaah

Meski acara telah dibatalkan, virus corona (Covid-19) sudah kadung menyebar di antara peserta. 10 hari setelah pembubaran, tepatnya pada 29 Maret 2020, salah satu peserta ijtima asal Balikpapan meninggal dunia, lalu disusul dengan konfirmasi positif Covid-19 lainnya dari sejumlah peserta, termasuk peserta asal Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: 1.500 Warga Jateng ke Ijtima Gowa, 26 Positif Corona

Beberapa hari kemudian jumlah peserta ijtima ulama yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat di beberapa wilayah di Indonesia seperti Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan NTB.

Pembatalan Kegiatan Ijtima

Ijtimah AsiaRatusan peserta Ijtima Asia berasal dari berbagai negara tiba di penginapan sebelum dipulangkan ke negara asalnya. (Foto: Tagar/Muhammad Ilham)

Peserta Ijtima Ulama Gowa mulai berdatangan sejak Rabu, 18 Maret 2020. Namun, karena penyebaran virus corona yang semakin meluas, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyatakan ijtima tersebut resmi dibatalkan.

"Alhamdulillah, akhirnya sepakat Ijtima Dunia ditunda atau dibatalkan pelaksanaannya," kata Adnan melalui akun Instagramnya, Kamis, 19 Maret 2020.

Sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing, jemaah yang sudah telanjur datang ke lokasi harus menjalani isolasi dan serangkain tes kesehatan terlebih dahulu. Seiring hal tersebut, peserta ijtima terus berdatangan ke lokasi.

Salah seorang panitia acara, Yasir mengatakan jumlah peserta telah mencapai lebih dari 30 ribu orang. "Itu sebenarnya sedikit. Tapi apa boleh buat, hasil musyawarah ini kami sepenuhnya taat," kata Yasir.

Hingga Jumat, 20 Maret 2020, dia mencatat, jumlah peserta terus meningkat. Ribuan peserta ijtima dari berbagai daerah terus berdatangan ke lokasi.

Untuk memudahkan proses evakuasi, Polisi, TNI, bersama pemerintah menyediakan sekitar 70 unit bus dan truk untuk mengevakuasi para peserta. 

Baca juga: Lima Alumni Ijtima Gowa Tambah Kasus Corona Magelang

Ijtima Asia 2020Peserta Ijtima Asia 2020 dari berbagai negara berdatangan di Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu 18 Maret 2020. Ijtima digelar 19-22 Maret 2020. (Foto: Dok Tagar/Afrilian Cahaya Putri)

Peserta berstatus warga negara asing (WNA) dibawa ke Hotel Grand Sayang, Makassar. Sementara peserta yang berstatus warga negara Indonesia atau WNI dibawa ke Asrama Haji Sudiang.

Pada hari kepulangan peserta ijtima, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah memantau kepulangan peserta ijtima yang berstatus WNI. Dia juga menyaksikan langsung proses pemeriksaan kesehatan mereka.

"Kita sudah minta ke GM Bandara dan airlines mempermudah para jemaah ini untuk kepulangannya. Mudah-mudahan mereka bisa segera pulang ke daerah asalnya masing-masing. Ini kami datang juga untuk melihat sejauh mana proteksi yang telah dilakukan oleh pihak bandara dalam mengantisipasi virus corona melalui bandara. Semua sudah sesuai prosedur," ujar Nurdin di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat, 20 Maret 2020.

Kemudian, Satpol PP Sulawesi Selatan Mujiono mengatakan seluruh peserta telah dipulangkan dan proses pemulangaan tidak menemui hambatan apapun.

"Untuk pemulangan saya kira sudah tidak ada masalah. Karena sudah selesai dan tidak ada lagi yang tersisa. Satpol PP berkolaborasi dengan Polri dan Dinas Perhubungan untuk proses pemulangan mereka," kata Mujiono.

Selain itu, Bupati Adnan juga memerintahkan untuk melakukan pemantauan lokasi ijtima termasuk melakukan penyemprotan disinfektan.

"Kami berencana melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut termasuk masjid-masjid dan rumah-rumah yang ditempati para jamaah tersebut. Ini tiada lain untuk melakukan antisipasi saja supaya kecemasan masyarakat Kabupaten Gowa, kecemasan dari seluruh masyarakat Sulawesi Selatan tidak terjadi," katanya.

Jumlah Peserta

Lokasi Ijtima Jemaah Tabligh Se-AsiaSuasana lokasi Ijtima Jemaah Tabligh Se-Asia di Kabupaten Gowa. (Foto: Tagar/Ist)

Peserta yang datang ke lokasi Ijtima Ulama Gowa berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri.

Berdasarkan data Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar, setidaknya sebanyak 474 WNA datang ke lokasi Ijtima. Seluruh WNA yang datang berasal dari 12 negara yang berbeda. Berikut jumlah peserta Ijtima Ulama Gowa yang datang dari luar negeri:

Thailand: 217

Malaysia: 84

Pakistan: 73

Bangladesh: 24

Timor Leste: 24

India: 32

Arab Saudi: 14

Filipina: 2

Singapura: 1

Brunei Darussalam: 1

Inggris: 1

Belanda: 1

Sementara untuk peserta WNI tersebar di 29 provinsi di luar Sulawesi Selatan dan berjumlah 8.283 orang. Beberapa peserta ada yang datang sejak 2 bulan sebelum ijtima dimulai. 

Berikut jumlah peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia:

Aceh: 12

Sumatera Utara: 35

Sumatera Barat: 130

Riau: 17

Jambi: 27

Bangka Belitung: 10

Bengkulu: 10

Lampung: 115

DKI Jakarta: 294

Banten: 19

Jawa Barat: 421

Jawa Tengah: 1.167

Jawa Timur: 260

Bali: 9

Nusa Tenggara Barat: 752

Nusa Tenggara Timur: 103

Kalimantan Barat: 23

Kalimantan Selatan: 733

Kalimantan Tengah: 90

Kalimantan Timur: 1.316

Kalimantan Utara: 192

Sulawesi Utara: 29

Sulawesi Tengah: 742

Sulawesi Tenggara: 120

Sulawesi Selatan dan Barat: 1.059

Gorontalo: 5

Maluku Utara: 27

Ambon: 2

Papua: 564. []

Berita terkait
Klaster Ijtima Gowa Penyumbang Utama Corona di NTB
Tujuh sumber yang menyebabkan penyebaran virus Corona di wilayah NTB, salah satunya adalah klaster Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa, Sulsel.
PDP Corona Magelang Meninggal Pernah ke Ijtima Gowa
PDP kasus virus corona Kota magelang meninggal datang ke acara Ijtima Ulama di Gowa tidak sendiri.
WNA Ijtima Asia di Gowa Dipulangkan
Warga negara asing (WNA) peserta Ijtima Jemaah Tabligh Se-Asia di Kabupaten Gowa, Sulsel, mulai dipulangkan ke negara asal secara bertahap.
0
30 Provinsi dan 13 Negara Peserta Ijtima Ulama Gowa
Ijtima Ulama Dunia 2020 atau Ijtima Ulama Zona Asia menjadi salah satu klaster penyumbang penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.