UNTUK INDONESIA
16 Februari, Mahasiswa Unesa Dipulangkan dari Natuna
Nantinya mahasiswa Unesa yang diobservasi di Pulaua Natuna akan langsung dipulangkan ke rumah masing-masing dan berkumpul kembali dengan keluarga.
Sejumlah mahasiswa asal Jawa Timur yang kuliah beasiswa di CCNU, Wuhan, China. (Foto: Humas Unesa/Tagar/Moh Badar Risqullah)

Surabaya - Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) akan dipulangkan ke keluarga, setelah mendapatkan karantina di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Sebelumnya, mahasiswa Unesa dari China dikarantina di Pulau Natuna untuk mengantisipasi virus corona.

Humas Unesa, Vinda Maya mengatakan pemulangan seluruh mahasiswa ini akan dilakukan pada 16 Februari mendatang. Tapi pihak pemerintah Natuna meminta perpanjangan, karena mahasiswa akan dibawa berkeliling kepulauan.

"Jadi kondisi terkini para mahasiswa Unesa ini sehat, tanggal 16 Februari ini nanti pengumuman akhir hasil observasi. Terus 16 (Februari) itu juga akan diperpanjang dua hari. Marena akan diajak keliling sama Bupati," kata Vinda saat dikonfirmasi, Kamis 13 Februari 2020.

Setelah melakukan refreshing, mengelilingi kepulauan Natuna, para mahasiswa ini akan di data sesuai dengan daerah dan alamat. Sebab setelah nanti tiba di Surabaya, para mahasiswa ini akan dipertemukan dengan keluarga, dan langsung dipulangkan.

Jadi kondisi terkini para mahasiswa Unesa ini sehat, tanggal 16 Februari ini nanti pengumuman akhir hasil observasi.

"Habis itu mereka akan melakukan pendataan sesuai dengan daerah masing-masing. Karena, mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing," imbuh dia.

Vinda menyebut keputusan untuk langsung memulangkan mahasiswa Unesa dari China ke orang tuanya agar tidak menjadi heboh dan bisa menjadi beban nantinya.

"Mereka itu posisinya ketika ditanya inginnya satu, segera kembali pulang ke keluarga. Akhirnya rencana saat mereka datang untuk ke kampus tidak jadi," ujar dia.

Selain upaya pemulangan, pihak kampus juga akan melakukan trauma hiling kepada para mahasiswa dan keluarga. Tim itu dibentuk terdiri dsri Psikologi dan Ilmu Olahraga serta pihak Himas Unesa.

"Kita membentuk tim penanganan Wuhan, itu terdiri dari Psikologi, Ilmu Olahraga, terus tim ini nanti satu diantaranya memberikan edukasi kepada mahasiswa bahwa mereka harus menerima dengan baik. Tim ini juga akan turun ke rumah-rumah untuk memberikan trauma hiling kepada orang tua dan keluarga," ucapnya. [] 

Berita terkait
Langkah Dinas Pertanian Kediri Basmi Hama Tikus
Dinas Peternakan Kabupaten Kediri membagikan puluhan jebakan tikus untuk dipasang petani di areal persawahan.
Dinkes Bantah WN China Terpapar Virus Corona di Bali
Dinkes Bali memastikan WN China bernama Jin terpapar virus corona setelah berlibur di Bali pada Januari 2020.
Kementerian Agama Ajukan Tambahan 10 Ribu Kuota Haji
Menteri Agama Fachrul Razi sudah menyampaikan kepada Presiden Jokowi penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu.
0
Riwayat Kesehatan Bayi Suspek Covid-19 di RSUP Medan
Bayi berusia 40 tahun, suspek Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Medan, sejak lahir ternyata mengalami gangguan pernapasan.