UNTUK INDONESIA
10.696 KPM di Banyuwangi sudah Terima BLT Dana Desa
Bupati Banyuwangi mengungkapkan BLT Dana Desa sudah tersalurkan sebesar Rp 6,4 miliar kepada 10.696 KPM di 56 desa di Kabupaten Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saaat menghadiri langsung penyerahan bantuan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansyah. (Foto: Pemkab Banyuwangi/Tagar)

Banyuwangi - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) terus disalurkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Tercatat hingga saat ini BLT DD sudah menyentuh 10.696 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 56 desa dari total 189 desa di Kabupaten Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullaz Azwar Anas melaporkan berbagai perkembangan Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Banyuwangi. Saat ini, dari 189 desa di Banyuwangi telah tersalur di 56 desa, dengan total 10.696 KPM dan dana tersalur mencapai Rp 6,4 miliar.

Dengan berbasis NIK, warga bisa melaporkan secara online. Nanti, akan diverifikasi oleh Pemkab dan Desa.

"Selain program JPS yang berasal dari pusat dan provinsi, kami juga mengalokasikan anggaran dari APBD Pemkab Banyuwangi," ujar Anas saat video conference dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa malam, 19 Mei 2020.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga menyiapkan laporan daring untuk para warga terdampak yang terselip dari berbagai program JPS yang ada.

"Dengan berbasis NIK, warga bisa melaporkan secara online. Nanti, akan diverifikasi oleh Pemkab dan Desa. Selain itu, kami juga merilis data para penerima bantuan di kantor-kantor desa, kecamatan hingga di tempat-tempat ibadah," kata Anas.

Warga yang terdampak dan belum mendapatkan bantuan dari program JPS tersebut, akan dikover dengan bantuan Non-APBD ataupun APBN. "Kami menyiapkan paket sembako hasil donasi para ASN, CSR, hingga kita juga menggandeng berbagai Lembaga Amil Zakat," tutur Anas.

Penyaluran BLT DD di Genteng Wetan sendiri diserahkan kepada 267 Keluarga Penerima Manfaat. Salah satu penerimanya, Jamal Barnabas (70), merasa terbantu bantuan tersebut.

"Saya bersyukur bisa mendapat bantuan ini. Saya berencana untuk menernak ayam. Agar bisa menjadi pemasukan di lain hari," ucapnya.

Khusus penyaluran BLT DD yang dipantau oleh Gubernur Khofifah tersebut, para penerima juga mendapatkan tambahan bantuan sembako dari gubernur. Berisi beras, minyak goreng, mie instan, telur, handsanitizer, masker serta vitamin C.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung pelaksanaan distribusi bantuan sosial secara daring di wilayahnya. Pelaksanaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.

Melalui saluran digital, Khofifah menyaksikan langsung penyalurannya. Ia mengapresiasi kerja keras pemkab hingga pemerintah desa dalam mengawal berbagai program jaring pengaman sosial.

"Terima kasih atas kontribusi semua pihak yang telah bahu-membahu mengatasi Covid-19 ini. Hari-hari ini kebersamaan menjadi amat penting bagi kita semua," kata dia. []

Berita terkait
Larangan Mudik, Pelabuhan Ketapang Dipadati Pemudik
PT ASDP Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mencatat ada 5.700 orang, 744 mobil, dan 2 ribu motor menyeberang dari Gilimanuk Bali ke pulau Jawa.
Pasar di Jawa Timur Bakal Terapkan Ganjil Genap
Tingginya angka penyebaran pasien positif Covid-19 di Jawa Timur, membuat perlunya menerapkan pasar dengan sistem ganjil genap.
Imbauan Polda Jawa Timur Tak Gelar Takbir Keliling
Selain mengimbau tidak ada kegiatan Takbiran, Polda Jatim juga mengimbau agar warga tidak menggelar salat Idulfitri di masjid dan di lapangan.
0
10.696 KPM di Banyuwangi sudah Terima BLT Dana Desa
Bupati Banyuwangi mengungkapkan BLT Dana Desa sudah tersalurkan sebesar Rp 6,4 miliar kepada 10.696 KPM di 56 desa di Kabupaten Banyuwangi.