UNTUK INDONESIA
150 Kios Lubuk Alung Terbakar, Kerugian Rp 2 Miliar
Kebakaran hebat melanda Pasar Lubuk Alung, Padang Pariaman, Kamis 11 Juli 2019 Malam, tercatat 150 kios pedagang terbakar. Berikut total kerugian yang dialami pedagang.
Puing-puing kios pedagang pasca kebakaran hebat melanda Pasar Lubuk Alung, di Padang Pariaman, Jumat 12 Juli 2019. (Foto: Tagar/Riki Chandra)

Padang Pariaman - Kebakaran hebat melanda Pasar Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Sedikitnya 150 petak kios pedagang ludes terbakar.

Dari informasi yang dihimpun Tagar, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis 11 Juli 2019. Api mulai bisa di jinakkan sekitar pukul 23.00 WIB. Sedangkan proses pendinginan berlangsung hingga Jumat 12 Juli, dini hari.

"Puluhan mobil Damkar dari berbagai kabupaten dan kota terlibat dalam proses pemadaman api yang sangat besar," kata Kabid Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, Syahrul, Jumat 12 Juli 2019 siang.

Total jumlah kios pedagang yang hangus terbakar mencapai 150 unit. Banyak barang-barang pedagang tidak terselamatkan lantaran besarnya kobaran api.

"Saat kebakaran, mayoritas kios tutup. Para pedagang baru mengetahui setelah api membesar," kata Jhonserli.

Artikel lainnya: Rugikan Negara Rp 1,6 Miliar Rokok Ilegal di Padang Dibakar

Kendati demikian, ia tidak bisa merincikan berapa luas area Pasar Lubuk Alung yang terbakar. Sebab, petugas dari kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan lokasi tersebut telah dipasang garis polisi.

Di sisi lain, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kebakaran tersebut. Penyelidikan juga melibatkan tim Inafis dari Polda Sumbar.

"Ya, kami mendapat bantuan dari tim Inafis Polda Sumbar untuk menyelidiki penyebab kebakaran ini," kata Kapolsek Lubuk Alung AKP Edi Karan.

Menurut Kapolsek, saat melakukan penyelidikan, tim Inafis Polda Sumbar fokus melakukan olah TKP di sekitar kios yang selama ini digunakan sebagai lokasi usaha salon. Kuat dugaan, titik api berawal dari lokasi salon tersebut. Namun, kepastiannya tentu menunggu hasil resmi penyelidikan.

"Hasil laboratorium keluar dalam dua minggu lagi. Kami hanya bisa memberikan keterangan itu," katanya. []

Disamping itu, kebakaran yang videonya sempat viral di media sosial (medsos) Facebook ini ditaksir menelan kerugian hingga Rp 2 miliar. []

Artikel lainnya: Lima Jemaah Haji Embarkasi Padang Batal Berangkat

Berita terkait
0
BaraJP Apresiasi Program Promotif Kimia Farma
Ketua Bidang Mitigasi Bencana dan Kerelawanan Dewan Pengurus Pusat BaraJP dr Relly Reagen mengapresi kebijakan dari PT Kimia Farma Tbk.