UNTUK INDONESIA
25 Istilah Terkait Virus Corona dalam Bahasa Bugis
Nyaris seluruh negara di dunia ini tak luput dari serangan corona Covid-19. Berikut istilah-istilah terkait virus tersebut dalam bahasa Bugis.
Virus corona Covid-19 telah menjadi pandemi, menyerang nyaris seluruh penduduk bumi. (Ilustrasi: Tagar/Aan Febriansyah)

Maros - Virus corona SARS-CoV-2 menyebabkan penyakit Covid-19 telah menjadi pandemi, menyerang nyaris seluruh penduduk bumi. 189 negara melaporkan warganya terinfeksi virus tersebut. Ada 193 negara di dunia ini.

Di Indonesia hingga Minggu, 29 Maret 2020, pukul 15.30, terdapat 1.285 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dengan perincian 1.107 dalam perawatan, 64 sembuh, 114 meninggal. 

Pemerintah menerapkan kebijakan social distancing, menjaga jarak sosial. Sekolah diliburkan, anak-anak belajar di rumah. Pegawai negeri dan swasta bekerja di rumah. Acara-acara kelompok di ruang publik ditiadakan. Segala hal ditempuh termasuk mendatangkan alat pelindung dan obat-obatan dari China. Semua dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona Covid-19.

Tiada hari tanpa pemberitaan kasus corona, dan sepanjang pemberitaan itu muncul banyak istilah yang terdengar asing di telinga. Berikut istilah-istilah terkait virus corona dalam bahasa Bugis.

1. Covid-19 : Aseena virus corona barue

2. SARS-CoV-2 : Iyana virus ko lalenna coronae

3. Orang dalam pemantauan (ODP) : Tau di tiro-tiro

4. Pasien dalam pengawasan (PDP) : Tau malasa dijagai esso-wenni

5. Kejadian luar biasa (KLB) : Megana tau na kenna corona

6. Orang tanpa gejala (OTG) : De na lasa, tapi naullei na kenna corona

7. Karantina : De na wedding di adepperi

8. Positif : Mannesani ne kenna corona

9. Isolasi : Diurungi’

10. Social distancing, menjaga jarak sosial : Nappasalai alena

11. Rapid test, tes cepat : Alat pa tes corona

12. Cairan disinfektan : Uwae na ulei pelenyye virus

13. Suspect : Mappada diita tau malasa corona

14. Lockdown, karantina : De naullei engka aktivitas, monro laleng bolae

15. Klaster : Assalana virus e mappakarammula

16. Imported Case : Corona pole saliweng kampong pakennai

17. Spesimen : Bagianna ko laleng virus

18. Wabah : Lasa ko siddi kampong

19. Hand sanitizer : Naullei nawuno corona ri jarie

20. Local transmision : Corona ri kampongna letteri

21. Masker N95 : Naule saringi limbu’bue

22. Epidemi : Lasa lette lette

23. Pandemi : Lasa siddi lino

24. Hazmat suit : Waju pelindung na pake dottoroe

25. Work from home, bekerja dari rumah : Ma’jama pole bolae. []

Baca juga:

Berita terkait
Pengertian Corona Vs Covid-19
Semenjak mewabah di sejumlah negara, virus Corona dan Covid-19 selalu terdengar di telinga. Namun, apa pengertian kedua kata tersebut?
Asal Usul Nama Virus Corona
Virus Corona pertama kali ditemukan pada 1968. Resep menghindarinya, salah satunya, basahi terus kerongkongan.
Arti Pandemi, Epidemi, dan Wabah Soal Corona
WHO menetapkan virus Corona sebagai sebuah pandemi. Selain itu ada epidemi dan wabah. Lantas, apa arti ketiga kata itu menurut KBBI.
0
Gempa 5,6 SR Guncang Tapanuli Bagian Selatan Sumut
Gempa dengan kekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang wilayah Tapanuli Bagian Selatan, Sumatera Utara.