UNTUK INDONESIA
3 ASN Taput Terpapar C-19 Tatap Muka Sekolah Ditunda
Temuan baru tiga warga positif terpapar Covid-19 membuat pembelajaran sekolah tatap muka di Tapanuli Utara, Sumut, ditunda sementara waktu.
Pelajar SDN 173134 Lumban Baringin, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, mendatangi sekolah dengan protokoler kesehatan pada Sabtu, 29 Agustus 2020. (Foto: Tagar/Jumpa P Manullang)

Tarutung - Temuan baru tiga warga positif terpapar Covid-19 membuat pembelajaran sekolah tatap muka di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, ditunda sementara waktu.

Sebelumnya informasi belajar tatap muka sudah beredar di kalangan masyarakat, melalui selebaran kuisioner surat pernyataan yang diedarkan kepada para orang tua peserta didik.

"Surat pernyataan persetujuan kami orang tua atas rencana tatap muka langsung di sekolah sudah kami buat di atas materai. Kabar ada tiga warga dan pegawai negeri terpapar covid membuat kami sangat waswas," kata Demita Simorangkir, 33 tahun, orang tua siswa SD di Sipoholon, Sabtu, 29 Agustus 2020.

Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara, Bottor Hutasoit mengatakan, adanya temuan baru itu memaksa pihaknya menunda percobaan pemberlakuan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah.

"Rencana kami untuk 31 Agustus 2020 ditunda sementara waktu. Kami tetap mengedepankan kesehatan dari anak didik, tenaga pendidik dan masyarakat pada umumnya," katanya.

Bottor mengatakan pihaknya sebelumnya sudah melaksanakan simulasi-simulasi dan pengecekan beberapa sekolah terkait protokoler kesehatan pada Juli 2020 lalu.

Saat itu Kabupaten Taput sudah masuk zona kuning karena tidak ada tambahan pasien positif Covid-19 dalam sebulan.

"Fasilitas pendukung sesuai protokoler kesehatan mengantisipasi penyebaran sudah lengkap seperti thermo gun, sanitizer dan masker buat anak didik sudah dilengkapi," katanya.

Bottor mengatakan pasca temuan kasus Covid-19 baru itu, pembelajaran anak didik tetap dilakukan dengan dua metode, yakni belajar dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Tiga warga Taput kembali terkonfirmasi positif Covid-19 hasil tes usap

"Para guru bisa dengan mengunjungi anak didik ke rumah peserta didik atau mengundang anak didik ke sekolah dengan catatan tetap jalankan protokol kesehatan dan memberikan materi pembelajaran," kata Bottor.

Tiga ASN Positif Covid-19

Indra Sahat Simaremare selaku Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tapanuli Utara, membenarkan tiga warga di daerah itu dinyatakan positif terpapar Covid-19 melalui hasil tes usap.

"Tiga warga Taput kembali terkonfirmasi positif Covid-19 hasil tes usap," kata Indra dihubungi Sabtu, 29 Agustus 2020.

Tiga warga dimaksud adalah BN, seorang ASN yang bertugas di Badan Kepegawaian Daerah Tapanuli Utara. Dia memiliki riwayat tugas dinas ke Kota Medan.

Kemudian sopirnya berinisial BEH, serta istri BN berinisial LS, yang ketiganya berstatus sebagai ASN Pemkab Taput.

Dikatakan Indra, BN bersama BEH sebelumnya melakukan perjalanan dalam rangka tugas kedinasan ke Medan pada 18 Agustus 2020, dan kembali ke Tapanuli Utara pada 20 Agustus 2020 lalu.

Setibanya di Taput, BN mengalami gejala batuk dan demam dan langsung mengonsumsi obat penurun demam.

Pada 21 Agustus 2020 pagi hari, gejala batuk, demam dan pusing yang dialami BN reda seketika, namun pada malam harinya gejala tersebut dirasakan kembali.

Khawatir akan naik turunnya gejala yang dirasakan, sampel swab BN pun diambil di puskesmas dan dikirimkan ke Rumah Sakit Umum Tarutung pada 25 Agustus 2020, hingga dinyatakan positif Covid-19, esok harinya.

"Mengingat BN telah berinteraksi dengan keluarga, maka pada 26 Agustus 2020 dilakukan pengambilan sampel swab terhadap istri dan kedua anaknya. Hasil swab istri inisial LS dinyatakan positif Covid-19, sementara kedua anaknya dinyatakan negatif," katanya.

Gugus Tugas terus melakukan penelusuran kepada sopir inisial BEH, yang tidak mengalami gejala namun dinyatakan positif Covid-19 hasil tes usap pada 27 Agustus 2020.

"Selanjutnya istri dari BEH juga telah dilakukan pengambilan sampel swab, namun hasilnya belum ke luar," sebut Indra.

Selain itu, penelusuran lanjut juga diterapkan atas pegawai kantor tempat ketiganya bertugas, di mana empat orang dari 179 orang yang menjalani tes cepat dinyatakan reaktif.

"Terhadap ke empat orang yang dinyatakan reaktif juga telah dilakukan pengambilan swab untuk selanjutnya dianalisis di laboratorium TCM RSU Tarutung. Sementara, BN, BEH dan LS telah menjalani perawatan di RSU Tarutung," kata Indra.[]

Berita terkait
Mobilnya Tabrak Warga di Taput, Ini Kata Bishop GKPI
Pimpinan Pusat GKPI akhirnya angkat bicara insiden tabrakan mobilnya dengan pengendara Honda Vario di Tapanuli Utara.
Pasien Covid Taput Ungkap Pelayanan yang Tak Humanis
Pasien covid di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, kecewa pelayanan petugas saat menjalani 17 hari isolasi di RSUD Tarutung.
Sekolah di Taput Belum Nikmati Jaringan Internet
Penelusuran di beberapa sekolah dasar Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, ditemukan kesulitan akses internet.
0
Jokowi Ungkap Nilai Plus Jembatan Teluk Kendari di Sulteng
Jembatan Teluk Kendari yang telah tuntas pembangunannya di Kendari, Sulawesi Tenggara. Presiden Jokowi pun langsung mengungkap manfaatnya.