UNTUK INDONESIA
3 Korban Keracunan Anjing di Simalungun Demam Tinggi
Tiga korban keracunan daging anjing di Kabupaten Simalungun dirujuk ke rumah sakit karena mengalami demam cukup tinggi.
Pasien keracunan mendapatkan perawatan di Puskesmas Tiga Balata, Kabupeten Simalungun, Sabtu 22 Februari 2020. (Foto: Tagar/ Jonatan Nainggolan).

Simalungun - Puluhan korban keracunan daging anjing masih dirawat di Puskesmas Tiga Balata, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 

Tujuh orang sudah diperbolehkan pulang, namun ada tiga orang terpaksa dirujuk ke rumah sakit.

"Total 32, tapi yang terdata semua ke Puskesmas kita ada 28 orang pasien. Empat pasien lainnya itu dikabarkan makan di lokasi. Mereka sudah sembuh waktu berobat di bidan desa," ucap Kepala Puskesmas Tiga Balata, dr Amran Situmorang, Sabtu, 22 Februari 2020.

Dari ke-28 pasien itu, tiga pasien sudah dirujuk ke RSUD Tuan Rondahaim, Pamatang Raya, dikarenakan mengalami demam yang cukup tinggi.

"Tujuh pasien semalam sudah diperbolehkan pulang, mereka berobat jalan. Sementara ini masih ada 18 pasien di Puskesmas Tiga Balata, dengan rincian 14 pasien kena infus, 4 pasien masih dalam tahap observasi," ungkapnya.

Menurut Amran, dirawat dua hari di Puskesmas, kondisi para pasien terus membaik. 

"Ya mungkin kenyamanan tempat tidur mereka. Saya tadi sudah konfirmasi dengan Danramil akan datang velbed (tempat tidur lipat) untuk pasien," kata Amran.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu, menjenguk pasien keracunan akibat mengkonsumsi daging anjing tersebut. Di sana, Heribertus menyemangati sejumlah pasien dan mengimbau selalu menjaga kebersihan makanan.

Korban Daging AnjingPara korban dirawat di Unit Gawat Darurat Puskesmas Tiga Balata, Kabupeten Simalungun, Sabtu 22 Februari 2020. (Foto: Tagar/Jonatan Nainggolan).

Berikut data pasien yang mendapat perawatan medis di Puskesmas Tiga Balata, Kabupaten Simalungun:

1. Martono Damanik, 43 tahun

2. Nive boru Tampubolon, 28 tahun

3. Sondang boru Siadari, 61 tahun

4. Arga Manurung, 9 tahun

5. Gabriel Sidabutar, 10 tahun

6. Lamtiur boru Tambunan, 11 tahun (dirujuk ke RSUD Tuan Rondahaim, Pamatang Raya)

7. Nathan Tambunan, 6 tahun (dirujuk ke RSUD Tuan Rondahaim, Pamatang Raya)

8. Agung Sidabutar, 6 tahun

9. Melani boru Simaremare, 13 tahun

10. Walmen Sinaga, 45 tahun

11. Jerry Silalahi, 8 tahun

12. Rahadi Damanik, 33 tahun

13. Duma boru Sinaga, 39 tahun

14. Mauli boru Sihotang, 43 tahun (dirujuk ke RSUD Tuan Rondahaim, Pamatang Raya)

15. Suparni boru Sinaga, 42 tahun

16. Resbin Sidabutar, 52 tahun

17. Winri boru Sinaga, 10 tahun

18. Romianti boru Gultom, 40 tahun

19. Karman Samosir, 66 tahun

20. Harsianto Sinaga, 42 tahun

21. Janto Silalahi, 35 tahun

22. Dosni boru Siallagan, 42 tahun

23. Biren Naibaho, 63 tahun

24. Ulin Sinaga, 44 tahun

25. Respi boru Tampubolon, 50 tahun

26. Maruhum Sianturi, 45 tahun

27. Revin Damanik, 31 tahun,

28. Bohen Sinaga, 44 tahun

Seperti diketahui, 32 warga Dusun III, Kandang Lombu, Panombean Hutaurung, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, mengalami keracunan. Mereka mengalami mual, muntah dan mencret setelah menyantap daging anjing, Rabu, 19 Februari 2020. []

Berita terkait
Warga Keracunan Daging Anjing di Simalungun Membaik
Kondisi kesehatan puluhan warga yang keracunan usai menyantap daging anjing di Simalungun, Sumatera Utara, mulai membaik.
Usai Santap Anjing, 32 Warga Simalungun Keracunan
Sebanyak 32 orang warga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, diduga keracunan makanan usai mengkonsumsi daging anjing.
Remaja di Simalungun Tewas Tersengat Listrik
Seorang remaja di Simalungun, Sumatera Utara, tewas tersengat listrik tambal ban.
0
RSSA Malang Bantah Pasien Meninggal karena Corona
Tim dokter RSSA Malang menegaskan berdasarkan hasil uji sampel pasien dipastikan tidak menderita virus corona, tetapi infeksi saluran pernafasan.