20 Ribu CCTV, Cara Bobby Nasution Tekan Kejahatan di Medan

Calon Wali Kota Medan Bobby berjanji akan memasang 20 ribu CCTV untuk menekan angka kejahatan di Medan.
Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution bersama warga Jalan Garu I, Medan Amplas. (Foto: Tagar/Andi Nasution)

Medan - Selain rawan korupsi, Kota Medan juga rawan terhadap aksi kejahatan jalanan, utamanya kasus begal. Masalah begal ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pihak keamanan. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian setempat untuk memberantasnya.

Kondisi rawan begal tersebut, membuat Kota Medan menjadi tidak kondusif. Oleh karenanya, Bobby Nasution mewacanakan pemasangan 20 ribu CCTV di sejumlah titik, untuk memberantas aksi begal di Kota Medan, jika terpilih menjadi Wali Kota Medan dalam Pilkada 2020 ini.

Padahal di Semarang, CCTV bisa langsung di connect (hubungkan) dari rumah warga ke dinas perhubungan kota.

Calon Wali Kota Medan nomor urut 2 ini mengungkapkan, Medan sangat tertinggal dalam persoalan tersebut. Di kota besar lainnya, sistem CCTV sebagai program pencegahan kasus kriminalitas sudah berjalan dengan baik.

"Padahal di Semarang, CCTV bisa langsung di connect (hubungkan) dari rumah warga ke dinas perhubungan kota. Sehingga jika terjadi peristiwa, bisa dilihat dari CCTV warga," kata dia di hadapan warga Jalan Garu I, Medan Amplas, Kamis 8 Oktober 2020.

Ke depan, Bobby Nasution berjanji akan memasang CCTV di seluruh titik-titik rawan Kota Medan, untuk mencegah kriminalitas khususnya begal.

Selain memasang CCTV, Bobby akan membenahi permasalahan penerangan jalan. Sebab seperti diketahui oleh masyarakat luas, kualitas penerangan jalan di Kota Medan sangat buruk dan menjadi salah satu pematik munculnya kriminalitas.

Bobby juga menyampaikan programnya dalam mengatasi masalah narkoba pada anak muda. Menurut dia, Medan butuh ruang bagi anak muda untuk mengekspresikan kreatifitas. Dan Medan tidak menyediakan ruang kreasi bagi anak-anak muda, sehingga kegiatan anak muda menjadi negatif.

"Ada anak-anak motor, menjadi begal. Grafity jadi coret-coret jalan, karena ruang ekspresinya tidak ada. Karena itu, kita (Bobby-Aulia) ingin sekali membuat ruang terbuka, sudut literasi hingga ke tingkat lingkungan. Sehingga anak muda bisa menyalurkan kreatifitasnya di ruang terbuka ini," imbuh Wakil Ketua BPP HIPMI ini. [](PEN)

Berita terkait
Ucapan Selamat Bobby Nasution Pelantikan Sapma Bapera Sumut
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution menyampaikan selamat melalui aplikasi Zoom atas pelantikan pengurus Bapera Sumut.
Niat Bobby Nasution Dirikan Spot Literasi di Tiap Kelurahan
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution mengutarakan keinginannya untuk membuat spot atau titik literasi di setiap kelurahan di Kota Medan.
Bobby Nasution Gerakkan UMKM Dimulai dengan Kolabin
Dalam menggerakkan UMKM Bobby Nasution membuat aplikasi diberi nama kolabin.id sarana edukasi bagi masyarakat akan pentingnya UMKM.
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan