UNTUK INDONESIA
2 Bocah Korban Meninggal Karamnya KM Arim Jaya
Dua korban karamnya KM Arim Jaya yang ditemukan masih anak-anak.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Foto: Tagar/Ihwan Fajar)

Surabaya - Proses pencarian penumpang Kapal Motor (KM) Arim Jaya yang tenggelam di perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) masih terus dilakukan kepolisian bersama SAR gabungan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan berdasarkan update data terakhir, kembali ditemukan dua korban meninggal oleh SAR gabungan.

Berdasarkan data, dua korban yang ditemukan masih anak-anak yakni Rehan (5), laki-laki, asal Gowa-gowa dan Putri (9), perempuan, asal Rumben Gowa.

Berita sebelumnya: Sudah 17 Korban Meninggal Karamnya KM Arin Jaya

"Jadi semua jumlahnya ada 19 korban meninggal yang bisa kita dapatkan. Masih ada dua lagi yang belum," ungkapnya, Rabu 19 Juni 2019.

Dari 19 korban meninggal, kata dia, semua sudah diidentifikasi dan saat ini sudah dipindahkan ke RSU Sumenep.

"Semua diidentifikasi sekarang sudah berpindah, bukan di puskesmas tetapi di RSUD Semenep. Dan siang ini sudah diambil oleh keluarganya untuk dimakamkan," sebutnya.

Barung menegaskan sampai saat polisi maupun SAR gabungan masih melakukan pencarian sisa penumpang tenggelam.

"Sampai saat ini masih dilakukan pencarian dan belum ada pencabutan baik dari SAR ataupun dari BPBD. Kita masih melakukan pencarian terus," tegasnya.

Sementara terkait hasil pemeriksaan terhadap nakhoda KM Arim Jaya, Barung menegaskan saat ini pihaknya masih fokus dalam pencarian korban.

"Kita masih fokus pada pencarian. Kita sudah periksa, tinggal menetapkan. Tetapi kan ini masih pencarian. Penyelidikan masih berlangsung termasuk nakhoda," sebutnya.

Selain sudah meminta keterangan nakhoda bernama Anshori, polisi juga sudah meminta keterangan dari pihak Kesyahbandaran.

Berita sebelumnya: Polda Buat Posko Identifikasi Korban KM Arin Jaya

"Sudah kita mintai keterangan walaupun keterangan tersebut belum di BAP ," tutur mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini.

Meski demikian, polisi memastikan ada unsur kelalaian dalam kasus tenggelamnya KM Arim Jaya.

"Tidak mungkin tidak ada unsur kelalaian, pasti ada unsur kelalaian. Tetapi polisi belum melakukan penyelidikan," tandasnya.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Siaga Pencarian Basarnas Surabaya, Al Amrad yang dikonfirmasi pihaknya masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelamnya KM Arim Jaya.

Berita sebelumnya: KM Arin Jaya Karam di Sumenep, 2 Meninggal Dunia

Ia membenarkan SAR gabungan kembali menemukan dua korban meninggal dunia.

"Sekarang masih melakukan pencarian. Tadi pagi ditemukan dua korban meninggal," sebutnya.

Amrad mengaku proses pencarian terhadap korban tenggelam KM Arim Jaya dilakukan selama tujuh hari sejak kejadian. []

Berita terkait
0
IGI Ragu Nadiem Makarim Jadi Mendikbud, Bisa Apa Dia?
Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menanti inovasi dari Mendikbud) Nadiem Makarim yang baru dilantik Jokowi.