UNTUK INDONESIA
15 Tahun Absen, System of a Down Rilis Dua Lagu Baru
Grup band cadas System of a Down resmi merilis dua buah lagu baru masing-masing berjudul Protect the Land dan Genocidal Humanoidz.
Artwork dua lagu baru, Protect the Land dan Genocidal Humanoidz, dari band System of a Down (SOAD). (Foto: Tagar/SOAD)

Jakarta - Grup band cadas System of a Down resmi merilis dua buah lagu baru masing-masing berjudul Protect the Land dan Genocidal Humanoidz pada Jumat siang, 6 November 2020 waktu Indonesia. Tembang tersebut merupakan lagu pertama SOAD setelah 15 tahun absen merilis karya.

Laman Variety melaporkan, lagu tersebut dirilis mengikuti pesan lain yang dikeluarkan oleh band tersebut pada bulan lalu, sebagai tanggapan atas konflik Armenia - Azerbaijan yang sedang berlangsung.

Vokalis dan gitaris System of a Down, Daron Malakian, mengatakan tembang tersebut merupakan upaya meningkatkan moral bagi rakyat di negara asalnya.

"Kami mungkin satu-satunya band rock yang menganggap pemerintah sebagai musuh, satu-satunya band rock yang berperang, jadi saya menulis lagu ini untuk meningkatkan moral pasukan kami dan Armenia di seluruh dunia," kata Daron Malakian, dikutip Tagar pada Jumat, 6 November 2020.

Keempat personel System of a Down, yakni Serj Tankian, Daron Malakian, Shavo Odadjian, dan John Dolmayan masih memfokuskan tema konflik dalam karya terbarunya.

Mereka secara rinci menjelaskan bahwa kedua lagu baru SOAD bertujuan untuk mengatasi perang mengerikan yang sedang berlangsung di Artsakh dan Armenia.

System of a DownGrup band heavy metal System of a Down (SOAD). (Foto: dok. SOAD)

System of a Down mengatakan, semua royalti yang didapat dari penjualan dua lagu baru itu akan diberikan kepada badan amal Armedia Fund yang berbasis di Amerika. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu kebutuhan dasar di Artsakh dan Armenia.

"Kami menyadari bahwa beberapa dari kalian lebih nyaman saat mendengarkan musik. Jadi mohon pertimbangkan untuk mengunduh lagu-lagu ini sebagai bentuk amal,' ujar Daron Malakian.

"Musik dan lirik akan berbicara dengan sendirinya. Kami ingin kalian berbicara untuk Artsakh," kata dia.

System of a Down sendiri merupakan grup musik heavy metal yang terbentuk pada 1994 silam di Glendale, California, Amerika Serikat.

Band yang digawangi empat pria berdarah Armenia itu meraih penghargaan Grammy pada 2006 serta empat nominasi lain. Tiga dari lima album mereka juga pernah merajai Billboard 200. []

Berita terkait
Ken Hensley Eks Uriah Heep Meninggal Dunia dalam Usia 75 Tahun
Mantan personel grup band Uriah Heep, Ken Hensley, meninggal dunia dalam usia 75 tahun.
John Frusciante Kerjakan Materi Musik Baru Bareng RHCP
Gitaris John Frusciante mengaku bahwa saat ini ia tengah menulis dan melatih musik baru dengan para personel RHCP selama pandemi virus corona.
Che Cupumanik dan Robi Navicula Rilis Lagu Jiwa Yang Berani
Duo vokalis grup band grunge asal Indonesia, Che Cupumanik dan Robi Navicula, resmi merilis lagu bertajuk Jiwa Yang Berani.
0
15 Tahun Absen, System of a Down Rilis Dua Lagu Baru
Grup band cadas System of a Down resmi merilis dua buah lagu baru masing-masing berjudul Protect the Land dan Genocidal Humanoidz.