30 Kata-kata Mutiara dari Eka Kurniawan

Eka Kurniawan, seorang sastrawan dengan penuh penghargaan, tentu memiliki kata-kata menghentak yang lahir dari permenungannya.
Eka Kurniawan. (Foto: Tagar/YouTube/Palari Film)

Jakarta - Kamu penikmat karya sastra? Pasti sudah tahu dong siapa Eka Kurniawan. Pria yang pernah menjadi pemenang “ Global Thinkers of 2015” dari jurnal Foreign Policy ini selalu menyita perhatian dengan kata-katanya menghentak, yang tentu berasal dari permenungannya yang dalam.

Eka Kurniawan merupakan seorang penulis Indonesia. Ia merupakan salah satu lulusan Fakultas Filsafat UGM, Yogyakarta. Eka suka menulis cerpen dan novel yang bernuansa kritik sosial. Selain menulis cerpen dan novel, ia juga menulis karya buku non-fiksi serta buku terjemahan.

Kali ini kita simak, yuk, 30 kata menarik tulisan Eka Kurniawan yang dirangkum dari berbagai sumber. Mari kita simak ulasannya di bawah ini.

  1. "Cinta itu seperti iblis, lebih sering menakutkan daripada membahagiakan.”
  2. “Aku tak percaya bapak-bapak anggota, aku lebih percaya kepada dinding toilet.”
  3. “Anak membawa rejekinya sendiri-sendiri.”
  4. “Ada hal-hal yang harus dilakukan, yang jauh lebih berharga daripada sekedar kebebasan. Aku memilih menghabiskan hidup di sini, daripada hidup bebas di luar dan menderita karena tak melakukan apa yang harus kulakukan.”
  5. “Aku menyukai laki-laki, tapi aku lebih suka melihat mereka menangis karena cinta.”
  6. “Kemaluan bisa menggerakkan orang dengan biadab. Kemaluan merupakan otak kedua manusia, seringkali lebih banyak mengatur kita daripada yang bisa dilakukan kepala.”
  7. “Cinta bisa menyembuhkan penyakitnya, bahkan penyakit apa pun.”
  8. “Percuma kau punya ladang atau sawah, cepat atau lambat negara akan merampasnya darimu. Juga rumah. Juga tanah. Bahkan negara bisa mengambil paksa suamimu kapan pun mereka mau.”
  9. “Seorang sahabat sangatlah kurang, tapi seorang musuh adalah terlalu banyak dan kau membuat banyak orang membencimu.”
  10. “Seorang sahabat sangatlah kurang, tapi seorang musuh adalah terlalu banyak dan kau membuat banyak orang membencimu.”
  11. “Jari-jari manusia kurasa, kurasa bahkan mereka punya pikiran sendiri. Mereka bisa melakukan hal-hal tertentu tanpa kita mengajarinya. Dengan jari-jari, manusia merasakan sesuatu.”
  12. “Jangan karena kau punya ilmu hitam maka kau bisa berbuat sesuka hatimu.”
  13. “Bukan hal seperti itu. Ini sesuatu yang bisa kita nikmati bersama, tapi tidak sekarang. Nanti kamu akan tahu.”
  14. “Cinta tak perlu saling memiliki.”
  15. “Jika seseorang tak bisa mengendalikan binatang ini, ia bisa begitu ganasnya hingga tak ada apa pun bisa menahannya jika ia mengamuk.”
  16. “Karena terkadang, benda mati seperti dinding toilet memang lebih dapat dipercaya ketimbang makhluk lain yang kita kategorikan " hidup" .”
  17. “Kawin dengan orang yang tak pernah dicintai jauh lebih buruk dari hidup sebagai pelacur.”
  18. “Kecemasan datang dari ketidaktahuan.”
  19. “Kepergian seorang kekasih bukanlah perkara sederhana.”
  20. “Kadang-kadang sentuhan itu merupakan pesan kepada seseorang yang tak terucap oleh mulut.”
  21. “Cinta telah memberikan bukti bahwa cinta merupakan kekuatan yang jauh lebih besar dari apa pun.”
  22. “Ini rumah peristirahatan milik seorang pemilik pabrik limun di Batavia, aku lupa namanya, tapi tak ada bedanya, kini rumah ini milik kalian.”
  23. “Mengetahui lebih banyak, hanya akan memberimu masalah lebih banyak.”
  24. “Enggak bisa. Aku enggak bisa menjadi kekasihmu. Kamu seperti cahaya dan aku gelap gulita, sesuatu yang kamu tak akan mengerti.”
  25. “Hanya cinta yang bisa menyembuhkan orang gila.”
  26. “Cinta telah memberikan bukti bahwa cinta merupakan kekuatan yang jauh lebih besar dari apa pun.”
  27. “Ia berkata bahwa mencuri buku merupakan tindakan terkutuk, dan ia melakukannya dengan harapan bisa ditangkap sehingga ia akan tahu bahwa pemerintah memang mencintai buku dan benci para pencuri buku. Tapi dasar ia memang malang, ia tak juga ditangkap meskipun sudah ribuan buku ia curi.”
  28. “Semua perempuan itu pelacur, sebab seorang istri baik-baik pun menjual kemaluannya demi mas kawin dan uang belanja, atau cinta jika itu ada.”
  29. “Ilmu hitam sangatlah tidak berguna. Mereka memberimu kekuatan semu, palsu dan artisial, dan tentu saja jahat.”
  30. “Orang-orang tertindas hanya memiliki satu alat untuk melawan: amuk, dan jika aku harus memberitahumu, revolusi tak lebih amuk bersama-sama. di organisir oleh sebuah partai.” []


Baca juga




Berita terkait
Esai Ibnu Wahyudi: Meneroka Sapardi & Dinamika Bahasa dan Sastra Indonesia
Siang ini (31 Maret 2021), saya menerima dua buku berjudul Dinamika Bahasa dan Sastra Indonesia dan Meneroka Sapardi.
Kumpulan Puisi Ibnu Wahyudi, Sastrawan dan Dosen FIB UI
Ibnu Wahyudi atau akrab disapa Mas Iben, merupakan sastrawan Indonesia kelahiran Boyolali, 24 Juni 1958.
A.T Mahmud dan Sastra Anak
Pencipta lagu anak A.T Mahmud menyajikan lirik lagu yang membangun imaginasi anak. Kental unsur sastra.
0
30 Kata-kata Mutiara dari Eka Kurniawan
Eka Kurniawan, seorang sastrawan dengan penuh penghargaan, tentu memiliki kata-kata menghentak yang lahir dari permenungannya.