UNTUK INDONESIA
15.834 UMKM di Indramayu Terima Dana Stimulan
Jumlah UMKM yang diusulkan oleh Pemkab Indramayu mencapai 43.475 UMKM namun yang baru terealisasi 15.834 UMKM
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, meninjau hasil UMKM di Kabupaten Cirebon, Jabar, 10 September 2020 (Foto: Tagar/Diskominfo Indramayu).

Indramayu - Selama masa pandemi Covid-19, sebanyak 15.834 UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar), telah memperoleh bantuan senilai Rp 2,4 juta. Bantuan stimulan usaha ini diharapkan dapat mengembangkan usaha para pelaku UMKM di Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Rinto Waluyo, ketika berlangsung kegiatan Gelar Produk UMKM Indramayu dalam rangkaian kegiatan Haul Habib Umar ke-137, di Kelurahan Karangmalang, Indramayu, 10 September 2020.

Rinto menambahkan, sebenarnya jumlah UMKM yang diusulkan oleh Pemkab Indramayu mencapai 43.475 UMKM namun yang baru terealisasi 15.834 UMKM. Sisanya masih terus diusulkan agar bisa direalisasikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Di tengah pandemi Covid-19 ini banyak para pelaku UMKM terkena imbas yang sangat besar dan banyak pelaku usaha yang harus tutup. Oleh karena itu para pelaku UMKM di Kabupaten Indramayu harus tetap aktif dan berusaha dalam upaya memajukan produk unggulan dan aneka jenis produk olahan yang dihasilkan dan menjadi ciri khas Indramayu.

"Kami juga sudah meluncurkan gerakan Bela dan Beli Produk UMKM Indramayu. Gerakan ini diharapkan dapat mengembangkan usaha teman-teman UMKM," kata Rinto.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan para pelaku UMKM di Kabupaten Indramayu harus memanfaatkan dana Banpres Produktif senilai masing-masing 2,4 juta rupiah. Dengan suntikan dana di masa pandemi Covid-19 ini diharapkan para pelaku UMKM bisa bertahan dan bahkan terus berkembang dengan usahanya saat ini. "Mari kita saling menguatkan, para pelaku UMKM harus terus berkembang dan saling bahu membahu untuk tumbuh bersama," kata Teten.

Sementara itu Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Habib Lutfi mengatakan, membeli produk UMKM merupakan salah satu benteng Ketahanan Nasional. Pasalnya dengan membeli produk UMKM akan menciptakan ketahanan ekonomi untuk pelaku UMKM dan keluarganya.

"Jika UMKM banyak yang beli, maka akan menciptakan ketahanan ekonomi yang akan berdampak pada ketahanan nasional," kata Habib Lutfi. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan peninjauan ke berbagai stand produk UMKM Kabupaten Indramayu. []

Berita terkait
Dua Juta Pelaku UMKM Jabar Bakal Dapat Bantuan Tunai
Sekitar dua juta pelaku UMKM di Jabar bakal dapatkan bantuan tunia agar dapat kembali berproduksi usai terpukul pandemi Covid-19
Bantuan Kredit Stimulus Menggerakkan UMKM Jabar
Pandemi Covid-19 memukul sektor kehidupan dan ekonomi sehingga daya beli masyarakat turun, bantuan kredit dikucurkan untuk menggerakkan UMKM Jabar
Pemprov Jabar Beli 10 Juta Masker Produk UMKM Jabar
Untuk membantu pelaku usaha sektor UMKM Jawa Barat yang terpuruk akibat terdampak Covid-19, Pemprov Kabar beli 10 juta masker produk UMKM Jabar
0
15.834 UMKM di Indramayu Terima Dana Stimulan
Jumlah UMKM yang diusulkan oleh Pemkab Indramayu mencapai 43.475 UMKM namun yang baru terealisasi 15.834 UMKM